Perlindungan Hukum Preventif dalam Menjamin Hak-Hak Tenaga Kerja Menurut Perjanjian Kerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Authors

  • Maria Reinha Rosari Luntar Universitas Nusa Cendana
  • Umbu Lily Pekuwali Universitas Nusa Cendana
  • Hermawati A. Y. Dai Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8637

Keywords:

Employment Agreement, Prevention, Protection of Workers, Welfare State, Worker Welfare

Abstract

The purpose of this study is to examine the implementation of employment agreements as one of the means of providing legal protection for workers’ rights. The research method employed in this study is normative juridical, utilizing primary and secondary legal materials obtained through the analysis of statutory regulations, legal scholars’ opinions, as well as books and journals relevant to the subject under study. The results of the study indicate that employment agreements, as a form of preventive legal protection for workers’ rights, are a consequence of the application of the welfare state concept, thereby requiring the state to intervene in employment relationships arising from such agreements. This form of intervention can be observed in Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. The provisions contained in this law, particularly Article 54 paragraph (1) of Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, constitute a form of preventive legal protection, especially in points (e) and (f), as they regulate economic rights as well as the rights and obligations of workers. These provisions provide protection and serve as a form of legal certainty that safeguards workers from the beginning of their employment. The obstacles encountered in the implementation of employment agreements as a preventive means of protecting workers’ rights are divided into three factors: regulatory factors, legal culture factors, and legal structure factors.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alan, K. A. (2022). Perlindungan hukum tenaga kerja terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) berdasarkan perjanjian kerja bersama (Studi perkara Nomor 12/PDT.SUS.PHI/2019/PN.TJK) (Skripsi, Fakultas Hukum Universitas Lampung). Diakses dari Digilib Unila: https://share.google/59hj

Angelia, & Lie, G. (2024). Penerapan uang pesangon bagi pekerja tetap atas pemutusan hubungan kerja secara sepihak. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(2). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i2.3189. Diakses dari Dinasti Review: https://share.google/LnlAEoA2owCQkHJH8

Annisa, A. N. (2022). Perlindungan hak pekerja terhadap kebijakan waktu istirahat yang diterapkan di PT Prima Alam Gemilang berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 (Skripsi, Universitas Hasanuddin). Diakses dari https://repository.Unhas.ac.id/26960/2/B011181354skripsi09-01-2023%20bab%201-3.pdf

Ansori, & Priyono, J. (2018). Analisis pengaruh penyerapan tenaga kerja dan upah minimum pekerja terhadap jumlah kemiskinan di Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2015. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(1). Diakses dari https://jurnaluntag-sby.ac.id/index.php/ee/article/download/42004/26919

Arroz, F., & Sutrisna, K. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi lama mencari kerja bagi tenaga kerja terdidik di Kota Denpasar. E-Jurnal EP Unud. Diakses dari https://ojs.unud.ac.id/index.php.eep/article/download/42004/26919

Aviqa, G., dkk. (2025). Penyalahgunaan keadaan dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) alih daya (Studi perjanjian kerja pada PT. MD di Kota Medan), 14(1). Diakses dari Jurnal Alwatzikhoebillah: https://share.google/HkZllZhK9VfheLuTd. https://doi.org/10.37567/al-sulthaniyah.v14i1.3573

Avriandi, E., & Sihotang, E. (2022). Penerapan peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2021 (UU Cipta Kerja) terhadap pemutusan hubungan kerja dalam hubungan industrial dengan alasan force majeur. Jurnal Ilmu Hukum Prima, 5(2). https://doi.org/10.34012/jihp.v5i2.2798. Diakses dari Universitas Prima Indonesia: https://share.google/CEvCAll6LbLCb9O

Bahder, J. N. (2018). Fungsi kebebasan berserikat bagi pekerja dalam hubungan industrial Pancasila. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/43245-ID-fungsi-kebebasan-berserikat-bagi-pekerja-dalam-hubungan-industrial-pancasila.pdf

Djumadi. (2008). Hukum perburuhan perjanjian kerja. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

