Pembelajaran Sains Berbasis Eksperimen Pewarna Alami dan Buatan untuk Anak PAUD (Aku dan Warna)

Authors

  • Ima Ismail Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Islam Qaimuddin Baubau
  • Wa Ode Rizka Fauziah Ali Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Islam Qaimuddin Baubau

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v1i3.9253

Keywords:

Academic Stress, Educational Video, Gen z, Nursing Students, Social Media

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of science learning based on experiments using natural and artificial dyes in improving early childhood color recognition skills and science process skills. Early Childhood Education (ECE) requires learning activities that are concrete, enjoyable, and based on direct experiences so that children can actively understand concepts through exploration. Color-mixing activities were chosen because they can stimulate curiosity, creativity, observation skills, and children’s communication abilities. The study employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The subjects consisted of 20 children aged 5–6 years in an ECE institution. The experiment was conducted over four meetings under the theme “Me and Colors,” using natural dyes such as turmeric, pandan leaves, butterfly pea flowers, and dragon fruit, as well as safe artificial dyes for children. Data were collected through observation, documentation, and child development assessment sheets. The results showed an improvement in children’s color recognition skills from the “Beginning to Develop” category (55%) in the pretest to “Developing as Expected” and “Very Well Developed” (80%) in the posttest. Science process skills, creativity, fine motor skills, and socio-emotional development also improved through experimental and group activities. This learning approach proved effective in creating active, interactive, and enjoyable learning experiences in early childhood education.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amantika, D., & Aziz, A. (2022). Bermain sains pada anak usia dini untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui penerapan metode eksperimen. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4526–4532. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2742

Damayanti, A., & Mawaddah. (2020). Meningkatkan keterampilan proses sains anak usia 5–6 tahun melalui metode eksperimen mencampur warna di PAUD Permata Hati Desa Jampang. Indonesian Journal of Early Childhood, 2(2), 87–95. https://doi.org/10.35473/ijec.v2i2.556

Handayani, S., Hidayati, N., & Khotimah, N. (2023). Peningkatan kreativitas seni melalui pembelajaran sains pencampuran warna dengan teknik finger painting pada anak usia dini. Journal of Education Research, 4(2), 801–813. https://doi.org/10.37985/jer.v4i2.271

Hasanah, U. (2021). Pembelajaran sains sederhana untuk anak usia dini. Kencana.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka PAUD. Kemendikbudristek.

Lumbantoruan, T. N. S., & Handayani, P. H. (2024). Perbedaan kemampuan mengenal warna pada anak usia 5–6 tahun melalui metode eksperimen sains di PAUD Bersama Bunturaja Kecamatan Siempatnempu Kabupaten Dairi. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(3), 112–120. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i3.50253

Madyawati, L. (2020). Strategi pengembangan bahasa pada anak. Prenadamedia Group.

Nainggolan, L. L., Simanjuntak, J., Anggraini, E. S., & Virganta, A. L. (2022). Analisis metode eksperimen sains melalui kegiatan pencampuran warna pada anak usia 5–6 tahun di TK Taruna Andalan. Jurnal Usia Dini, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.24114/jud.v8i1.36187

Nugraha, A. (2021). Pengembangan pembelajaran sains pada anak usia dini. Remaja Rosdakarya.

Rahimah, & Muzdhalifah. (2022). Developing naturalist intelligence in early childhood through science experiments in changing water color using plastic. International Conference of Early Childhood Education in Multiperspectives, 1(1), 88–96.

Santrock, J. W. (2020). Child development (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Srihayati, T., & Imamah. (2023). Pengaruh penggunaan pasir berwarna terhadap pengenalan sains anak usia 3–4 tahun. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10205–10213. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3304

Sujiono, Y. N. (2020). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.

Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.

Suyadi. (2020). Psikologi belajar PAUD. Pedagogia.

Tolukun, T. (2022). Meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui metode eksperimen pada anak usia dini di PAUD GMIM Pniel Bahu. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(5), 402–408.

Trianto. (2021). Model pembelajaran terpadu. Bumi Aksara.

Wiyani, N. A. (2020). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Gava Media.

Yuliani, N. (2021). Metode pengembangan kognitif anak usia dini. Alfabeta.

Zahro, I., & Pratiwi, R. (2023). Implementasi pembelajaran eksperimen sains sederhana pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4512–4521.

Downloads

Published

2021-08-31

How to Cite

Ima Ismail, & Wa Ode Rizka Fauziah Ali. (2021). Pembelajaran Sains Berbasis Eksperimen Pewarna Alami dan Buatan untuk Anak PAUD (Aku dan Warna). Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 81–87. https://doi.org/10.55606/nusantara.v1i3.9253

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.