Implikasi Akta Perjanjian Pranikah dalam Upaya Perlindungan Suami Istri guna Kepentingan Pembagian Harta Bersama akibat Perceraian

Authors

  • Risky Risky Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Isnina Isnina Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Tengku Erwinsyahbana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6919

Keywords:

Divorce, Joint Property, Legal Protection, Notary, Prenuptial Agreement

Abstract

Marriage is a physical and emotional bond between a man and a woman recognized by law and religion. In practice, issues often arise regarding the status of joint property acquired during marriage, especially in the event of divorce. To anticipate such disputes, a prenuptial agreement serves as a legal instrument that provides certainty and legal protection for both husband and wife in managing and dividing joint assets, either during the marriage or after divorce. This study aims to analyze the urgency of drafting a prenuptial agreement, identify the legal aspects that need to be included in the deed, and examine its juridical implications. This research employs a normative legal method with a conceptual and statutory approach, using descriptive-analytical techniques, secondary data sources, and qualitative analysis. The findings indicate that a prenuptial agreement has significant urgency in protecting the rights of both spouses in case of divorce. Furthermore, it holds binding legal force and creates juridical implications by clarifying the separation between personal and joint property, thereby ensuring legal certainty for both parties.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, D. (2019). Perjanjian perkawinan sebagai instrumen pencegahan sengketa harta bersama. Jurnal Ilmiah Hukum dan Dinamika Masyarakat, 12(2), 217.

Badrulzaman, M. D. (1994). Aneka hukum bisnis (hlm. 89). Bandung: Alumni.

Hafifi, M., dkk. (2023). Harta bersama dalam perspektif maqāṣid syarī‘ah. Al-Qalam Journal, 15(2), 52.

Hermawan, D. (2017). Perjanjian bersama antara suami-istri. Jurnal Pengetahuan Hukum, 8(4), 91.

Kesaulya, D., & Pratiwi, R. (2023). Pertimbangan hakim dalam pembagian harta bersama pasca perceraian. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(4), 71. https://doi.org/10.47766/seulanga.v4i1.1452

Musrifah, S. (2021). Kedudukan perjanjian kawin dalam perlindungan harta istri. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 28(1), 92.

Noverisa, O. (2024). Tinjauan yuridis efektivitas perjanjian pranikah (prenuptial agreement) apabila terjadi konflik dalam rumah tangga (Studi kasus di KUA Kecamatan Semarang Selatan) (Skripsi). Fakultas Hukum, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Nurhayati, S. (2019). Perjanjian perkawinan sebagai perlindungan harta kekayaan suami-istri. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 49(2), 231.

Prasetyawati, N. (2018). Pemisahan harta dalam perjanjian perkawinan sebagai bentuk perlindungan hukum preventif. Yustisia, 7(3), 450.

Pratiwi, A. (2019). Pertimbangan hakim dalam pembagian harta bersama. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(9), 71.

Prawirohamidjojo, S. (2000). Hukum orang dan keluarga (hlm. 178). Jakarta: Airlangga University Press.

Purba, R. (t.t.). Pembagian harta bersama pasca perceraian. Jurnal Pendidikan Hukum, 7(4), 9.

Puspitnasari, H. H. (2020). Harta bersama dalam perkawinan menurut hukum Islam dan hukum positif. Jatiswara, 35(2), 129–143. https://doi.org/10.29303/jtsw.v35i2.252

Putri, A. M., Nawi, S., & Risma, A. (2024). Konsekuensi hukum perjanjian perkawinan terhadap hak nafkah dan hak asuh anak. Journal of Lex Theory, 5(2), 763–778.

Ridwan, M., & Hapsari, D. (2020). Perlindungan hukum bagi pihak ketiga dalam perjanjian perkawinan. Lex Renaissance, 5(1), 89.

Rizqullah, U., & Fuad, F. (2024). Perbandingan hukum dalam pembagian royalti sebagai harta bersama dalam perkawinan: Indonesia, Malaysia, dan Amerika Serikat. Unes Review, 7(1), 158–165.

Soetojo, R. (2020). Hukum keluarga dan harta kekayaan perkawinan. Jakarta: PT Prenada Media.

Subekti, R., & Tjitrosudibio, R. (2022). Kitab undang-undang hukum perdata: Burgerlijk Wetboek, dengan tambahan undang-undang pokok agraria dan undang-undang perkawinan (Cet. ke-45). Jakarta: PT Balai Pustaka.

Widagdo, A., dkk. (2022). Kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa harta bersama. Jurnal Cendekia Hukum, 8(1), 98.

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Risky Risky, Isnina Isnina, & Tengku Erwinsyahbana. (2025). Implikasi Akta Perjanjian Pranikah dalam Upaya Perlindungan Suami Istri guna Kepentingan Pembagian Harta Bersama akibat Perceraian. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 531–545. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6919

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.