Perlindungan Hukum terhadap Ahli Waris Terkait Sertipikat Hak Milik Pihak Lain Diatas Lahan Tanah Warisan

Authors

  • Kusmianti Indah Sari Universitas Jayabaya
  • Felicitas Sri Marniati Universitas Jayabaya
  • Sirajuddin Sailellah Universitas Jayabaya

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6855

Keywords:

Dual Certificate, Heirs, Heritage Land, Legal Protection, Sporadic Registration

Abstract

Legal problems in the land inheritance process often arise when inherited land has been registered in the name of another party. This study aims to examine the procedure for registering inherited land that has been issued a Certificate of Ownership (SHM) on behalf of other parties, as well as the form of legal protection for heirs. The research uses a normative juridical approach with a literature study method based on primary, secondary, and tertiary legal materials. The approaches used include legislative, conceptual, analytical, and case approaches. The analysis of legal materials is carried out through grammatical, systematic interpretation, analogous construction, and legal refinement construction. The results of the study show that the registration of inherited land must be carried out by the entitled heirs, especially for land that has not been certified. Registration is carried out sporadically as a form of registration for the first time. Legal protection for heirs is obtained preventively through the land registration process, and repressively in the event of arbitrary actions from other parties or government agencies. This research emphasizes the importance of legal certainty in the process of registering inherited land and the protection of the rights of heirs so that they are not harmed by the existence of other parties' certificates. This effort is part of the fair and transparent enforcement of agrarian law in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulkadir Muhammad. (2006). Hukum asuransi Indonesia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Abdurachman. (2008). Hukum acara perdata. Jakarta: Universitas Trisakti.

Ade Maman Suherman. (2018). Hukum agraria: Kajian terhadap pelaksanaan reforma agraria. Jakarta: Prenadamedia Group.

Adjie, H. (2013). Meneropong khazanah notaris dan PPAT Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Adrian Sutedi. (2019). Peralihan hak atas tanah dan pendaftarannya. Jakarta: Sinar Grafika.

Ahmad Ichsan. (2020). Hukum waris dalam teori dan praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.

Amiruddin, & Asikin, Z. (2010). Pengantar metode penelitian hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Andi Hamzah. (2009). Hukum acara perdata Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Anshori, A. G. (2009). Lembaga kenotariatan Indonesia perspektif hukum dan etika. Yogyakarta: UII Press.

Arifin, S. (2012). Pengantar hukum Indonesia. Medan: Medan Area University Press.

Ashshofa, B. (1996). Metode penelitian hukum. Jakarta: Rineka Cipta.

Barda Nawawi Arief. (2001). Masalah penegakan hukum dan kebijakan penanggulangan kejahatan. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Budiardjo, M. (1998). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Darmodiharjo, D., & Shidarta. (1995). Pokok-pokok filsafat hukum: Apa dan bagaimana filsafat hukum Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fahmal, A. M. (2020). Perbuatan hukum dalam hukum perdata. Jakarta: Prenadamedia Group.

Fajar, M., & Achmad, Y. (2010). Dualisme penelitian hukum empiris & normatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ferdinandez, S. (2017). Perlindungan hukum hak atas tanah pasca pengadaan tanah bagi pembangunan... (Tesis, Universitas Andalas, Padang).

Fuady, M. (2002). Hukum perusahaan dalam paradigma hukum bisnis. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Ganie, J. (2011). Hukum asuransi Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia: Sebuah studi tentang prinsip-prinsipnya.... Surabaya: Bina Ilmu.

Harsono, B. (2010). Hukum agraria Indonesia: Sejarah pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, isi dan pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan.

Hartono, S. R. (1995). Hukum asuransi dan perusahaan asuransi. Jakarta: Sinar Grafika.

Harvey, B. W., & Meisel, F. (1985). Auctions law and practice. London: Butterworth & Co.

Hasan, D. (1996). Lembaga jaminan kebendaan bagi tanah dan benda lain yang melekat pada tanah. Bandung: Citra Aditya Bakti.

John, N. J. (2007). Etika bisnis dan GCG. Jakarta: Pelangi Cempaka.

Khairandy, R. (2019). Hukum perikatan: Pengantar hukum perdata. Yogyakarta: FH UII Press.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Koesoemawati, I. (2009). Notaris mengenal profesi notaris. Jakarta: Raih Asa Sukses.

Kusumaatmadja, M. (2002). Konsep-konsep hukum dalam pembangunan nasional. Bandung: Alumni.

Kuswiratmo, B. A. (2016). Keuntungan & risiko menjadi direktur, komisaris dan pemegang saham. Jakarta: Visimedia.

Lesmana, L. P. (2020). Perlindungan hukum bagi pemohon terhadap proses pemecahan hak atas tanah... (Tesis, Universitas Pasundan, Bandung).

