Kedudukan Material Transfer Agreement sebagai Instrumen Perlindungan Hukum dalam Menjamin Pengalihan Material Kesehatan

Authors

  • Eka Sakti Panca Indraningsih Universitas Jayabaya
  • Hedwig Adianto Mau Universitas Jayabaya
  • Mardi Candra Universitas Jayabaya

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5869

Keywords:

Material , Transfer , Agreement, Legal , Protection

Abstract

The use of materials in health research requires a binding instrument to regulate the distribution of benefits. Material Transfer Agreement (MTA) is an essential material transfer agreement, allowing the management of the transfer through negotiation until a mutually beneficial agreement is reached. In addition, MTA functions as a contract that protects the rights of the parties involved and ensures compliance with regulations, based on the theory of legal protection and authority. This study uses a normative legal method with a statutory and conceptual approach. The collection of legal materials is carried out through the identification of positive legal rules, as well as examining primary, secondary, and tertiary sources. The data is then analyzed from the identification of legal facts to drawing conclusions. The results of the study show that MTA regulations in Indonesia are comprehensively regulated by various levels, including Law Number 17 of 2023 concerning Health (Article 340 paragraph 3), Law Number 11 of 2019 (Article 76 letter h and Article 77 paragraph 1), Government Regulation Number 28 of 2024 (Articles 972, 1025–1031), and Regulation of the Minister of Health Number 85 of 2020 (Articles 4, 5, 6, 7, 9, 14, 15, and 16 paragraph 1). These national legal frameworks complement each other to ensure procedural certainty, biosafety, benefit sharing, protection of intellectual property rights, and sanctions for violators in the transfer of health materials. Although its implementation faces preventive and repressive challenges, MTA has proven essential in bridging national and commercial interests, increasing the capacity of science and technology, and protecting the sovereignty of Indonesia's genetic resources.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abduh, R. (2021). Kajian hukum rekam medis sebagai alat bukti malapraktik medis. De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum, 6(1).

Abdulkadir, M. (2007). Kajian hukum ekonomi hak kekayaan intelektual. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Adi, R. (2012). Sosiologi hukum: Kajian hukum secara sosiologis. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Ahmadi, M. (2012). Hukum kontrak bernuansa Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Amalia, M. E., & Aritonang, P. P. (2023). Commercial material transfer agreement: Salah satu solusi perlindungan hak kekayaan intelektual peneliti Indonesia. UNES Law Review, 5(4).

Aminuddin, I. (2013). Hukum tata pemerintahan. Makassar: Identitas Universitas Hasanuddin.

AR, H. K., Rahman, A., & Bima, M. R. (2024). Diskresi yang menjadi objek sengketa tata usaha negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Journal of Lex Theory (JLT), 5(1).

Badrulzaman, M. D. (2001). Kompilasi hukum perikatan. Bandung: Aditya Bakti.

Bagir, M. (2000). Wewenang provinsi, kabupaten, dan kota dalam rangka otonomi daerah. Bandung: Fakultas Hukum Unpad.

Bagir, M. (2004). Hukum positif Indonesia: Satu kajian teoritik. Yogyakarta: FH UII Press.

Bennett, A. B., Streitz, W. D., & Gacel, A. R. (2007). Specific issues with material transfer agreements. In Handbook of best practice (pp. 747–784). Oxford, UK: MIHR and Davis, USA: PIPRA.

Bryan, G. A. (2009). Black’s law dictionary (9th ed.). St. Paul: West.

Darda, S. (2013). Hukum administrasi negara & pengadilan tata usaha negara. Jakarta: MediaPressindo.

Djaya, H. (2015). Perlindungan hukum terhadap akses dan pemanfaatan sumber daya genetik. Jurnal Cakrawala Hukum, 6(2).

Elly, N. (2022). Perlindungan hukum hak kekayaan intelektual (ditinjau dari Undang-Undang tentang Merek dan Indikasi Geografis dan Fatwa MUI). Lampung: Fakultas Hukum Universitas Lampung.

Fadli, M. (2001). Peraturan delegasi di Indonesia. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Fatimah, I. (2015). Aspek hukum dalam pelestarian sumber daya genetik laut: Kebutuhan dan tantangan. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 2(2).

Gufron, M. (2016). Makna kedewasaan dalam perkawinan. Al-Hukama': The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 6(2).

Hans, K. (2009). Dasar-dasar hukum normatif. Jakarta: Nusamedia.

Harahap, A. R. N., Idayanti, S., & Rahayu, K. (2022). Perlindungan hukum terhadap sistem pembayaran transaksi elektronik lintas batas negara. Pekalongan: Penerbit NEM.

Hargo, U., & Ana, I. D. (2020). Pengalaman melembagakan inovasi. Yogyakarta: UGM Press.

Harjono. (2008). Konstitusi sebagai rumah bangsa. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi.

Hidayati, N. (2011). Perlindungan hukum pada merek yang terdaftar. Ragam Jurnal Pengembangan Humaniora, 11(3).