DM, M. Y., dkk. (2025). Analisis faktor penghambat penegakan hukum pidana di Indonesia dalam perspektif teori Lawrence Friedman. Diakses dari https://share.google/d8k3dJe0b6EZ2u2sT. https://doi.org/10.36987/jiad.v13i2.6369

Dyah, P. B. A. (2018). Perlindungan hukum preventif terhadap ekspresi budaya tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Diakses dari https://journal.uii.ac.id/JIPRO/article/download/11142/8509/23773#:~:text=%2C2003:20)-,1.,batasan%20dalam%20melakukan%20sutu%20kewajiban

Endeh, S. (2022). Hukum ketenagakerjaan dan kebijakan upah. Depo: PT. RajaGrafindo Persada. Diakses dari https://repository.unida.ac.id/2151/1/Buku%20Hukum%20Ketenagakerjaan%20dan%20Kebijakan%20Upah.pdf

Faturachman, F. A., dkk. (2024). Perlindungan hukum terhadap hak tenaga kerja pada perjanjian kerja outsourcing, 2(1). Diakses dari Kampus Akademik: https://share.google/3spu8hDAJqVcZ9xfq

Febiola, S., & Sitabuana, T. H. (2022). Analisis perlindungan hukum ketenagakerjaan terhadap pekerja/buruh di Indonesia. Pemberdayaan dan Perlindungan Konsumen di Era Ekonomi Digital. Diakses dari https://journal.untar.ac.id/index.php/PSERINA/article/view/19633/12101

Firdaus, F. H. (2024). Perlindungan dan kepastian hukum bagi pengendali data pribadi di masa depan. Jurnal Masalah-Masalah Hukum, 53(2). https://doi.org/10.14710/mmh.53.2.2024.135-144. Diakses dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mmh/article/download/58635/27316

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.

Karlina, I., dkk. (2025). Efektivitas pengawasan ketenagakerjaan dalam menjamin hak-hak pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal PEDAMAS, 3(4). Diakses dari PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat): https://share.google/9M7MRtmaBoRfDWjje

Kautsar, I. A., & Wahyu, M. D. (2022). Sistem hukum modern Lawrence M. Friedman: Budaya hukum dan perubahan sosial masyarakat dari industrial ke digital. Jurnal Sapientia et Virtus, 7(2). https://doi.org/10.37477/sev.v7i2.358. Diakses dari Jurnal UKDC: https://share.google/ZL81Oo6UQQW113w6a.

Kenitia, R. A., dkk. (2025). Implementasi perlindungan hukum keselamatan dan kesehatan kerja terhadap pekerja/buruh di PT Sinar Semesta. Jurnal Hukum Indonesia, 2(2). APPIHI: https://share.google/IEmsM1dtv7SNb8hTV. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i2.619

Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 100/MEN/IV/2004 tentang Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

Khakim, A. (2009). Dasar-dasar hukum ketenagakerjaan Indonesia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Khalid, Z. (2019). Analisis yuridis kedudukan perjanjian kemitraan antara pengemudi jasa angkutan online dan perusahaan provider ditinjau dari aspek hukum keperdataan. Jurnal Hukum Kaidah, 18(3). Diakses dari https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/jhk/article/download/1207/950. https://doi.org/10.30743/jhk.v18i3.1207

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Libra, R., & Fauzan, M. (2023). Penerapan konsep welfare state dalam memprioritaskan pelayanan di bidang bantuan hukum bagi masyarakat miskin di Riau. Jurnal Esensi Hukum, 2(1). Diakses dari https://journal.upnvj.ac.id/index.php/esensihukum/index.

Moho, H. (2022). Hakikat upah dalam hubungan ketenagakerjaan. Jurnal Panah Keadilan, 1(2). Diakses dari Jurnal Ilmiah Universitas Nias Raya: https://share.google/bmeyYpXsy4FUMNGuO

Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram: Mataram University Press. Diakses dari https://eprints.unram.ac.id/20305/1/Metode%20Penelitian%20Hukum.pdf

Nikmah, S. K. (2023). Perlindungan hukum bagi pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) di PT. Ungaran Sari Garmen Kabupaten Semarang (Skripsi, Fakultas Hukum Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Guppi). Diakses dari UNDARIS: https://share.google/kJyRI1PWsXIqKltwq

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.

Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Perwira, D., dkk. (2003). Perlindungan tenaga kerja melalui sistem jaminan sosial: Pengalaman Indonesia. Jakarta. Diakses dari https://smeru.or.id/sites/default/files/publication/jamsostek.pdf

Putra, M. D. (2021). Negara kesejahteraan (welfare state) dalam perspektif Pancasila. Jurnal Ilmiah, 23(2). Diakses dari https://media.neliti.com/media/publication/501075-none-432e7d02.pdf. https://doi.org/10.37303/likhitaprajna.v23i2.199

Rafifah, J., dkk. (2025). Implementasi dan tantangan perlindungan hukum terhadap hak-hak pekerja dalam hubungan kerja di Indonesia. Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 2(1). Diakses dari APPISI: https://share.google/xfWEouO0uG73VnbZ. https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i1.626

S. R. Joni, B. (2013). Hukum ketenagakerjaan. Bandung: CV Pustaka Setia.

Saebani, B. A. (2008). Metode penelitian hukum. Bandung: Pustaka Setia.

Salsabila, R. N. (2025). Optimalisasi aspek pengawasan ketenagakerjaan guna memastikan perlindungan hukum atas pemenuhan hak-hak pekerja. Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik, dan Hukum Indonesia, 2(3). Diakses dari APPIHI: https://share.google/0axApNmHOyv3iHbmV. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i3.1130

Setiawan, I. K. O. (2023). Hukum perikatan. Jakarta: Sinar Grafika.

Sinaga, N. A. (2017). Peranan perjanjian kerja dalam mewujudkan terlaksananya hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan ketenagakerjaan. Jurnal Ilmiah Hukum Diegantara, 7(2). Diakses dari https://share.google/T71APp0TkrgmShKAv

Takdir. (2022). Peran budaya hukum dalam mencapai tujuan hukum di masyarakat, 3(1). Diakses dari Journal of Islamic Family Law: https://doi.org/10.24256/ahkam.v1i1.752. https://doi.org/10.24256/ahkam.v1i1.752

Tolla, D. G. J., & Widyastuti, E. (2020). Welfare state untuk membatasi asas kebebasan berkontrak dalam perjanjian, 2(1). Diakses dari Sultra Research of Law: https://share.google/h6wq1ZH8kkCgoNAnJ

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. https://doi.org/10.32528/nms.v2i4.312

Wijaya, E. M. K. (2022). Tinjauan yuridis asas pembangunan tenaga kerja dalam pemberian pesangon di Indonesia. Jurnal Hukum, 38(1). Diakses dari Google Scholar: https://share.google/vCYevnNKFbELmvLHw. https://doi.org/10.24002/jep.v38i1.3822

Wulandari, N. (2023). Perlindungan hukum terhadap konsumen makanan dan minuman dengan informasi tidak jujur perspektif Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Metro). Diakses dari https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/8747/1/SKRIPSI%20Novita%20Wulandari%20-%2019020018%20-%20HESY.pdf

Zulkarnaen, A. H., & Utami, T. K. (2016). Perlindungan hukum terhadap pekerja dalam pelaksanaan hubungan industrial. Padjajaran Jurnal Ilmu Hukum, 3(2). Diakses dari Jurnal Universitas Padjajaran: https://share.google/l2haT9Uw8xNplVAW5. https://doi.org/10.22304/pjih.v3n2.a10

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Maria Reinha Rosari Luntar, Umbu Lily Pekuwali, & Hermawati A. Y. Dai. (2026). Perlindungan Hukum Preventif dalam Menjamin Hak-Hak Tenaga Kerja Menurut Perjanjian Kerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(3), 854–868. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8637

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.