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2010). Putusan Nomor 808 K/Pdt/2010 jo Putusan Pengadilan Tinggi Banten Nomor 80/Pdt/2009/PT.BTN jo Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 378/Pdt.G/2013/PN.TNG.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2012). Putusan Nomor 3349 K/Pdt/2012 jo Putusan Pengadilan Tinggi Riau Nomor 49/Pdt/2011/PT.R jo Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 128/Pdt.G/2008/PN.PBR.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2017). Putusan Nomor 450 K/PDT/2017 jo Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor 272/PDT/2017/PT.BDG jo Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor 404/PDT.G/2014/PN.BDG.

Mahmudi. (2010). Manajemen kinerja sektor publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Mardiasmo. (2016). Akuntansi sektor publik. Yogyakarta: Andi.

Marshella, A. (2023). Perlindungan hukum pemegang sertipikat hak atas tanah terkait tumpang tindih kepemilikan (Tesis, Universitas Pembangunan Nasional, Jakarta).

Marwan Mas. (2003). Pengantar ilmu hukum. Bogor: Ghalia Indonesia.

Marzuki, P. M. (2005). Penelitian hukum. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mentari, M. (2020). Tanggung jawab PPAT sementara terhadap batas waktu pendaftaran akta jual beli tanah... (Tesis, Universitas Diponegoro, Semarang).

Miru, A., & Pati, S. (2012). Hukum perikatan: Penjelasan makna Pasal 1233 sampai 1456 BW. Jakarta: Rajawali Pers.

Mulyadi, L. (2007). Hukum acara pidana. Jakarta: Citra Aditya Bakti.

Nadapdap, B. (2018). Hukum perseroan terbatas. Jakarta: Jala Permata Aksara.

Nainggolan, B. (2022). Perlindungan hukum bagi pemegang saham minoritas dalam perusahaan terbuka. Yogyakarta: Publika.

Nazir. (2000). Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Otto, J. M. (2006). Moralitas profesi hukum: Suatu tawaran kerangka berfikir (T. Moeliono, Penerj.). Bandung: PT Revika Aditama.

Parlindungan, A. P. (1994). Pendaftaran tanah di Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Patrik, P. (1988). Hukum perdata II: Perikatan yang lahir dari perjanjian dan undang-undang. Semarang: FH Undip.

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 5 Tahun 2025 tentang Perlimpahan Kewenangan Penetapan Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah.

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.

Purwosutjipto, H. M. N. (1990). Pengertian pokok hukum perdata. Jakarta: Djambatan.

Rahardjo, S. (2000). Ilmu hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Rato, D. (2010). Filsafat hukum mencari: Memahami dan memahami hukum. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.

Salim, H. S. (2015). Perkembangan hukum kontrak di luar KUH Perdata. Jakarta: Rajawali Pers.

Salim. (2010). Perkembangan teori dalam ilmu hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Satrio, J. (1992). Hukum keluarga: Tentang perkawinan, perceraian, dan hak-hak anak. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sidharta, B. A. (1999). Refleksi tentang struktur ilmu hukum: Sebuah penelitian tentang fundasi kefilsafatan dan sifat keilmuan ilmu hukum sebagai landasan pengembangan ilmu hukum nasional Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Soeroso, R. (1992). Pengantar ilmu hukum. Bandung: Sinar Grafika.

Subekti, R., & Tjitrosudibio, R. (2017). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Sudiyat, I. (1981). Hukum adat skema kuliah. Yogyakarta: Liberty.

Sumardjono, M. S. W. (2008). Tanah dalam perspektif hak ekonomi sosial dan budaya. Jakarta: Kompas.

Suparman Sastrawidjadja, E., & Endang. (2004). Hukum asuransi perlindungan tertanggung asuransi deposito usaha perasuransian. Bandung: Alumni.

Sutrisno, B. (2020). Hukum notaris Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tjiptono, F. (2015). Strategi pemasaran (Edisi ke-4). Yogyakarta: Andi Offset.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta amandemennya.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

Urip, S. (2010). Pendaftaran dan peralihan hak atas tanah. Jakarta: Prenadamedia Group.

Vionier, Y. (2015). Perlindungan hukum pemegang hak tanah ulayat dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960... (Tesis, Universitas Pembangunan Nasional, Jakarta).

Waluyo, B. (2008). Penelitian hukum dalam praktek. Jakarta: Sinar Grafika.

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Kusmianti Indah Sari, Felicitas Sri Marniati, & Sirajuddin Sailellah. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Ahli Waris Terkait Sertipikat Hak Milik Pihak Lain Diatas Lahan Tanah Warisan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 375–396. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6855

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.