Preferensi Peternak terhadap Bangsa Ternak Babi Rakyat
Studi Kasus di Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrih.v5i1.8645Keywords:
Breeders, Characteristics, Pig Breed, Preferences, Tasinifu VillageAbstract
As an agricultural country, Indonesia is able to meet the demand for animal protein in the form of meat. Pigs are a potential business opportunity for some people because they are a promising livestock business. The study aims to determine the characteristics of livestock farmers and preferences for pig livestock in Tasinifu Village, Mutis District, North Central Timor Regency. This study was designed using a survey method. The technique for determining the research location used a purposive technique (intentionally) because Tasinifu Village is a village that has the highest pig population in Mutis District, TTU Regency. Data analysis was done using a quantitative descriptive method. The results of the study showed that livestock farmers were aged 18-40 years (31.67%), female farmers (55%), the highest level of education was elementary school (61.67%), the highest number of family dependents was 4-6 people (23.33%), livestock experience was 2-10 years (95%), dominant livestock ownership was 2-5 pigs with the majority of farmers working as farmers (97%), with land area owned 0-025/ha (66.67%). Pigs aged 5-7 months (41.67%), the most commonly raised breed is the Timor pig (75%), with female Calamine (58.33%), black skin (55%), and medium body weight (80%). The livestock raising sistem is intensive (80%), and the use of feed and agricultural waste (62%).
Downloads
References
Anindhita, I., Nurhadi, N., & Trinugraha, Y. H. (2023). Preferensi konsumen pasar tradisional di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 7(1), 524–537. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4414
Aritonang, S. N., Pinem, J., & Tarigan, S. (2011). Pendugaan bobot karkas, persentase karkas, dan tebal lemak punggung babi duroc jantan berdasarkan umur ternak. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 13(2), 120–124. https://doi.org/10.25077/jpi.13.2.120124.2011
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2021). Statistik peternakan dan kesehatan hewan (livestock and animal health statistics) 2021. Kementerian Pertanian RI.
Erlianti, D., Hijeriah, E. M., Suryani, L., Wahyuni, L., Sari, N., & Hartutik, D. (2024). Metodologi penelitian: Teori dan perkembangannya. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Fauzy, M. I., Rusdin, M., Badaruddin, R., Sutopo, D., Aka, R., & Rahadi, S. (2024). Penampilan reproduksi kambing kacang pada peternakan rakyat di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 6(3), 200–207. https://doi.org/10.56625/jipho.v6i3.19
Fuah, A. M., Priyanto, R., Riwukore, J. R., & Habaora, F. (2011). Performa sumber daya genetik babi lokal (Sus scrofa domesticus) di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. Buletin Plasma Nutfah, 27(2), 89–100.
Hidayati, F., & Gusteti, Y. (2016). Analisis preferensi konsumen dalam membeli daging sapi di Pasar Ternak Gunung Medan, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Agrimeta, 6(12), 93–103.
Hurek, D. T., Rihi, D. M., & Simarmata, Y. T. (2021). Sistem pemeliharaan ternak babi di Desa Tapenpah. Jurnal Veteriner Nusantara, 4(2), 1–33. https://doi.org/10.35508/jvn.v4i2.6015
Joseph, G., Huwae, E., & Rehatta, L. M. (2024). Karakteristik struktur populasi ternak babi di Desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Marsegu: Jurnal Sains dan Teknologi, 1(7), 708–717. https://doi.org/10.69840/marsegu/1.7.2024.708-717
Kojo, R. E., Panelewen, V. V., Manese, M. A., & Santa, N. (2014). Efisiensi penggunaan input pakan dan keuntungan pada usaha ternak babi di Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Zootec, 34(1), 62–74. https://doi.org/10.35792/zot.34.1.2014.3871
Kosat, A. K., Atok, M. D., Sahala, J., Simamora, T., Fek, W. V., Usboko, N., & Dethan, A. A. (2025). Karakteristik peternakan kambing rakyat di Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Utara. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 2196–2211. https://doi.org/10.31004/inovatif.v5i2.18550
Kusumastuti, A. E. (2023). Persepsi peternak terhadap karakteristik teknologi inseminasi buatan di Desa Betikharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 7(1), 60–72.
Nadja, R. A., & Halimah, A. S. (2023). Preferensi konsumen terhadap pangan. Penerbit Nem.
Nailape, M. K., Sahala, J., Usboko, N., Feka, W. V., Banu, M., & Manek, H. F. (2025). Profil karakteristik peternakan sapi potong di daerah dataran rendah (studi kasus di Desa Nonotbatan Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Utara). Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 2212–2227. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18551
Nurdiyansah, I., Suherman, D., & Putranto, H. D. (2020). Hubungan karakteristik peternak dengan skala kepemilikan sapi perah di Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Buletin Peternakan Tropis, 1(2), 64–72.
Padwa, W. S., Herawati, M., & Sritiasni, S. (2024). Strategi pengembangan produksi usaha ternak babi pada masyarakat asli Papua di Kampung Sotea Distrik Warmare Kabupaten Manokwari. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 626–642.
Panju, Y., Fathan, S., Pateda, S. Y., & Datau, F. (2022). Penerapan sapta usaha ternak ayam broiler berdasarkan pendidikan peternak. Gorontalo Journal of Equatorial Animals, 1(2), 74–80.
Prawira, H. Y., Muhtarudin, & Sutrisna, R. (2015). Potensi pengembangan peternakan sapi potong di Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(4), 250–255.
Purba, A. D., Onibala, J. S. I. T., & Podung, A. J. (2025). Performa produksi dan reproduksi induk babi di PT Golden Mulia Farm Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Zootec, 45(1), 104–111. https://doi.org/10.35792/zot.45.1.2025.56819
Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: Quantitative research approach. Deepublish.
Sahala, J. (2016). Analisis kelayakan finansial usaha penggemukan sapi simental peranakan ongole dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah kepemilikan pada peternakan rakyat di Kabupaten Karanganyar. Buletin Peternakan, 40(1), 74–81.
Sahala, J., Banu, M., Kadju, F. Y. D., Chrisinta, D., & Chamdi, A. N. (2024). Model pemberdayaan masyarakat berbasis peternakan sapi potong kepemilikan rakyat pada wilayah lahan kering sekitar pinggiran hutan. Agrimor, 9(1), 44–59. https://doi.org/10.32938/ag.v9i1.2343
Sahala, J., Nahak, A., Banu, M., & Dethan, A. A. (2025). Karakteristik peternak sapi potong rakyat di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 2228–2244. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18367
Santa, N. M., Ratulangi, I. P., & Manese, M. A. V. (2023). Analisis sektor basis usaha peternakan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Zootec, 43(2), 200–207. https://doi.org/10.35792/zot.43.2.2023.49498
Selvianah, D. I., Triyasari, S. R., Sunyigono, A. K., & Fauziyah, E. (2025). Preferensi peternak dalam membudidayakan sapi lokal Madura di Desa Tampojung Guwa. Jurnal Peternakan Lokal, 7(1), 24–42. https://doi.org/10.46918/peternakan.v7i1.2609
Sinulingga, Y. P., Santa, N. M., Kalangi, L. S., & Manese, M. A. V. (2020). Analisis pendapatan usaha ternak babi di Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Jurnal Zootec, 41(2), 471–481.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





