Pengembangan Ecobrick sebagai Teknologi Tepat Guna dalam Mendukung Identitas Desa Ramah Lingkungan di Desa Bapuhbandung

Authors

  • Adinda Berliana Eka Aprilia Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Tarisa Zanja Bella Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Risma Indra Febrianti Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Salma Rosyidatul Islamiah Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Titik Setya Nigrum Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Meisya Dwi Lestari Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • M. Irvan Safarudin Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Wahyu Tri Prambudi Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
  • Tri Winarsih Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8291

Keywords:

Community Service, Ecobrick, Environment, Family Medicinal Plants, Resilient Village

Abstract

This community service program was conducted by Group 7 of KKN ITB Ahmad Dahlan Lamongan in Bapuhbandung Village, Glagah District, Lamongan Regency, aiming to address environmental and public health issues through the utilization of ecobricks and the cultivation of family medicinal plants (TOGA). The main problems identified were low awareness of plastic waste management and the underutilization of home yards for medicinal plants. The program applied a participatory assistance method involving students, parents, youth, and village officials throughout the stages of observation, planning, implementation, and evaluation. The results showed that more than 300 ecobricks were produced and assembled into an installation forming the word “BAPUHBANDUNG,” which now serves as a new village icon. In addition, medicinal plants such as ginger, turmeric, and lemongrass were planted around the installation area and residents’ yards. The evaluation indicated high community participation, good-quality ecobricks, and positive initial growth of TOGA. This program not only produced physical outputs but also increased community awareness of plastic waste management, family health independence, and the strengthening of village identity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, R. S., Dies, A. R., Firdaus, A. A., Annisa, E., & Urbaningrum, O. (2024). Toewijding: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kesehatan Mandiri Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Di Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung.

Arien, W. S., Maulana, F. F., Jumaida, S. A., Ishara, Z. A., Aprillia, R., Ananda, D., & Putri, N. A. (2023). Peran apotek hidup dalam menyediakan akses terhadap tanaman obat tradisional di lingkungan Kelurahan Air Tiris. 3(3), 147–154.

Dia, R., Ardiyanti, F., Nirmala, S., Setiya, S. P., Putri, P. M., & Rohmah, W. I. (2025). Analisis konseptual society action research dalam pemberdayaan dan kemandirian sosial masyarakat. 3(5), 426–432.

Halomoan, V. Q., Ashfiaul Muniroh, B. N. S., & Z. N. (2025). Krepa: Kreativitas pada abdimas membangun kepedulian lingkungan melalui ecobrick: Tong sampah dari sampah plastik sebagai hasil kolaborasi mahasiswa dan pemuda Jorong Manganti. 7(5).

Kiswanto, H., Nafillah, K., & Asfirah, L. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam revitalisasi lingkungan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah rumah tangga. 5636(4), 608–617.

Lingga, L. J., Yuana, M., Sari, N. A., Syahida, H. N., & Shahron, C. S. (2024). Sampah di Indonesia: Tantangan dan solusi menuju perubahan positif. 4, 12235–12247.

Maharani, A. P., Salsabila, A., & Nurekta, A. I. (2025). Edukasi dan pemanfaatan apotik hidup sebagai solusi kesehatan mandiri di daerah pesisir. 3(1), 75–83.

Nirmalasari, R., Khomsani, A. A., Nur, D., Rahayu, M., Syahrudin, M., Anwar, M. R., Jennah, R., & Syafiyah, S. (2021). Pemanfaatan limbah sampah plastik menggunakan metode ecobrick di Desa Luwuk Kanan. 10(03), 469–477.

Qorib, F. (2024). Tantangan dan peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam program pengabdian di Indonesia. 2(2), 46–57.

Rahman, A., Harahap, H., & Nainggolan, E. P. (2025). Redesain logo sebagai strategi branding Desa Wisata Timbang Jaya. 3(1), 86–92.

Setiawan, A., Listiana, T., Djakfar, Y., & Efrianti, R. (2025). Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Inovasi Ecobrick.

Solviana, M. D., Satitiningrum, Y., Haka, N. B., Puspita, L., Novitasari, A., Oktina, A., & Pratama, S. (2024). Optimalisasi program green-school di SMP dan SMA Bhakti Mulya Suoh, Lampung Barat: Inovasi pemanfaatan barang bekas untuk instalasi hidroponik dan ecobrick. 4(6), 1587–1602.

Sonani, N., Pebriyanti, P., Megayanti, W., Eliyanti, Y., & Gina, R. (2025). Jurnal Abdimas ADPI Sosial Humaniora transformasi pengelolaan lingkungan di Kampung Cikakak: Evaluasi program berbasis partisipasi masyarakat. 6, 15–25. https://doi.org/10.47841/jsoshum.v6i2.485

Winarsih, T., Askhar, B. M., Hakim, M. B., & Kumala, I. W. (2025). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Membingkai harmoni alam: Ecoprint sebagai katalis pemberdayaan ekonomi kreatif di Desa Turi. 4(2), 309–317. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v4i2.5945

LPPM ITB Ahmad Dahlan Lamongan. (2025). Petunjuk teknis kuliah kerja nyata 2025. Lamongan: ITB Ahmad Dahlan.

Downloads

Published

2026-03-03

How to Cite

Adinda Berliana Eka Aprilia, Tarisa Zanja Bella, Risma Indra Febrianti, Salma Rosyidatul Islamiah, Titik Setya Nigrum, Meisya Dwi Lestari, … Tri Winarsih. (2026). Pengembangan Ecobrick sebagai Teknologi Tepat Guna dalam Mendukung Identitas Desa Ramah Lingkungan di Desa Bapuhbandung. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 225–235. https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8291

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.