Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Atas Penetapan Upah Minimum yang Ditetapkan Oleh Gubernur yang Bertentangan dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Tentang Upah Minimum
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i4.6570Keywords:
Legal Protection, Minimum Wage, EmploymentAbstract
Within the decentralization framework, the government sets the Regency/City Minimum Wage (UMK) as the wage standard. However, in 2021, the Governor of the Riau Islands Province established a UMK that did not comply with Ministry of Manpower regulations. This decision adversely affected workers, particularly members of labor unions, as well as the entire workforce in Batam City. The research addresses two key issues: first, the legal consequences of a regional head’s policy in determining the minimum wage; second, the form of legal protection for workers against a UMK that contradicts ministerial regulations. The study applies a normative juridical method. Findings indicate, under Article 82 of the Industrial Relations Dispute Settlement Act (UU PPHI), that a state administrative decision violating statutory provisions may be: (1) declared null (nietig/absolute nietig), (2) null and void by law (nietigheid van rechtswege), or (3) annulled (verniegbaar). The Tanjungpinang Administrative Court Decision No. 1/G/2021/PTUN.TPI declared that Governor’s Decree No. 1362 of 2020 on Batam UMK contained substantial defects and was annulled. Legal protection for workers is provided through dispute settlement procedures at the Administrative Court and/or administrative remedies as stipulated by applicable regulations.
Downloads
References
Adnan, I. M. (2016). Perkembangan hukum otonomi daerah di Indonesia. Yogyakarta: Trussmedia Grafika.
A.M., C., & Ispriyarso, B. (2019). Desentralisasi fiskal dan otonomi daerah di Indonesia. Law Reform, 15(1).
Asri, W. (2009). Hukum ketenagakerjaan pasca reformasi. Jakarta: Sinar Grafika.
Asshiddiqie, J., & Safa’at, M. A. (2006). Teori Hans Kelsen tentang hukum. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan, Mahkamah Konstitusi RI.
Asshiddiqie, J. (2010). Hukum acara pengujian undang-undang. Jakarta: Sinar Grafika.
Bambang, R. J. (2013). Hukum ketenagakerjaan. Bandung: Pusaka Setia.
Bernat, P. (2015). Penyelesaian sengketa tata usaha negara (TUN) pada Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Jurnal Ilmiah Advokasi, 3(2).
Dwi, Y. S. (2018). Permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan otonomi daerah. Jakarta: Sinar Grafika.
Fachruddin, I. (2004). Pengawasan peradilan administrasi terhadap tindakan pemerintah. Bandung: Alumni.
Gomgom, T. P. S., & Silaban, R. (2020). Hak-hak korban dalam penegakan hukum pidana. Medan: CV Manhaji.
Hasibuan, A., & Sutomo. (2002). Otonomi daerah: Peluang dan tantangan. Jakarta: PT Sinar Harapan Suara Pembaharuan.
Herabudin. (2016). Studi kebijakan: Dari filosofi ke implementasi. Bandung: CV Pustaka Setia.
Hidjaz, K. (2010). Efektivitas penyelenggaraan kewenangan dalam sistem pemerintahan daerah di Indonesia. Makassar: Pustaka Refleksi.
H.R., R. (2018). Hukum administrasi negara (Cetakan ke-14). Jakarta: Rajawali Press.
Huda, N. (2007). Pengawasan pusat terhadap daerah dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Yogyakarta: FH UII Press.
Husni, L. (2012). Pengantar hukum ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.
I Made, U. (2016). Kedudukan dan kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial. Denpasar: Udayana University Press.
Ilmar, A. (2012). Hak menguasai negara dalam privatisasi BUMN. Jakarta: Kencana.
Ilmar, A. (2014). Hukum tata pemerintahan. Jakarta: Prenadamedia Group.
I.C. van der Vlies. (2005). Handboek wetgeving (L. Doludjawa, Trans.). Jakarta: Dirjen Peraturan Perundang-undangan Departemen Hukum dan HAM RI.
Khakim, A. (2006). Seri hukum ketenagakerjaan: Aspek hukum pengupahan berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Lamijan, & Wiwoho, J. (2021). Upah kerja dan keadilan: Suatu tinjauan teoretis. Banyumas: CV Pena Persada.
Manan, B. (2002). Menyongsong fajar otonomi daerah. Yogyakarta: FSH UII Press.
Martoyo, S. (2003). Manajemen sumber daya manusia (Edisi ke-2). Jakarta: Bumi Aksara.
Marwan, M., & Jimmy, P. (2009). Kamus hukum (Dictionary of law complete edition). Surabaya: Reality Publisher.
Marbun, S. F. (2012). Hukum administrasi negara I. Yogyakarta: FH UII Press.
Nur, B. W. (2008). Penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi. Yogyakarta: Laksbang Mediatama.
Nuradi, & Rohaedi, E. (2021). Hukum ketenagakerjaan dalam perspektif pekerja alih daya. Jakarta: Mandala Nasional.
Panjaitan, B. S. (2019). Perlindungan hukum bagi tenaga kerja melalui perjanjian kerja bersama. Medan: CV Manhaji Medan.
Peter, M. M. (2005). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.
Prints, D. (2000). Hukum ketenagakerjaan Indonesia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Rahardjo, S. (2000). Ilmu hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Rahardjo, S. (2006). Hukum dalam jagad ketertiban (Cetakan pertama). Jakarta: UKI Press.
Ridwan, H. R. (2013). Hukum administrasi negara (Edisi revisi). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rais, D. U., & Setyawan, D. (2022). Kebijakan sosial: Sejarah, teori, konsep, dan praktik. Malang: Forind.
Simanjuntak, P. (2005). Pengantar ekonomi sumber daya manusia. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Soleh, C., & Suripto. (2011). Menilai kinerja pemerintahan daerah. Bandung: Fokus Media.
Soedarjadi. (2008). Hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: Rajawali Press.
Soekanto, S. (2002). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sudjana, E. (2002). Buruh menggugat dalam perspektif Islam. Jakarta: Penerbit Sinar Grafika.
Suhartini, E., et al. (2020). Hukum ketenagakerjaan dan kebijakan upah. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Sudrajat, H., et al. (2024). Otonomi daerah dan good governance. Surabaya: CV Mitra Mandiri Persada.
Sukirno, S. (2005). Pengantar ekonomi makro (Edisi ke-4). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
S., M. F. I. (2007). Ilmu perundang-undangan I: Jenis, fungsi, dan materi muatan. Yogyakarta: Kanisius.
Soeprapto, M. F. I. (2007). Ilmu perundang-undangan. Yogyakarta: Kanisius.
Supriyanto. (2009). Penelitian ilmiah. Bandung: Tarsito.
Tim Penyusun. (2004). Indikator ketenagakerjaan. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Tjandra, W. R. (2008). Hukum administrasi negara. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.
Wiyono, R. (2008). Hukum acara peradilan tata usaha negara (Cetakan ke-2). Jakarta: Sinar Grafika.
Yetniwati. (2007). Pengaturan upah berdasarkan atas prinsip keadilan. Jurnal Mimbar Hukum, 29(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





