Pembaruan Hukum Pidana dalam Perspektif Perlindungan Korban

Studi Kritis Terhadap Penguatan Hak Korban dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Authors

  • Eka Putra Zakran Advokad Negarawan Indonesia
  • Budi Sastra Panjaitan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Arifuddin Muda Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5993

Keywords:

Criminal law reform, victim protection, the 2023 Criminal Code, victims' rights

Abstract

The reform of criminal law in Indonesia through Law No. 1 of 2023 concerning the Criminal Code (KUHP) marks an important paradigm shift in the criminal justice system, especially related to the protection of victims of crimes. So far, the orientation of the Criminal Code of colonial heritage has emphasized more on the perpetrators of crimes, while victims are often positioned passively and marginalized. This article aims to critically examine the extent to which Law No. 1 of 2023 strengthens the rights of victims, both in material and procedural aspects. With a normative juridical approach and an analysis of the new norms in the National Criminal Code, this article finds that a number of provisions, such as the victim's right to restitution, participation in judicial proceedings, and identity protection, reflect a greater recognition of the interests of the victim. However, in practice, there are still implementation challenges, including limitations in the mechanism for the implementation of these rights, as well as potential inequalities in access to justice. Therefore, it is necessary to strengthen derivative regulations, socialization, and synergy between law enforcement agencies to ensure that victim protection runs effectively and fairly.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku:

Arief, Barda Nawawi. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Prenadamedia Group, 2020.

Kebijakan Legislasi dalam Penanggulangan Kejahatan dengan Hukum Pidana. Jakarta: Prenadamedia Group, 2021.

Atmasasmita, Romli. Reformasi Hukum Pidana dalam Perspektif Restorative Justice. Bandung: CV Mandar Maju, 2021.

Muladi. Hak-Hak Korban dalam Sistem Peradilan Pidana. Bandung: Refika Aditama, 2021.

Mulyadi, Lilik. Hukum Pidana dan Keadilan Restoratif dalam KUHP Baru. Jakarta: Sinar Grafika, 2023.

Mulyadi, Lilik. Pembaharuan Hukum Pidana dalam KUHP Nasional: Perspektif Keadilan Restoratif dan Perlindungan Korban. Jakarta: Sinar Grafika, 2023.

Wahid, Abdul. Perlindungan Korban dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2021.

Jurnal:

Humario, Nahfa Khoivina, dkk. “Dampak Pemberlakuan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Terhadap Implementasi Restorative Justice oleh Kejaksaan.” Desiderata Law Review 1, no. 2 (Juni 2024).

Mulyadi, Lilik. “Rekonseptualisasi Perlindungan Korban dalam KUHP Nasional Baru.” Jurnal Ilmu Hukum 9, no. 2 (2023): 123–128.

Nurfitria, Rizmanda, dan Diana Lukita Sari. “Minimnya Pengajuan Restitusi Dalam Putusan Hakim Tindak Pidana Perdagangan Orang.” Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities 5, no. 1 (2025).

Permatasari, Indah, et al. “Restitusi dan Perlindungan Hak Korban Tindak Pidana: Kebijakan, Tantangan dan Praktiknya di Pengadilan Negeri Kuala Kapuas.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 10, no. 2 (Februari 2025).

Sulistiani, Lies. “Problematika Hak Restitusi Korban pada Tindak Pidana yang diatur KUHP dan di Luar KUHP.” Jurnal Bina Mulia Hukum 7, no. 1 (September 2022): 82–84.

. “Tantangan Implementasi Hak Restitusi bagi Korban Tindak Pidana dalam KUHP Baru.” Jurnal Kriminologi Indonesia 19, no. 1 (2023): 77–80.

Peraturan Perundang-Undangan dan Dokumen Resmi

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Laporan Tahunan LPSK Tahun 2022. Jakarta: LPSK, 2023.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemberian Restitusi dan Kompensasi.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014.

Downloads

Published

2025-07-02

How to Cite

Eka Putra Zakran, Budi Sastra Panjaitan, & Arifuddin Muda Harahap. (2025). Pembaruan Hukum Pidana dalam Perspektif Perlindungan Korban: Studi Kritis Terhadap Penguatan Hak Korban dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(3), 713–725. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5993

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.