Analisis Status Gizi dan Kebutuhan Kalori Peserta Didik Usia 7-10 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i2.5773Keywords:
Nutritional Status, Calorie Needs, StudentsAbstract
This study aims to analyze the nutritional status and dietary needs of students aged 7–10 years at SDN 3 Sesetan. Using a quantitative descriptive survey method, the research involved total sampling of all 86 second-grade students (40 boys and 46 girls). Data were collected using a stadiometer and weighing scale. Descriptive percentage analysis was used to interpret the data. The results showed that among the participants, 3 students (4%) were classified as severely obese, 2 students (2%) as mildly obese, 32 students (37%) had ideal nutritional status, and 49 students (57%) were underweight. The average daily calorie requirement was 1,935.50 kcal. Macronutrient analysis indicated an average daily requirement of 1,195.01 kcal from carbohydrates, 298.75 kcal from protein, and 497.92 kcal from fat. These findings reveal that a significant number of students have not yet reached optimal nutritional status. The variability in nutritional needs suggests the importance of attention and collaboration from both physical education (PJOK) teachers and parents to support students' health and development.
Downloads
References
Agung Cahyadi, R., Kurniawan, R., & Ruman. (2023). Pengaruh status gizi terhadap hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 11(1), 91–97. https://doi.org/10.55081/jsbg.v11i1.846
Anggiruling, D. O., Ekayanti, I., & Khomsan, A. (2019). Factors analysis of snack choice, nutrition contribution and nutritional status of primary school children. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 81–90. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i1.5914
Astyorini, Y. D. (2014). Hubungan status gizi terhadap kemampuan motorik kasar anak sekolah dasar kelas 1 di SDN Krembangan Utara I/56 Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga, 2(2), 33–39.
Devi Astuti, D., Magga, E., Majid, M., & Djalla, A. (2019). Hubungan penyakit kecacingan dengan status gizi anak pada Sekolah Dasar Muhammadiyah Jampu Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 2(2), 284–292. https://doi.org/10.31850/makes.v2i2.151
Eluis Bali Mawartika, Y., & Guntur, M. (2021). Aplikasi sistem pakar pemilihan makanan berdasarkan kebutuhan gizi menggunakan metode forward chaining. Cogito Smart Journal, 7(1), 96–110. https://cogito.unklab.ac.id/index.php/cogito/article/view/295
Ermona, N. D. N., & Wirjatmadi, B. (2018). Hubungan aktivitas fisik dan asupan gizi dengan status gizi lebih pada anak usia sekolah dasar di SDN Ketabang 1 Kota Surabaya tahun 2017. Amerta Nutrition, 2(1), 97. https://doi.org/10.20473/amnt.v2i1.2018.97-105
Fithia Dyah Puspitasari, T. S., & Lestari, I. L. G. (2011). Hubungan antara status gizi dan faktor sosiodemografi dengan kemampuan kognitif. Gizi Indonesia, 34(1), 52–60.
Kombong, M., & Yuristianti, G. A. (2000). Gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan: Prioritas dan intervensi yang dilakukan oleh.
Nurbiyati, T., & Wibowo, A. H. (2014). Pentingnya memilih jajanan sehat demi kesehatan anak. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 3(3), 192–196. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/7832
Pendidikan, P., & Madrasah, G. (2024). Strategi guru kelas mengatasi perilaku bullying siswa dalam proses pembelajaran SD Negeri Cot Bambu Aceh Besar (Skripsi).
Pibriyanti, K., & Hidayati, K. N. (2018). Anak perempuan dan obesitas sebagai faktor risiko kejadian kadar gula darah tinggi pada anak sekolah dasar. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 6(2), 90–93. https://doi.org/10.14710/jgi.6.2.90-93
Pramono, A., Puruhita, N., & Fatimah Muis, S. (2018). Pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi anak Sekolah Dasar. Jurnal Gizi Indonesia, 3(1), 1858–4942.
Putri Anumpitan, J., Zuraida, R., & Hamidi Nasution, S. (2023). Hubungan asupan makan selama pembelajaran tatap muka terhadap status gizi anak sekolah dasar: Tinjauan pustaka. Medula, 13(6), 1062–1068.
Renyoet, B. S., & Nai, H. M. E. (2019). Estimasi potensi kerugian ekonomi akibat wasting pada balita di Indonesia. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 7(2), 127–132. https://doi.org/10.14710/jgi.7.2.127-132
Ridho, M., Sampurma, H., & Kunci, K. (2025). Hubungan status gizi dengan kebugaran jasmani siswa Sekolah Dasar Negeri 23 Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 7(16).
Sa’adah, R. H., Herman, R. B., & Sastri, S. (2014). Hubungan status gizi dengan prestasi belajar siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Guguk Malintang Kota Padangpanjang. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(3), 460–465. https://doi.org/10.25077/jka.v3i3.176
Status, A., Al, S. D., & Surakarta, F. (2016). Gambaran status gizi pada anak sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(September), 72–76.
Ujud, S., Nur, T. D., Yusuf, Y., Saibi, N., & Ramli, M. R. (2023). Penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate kelas X pada materi pencemaran lingkungan. Jurnal Bioedukasi, 6(2), 337–347. https://doi.org/10.33387/bioedu.v6i2.7305
Wiranata, Y., & Inayah, I. (2020). Perbandingan penghitungan massa tubuh dengan menggunakan metode Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo, 6(1), 43. https://doi.org/10.29241/jmk.v6i1.280
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_001.jpg)