Imron, M. A. (2015). Menguatkan kedaulatan bangsa atas keanekaragaman hayati. Jurnal Ilmu Kehutanan, 9(1).

Indroharto. (1993). Usaha memahami undang-undang tentang peradilan tata usaha negara. Jakarta: Pustaka Harapan.

Jimly, A., & Safa’at, M. A. (2006). Teori Hans Kelsen tentang hukum. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MK RI.

Juniarso, R., & Sudrajat, A. S. (2009). Hukum administrasi negara dan kebijakan pelayanan publik. Bandung: Nuansa.

Kamal, H. (2010). Efektivitas penyelenggaraan kewenangan dalam sistem pemerintahan daerah di Indonesia. Makassar: Pustaka Refleksi.

Lestari, V., Hamidya, S. U., & Rizqoh, D. (2024). Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit. Indramayu: Penerbit Adab.

Lili, R., & Putra, I. B. W. (1993). Hukum sebagai suatu sistem. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Marbun, S. F., & Kamelus, D. (2001). Dimensi-dimensi pemikiran hukum administrasi negara. Yogyakarta: UII Press.

Maria, A. (2010). Implementasi perlindungan indikasi geografis atas produk-produk masyarakat lokal dalam perspektif hak kekayaan intelektual. Ringkasan Disertasi Doktor, Universitas Brawijaya.

Mr. J. H. Nieuwenhuis. (1985). Pokok-pokok hukum perikatan (D. Saragih, Trans.). Surabaya: Airlangga University Press.

Nurfitri, D. (2023). Pengantar hukum paten Indonesia. Bandung: Penerbit Alumni.

Nurmayani. (2009). Hukum administrasi daerah. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Nurul, A., et al. (2022). Profil kopi arabika Kintamani Bali. Jakarta: AE Publishing.

Nurwati. (2024). Hak cipta karya musik dan lagu. Yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia.

Peter, M. M. (2014). Penelitian hukum (Cet. ke-9). Jakarta: Prenada Media Group.

Philipus, M. H. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia. Surabaya: PT Bina Ilmu.

Philipus, M. H. (2008). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradono, J., et al. (2019). Bunga rampai uji klinik. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan.

Prajudi, A. (1981). Hukum administrasi negara. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prayuti, Y., et al. (2024). Menjawab kompleksitas hukum di tengah masyarakat waris, perlindungan konsumen, dan perjanjian. Bandung: Penerbit Widina.

Prodjodikoro, R. W. (2000). Asas-asas hukum perjanjian (Cet. ke-8). Bandung: Mandar Maju.

Purwanto, B., et al. (2024). Manajemen riset kelautan. Yogyakarta: Pandiva Buku.

R. Subekti. (2010). Hukum perjanjian. Jakarta: PT Intermassa.

Ranti, F. M., & Tisni, S. (2021). Perlindungan desain industri. Bandung: Penerbit Alumni.

Ridwan, H. R. (2002). Hukum administrasi negara. Jakarta: Rajawali Pers.

Rifa’i, I. J. (2023). Metodologi penelitian hukum. Serang: PT Sada Kurnia Pustaka.

Sadjijono. (2008). Memahami beberapa bab pokok hukum administrasi. Yogyakarta: LaksBang.

Saputra, A. M. A., et al. (2023). Teknologi informasi: Peranan TI dalam berbagai bidang. Jambi: PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Satjipto, R. (2000). Ilmu hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Satjipto, R. (2003). Sisi-sisi lain dari hukum di Indonesia. Jakarta: Kompas.

Siombo, M. R. (2013). Hukum lingkungan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Soedjono, D. (2008). Pengantar ilmu hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soerjono, S. (2007). Pengantar penelitian hukum. Jakarta: UI Press.

Soerjono, S., & Mamudji, S. (1985). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudrajat, T. (2022). Hukum birokrasi pemerintah: Kewenangan dan jabatan. Jakarta: Sinar Grafika.

Sudrajat, T., & Wijaya, E. (2021). Perlindungan hukum terhadap tindakan pemerintahan. Jakarta: Bumi Aksara.

Suhasril. (2023). Perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan. Jakarta: Rajawali Pers.

Sulaiman, E. S. (2021). Manajemen kesehatan: Teori dan praktik di puskesmas. Yogyakarta: UGM Press.

Sunarso, H. S. (2023). Hukum pemerintahan daerah di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Sunaryati, H. (1991). Politik hukum menuju satu sistem hukum nasional. Bandung: Alumni.

Suwasta, A. D., et al. (2024). Pengantar hukum perdata. Makassar: Tohar Media.

Zaenuddin, N. (2007). Inilah Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

Eka Sakti Panca Indraningsih, Hedwig Adianto Mau, & Mardi Candra. (2025). Kedudukan Material Transfer Agreement sebagai Instrumen Perlindungan Hukum dalam Menjamin Pengalihan Material Kesehatan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(3), 321–335. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5869

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.