Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Maumere Ditinjau dari Perspektif Perlindungan Hak Asasi Manusia
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i4.9205Keywords:
TPPO Maumere, TPPO Law Enforcement, Protection of Victims' Human Rights, Prevention of TPPO, Restoration of Victims' RightsAbstract
The crime of human trafficking (TPPO) is a serious that fundamentally violates human rights (HAM). The TPPO cases occurring in Maumere, Sikka Regency, East Nusa Tenggara, face unique challenges due to geographic, social, and economic factors. This article aims to analyze the TPPO handling process in Maumere in depth, evaluate its compliance with human rights principles, and identify obstacles and existing solutions. In writing this article, the author used qualitative methods with literature review techniques. The results indicate that the handling of TPPO cases in Maumere has been carried out in accordance with legal provisions, but in several aspects, it still does not fully comply with human rights principles, particularly regarding victim protection, fulfillment of the right to justice, and rehabilitation of victims. Frequently encountered obstacles include limited law enforcement resources, weak coordination between agencies, and a lack of public understanding. In this article, the author recommends the need to increase the capacity of law enforcement, collaborate among stakeholders to ensure just and human rights-based TPPO handling, and provide adequate facilities.
Downloads
References
Aizid, R. (n.d.). Aliran-aliran dalam filsafat Barat dan filsafat Timur. IRCiSoD.
Akhirudin, & Gunadi, A. (2024). Tinjauan hukum mengenai tindak pidana perdagangan orang. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(10), 1–11.
Alfitra. (2022). Pertanggungjawaban tindak pidana perdagangan manusia. Raih Asa Sukses.
Amin, I. (2023). Pencegahan tindak pidana perdagangan orang dalam meminimalisir kejahatan. Jurnal Kompilasi Hukum, 8(1), 24–34.
Antara News Yogyakarta. (2026). LPSK menemukan satu dari 13 korban TPPO di Maumere asal Jabar anak di bawah umur. Diakses 26 Februari 2026, dari https://jogja.antaranews.com/berita/808878/lpsk-menemukan-satu-dari-13-korban-tppo-di-maumere-asal-jabar-anak-dibawah-umur
Ashfiya Nur, A., et al. (2025). Perlindungan hak warga negara dalam negara demokrasi: Perspektif konstitusional dan hak asasi manusia. Jurnal Pendidikan dan Kewarganegaraan Indonesia, 2(2), 174–186. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i2.352
Ayuningtyas, W. (2025). Relasi hukum dan hak asasi manusia serta implementasinya di Indonesia. Global Review of Law and Human Rights, 1(1), 4–20.
Duda, L. M., et al. (2025). Perlindungan hak asasi manusia dalam hukum tata negara Indonesia. Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(3), 140–151. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i3.1028
Hidaya, S. E., et al. (2025). Perlindungan hukum bagi korban perdagangan orang melalui media sosial dalam perspektif hak asasi manusia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(7), 1–15.
Imron, M., & Panjaitan, J. D. (2025). Pemulihan korban tindak pidana perdagangan orang dalam sistem peradilan Indonesia. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 15(7), 1–9. https://doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461
Jebadu, A. (n.d.). Manusia bukan kambing. Ledalero.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2026). Pemulangan 13 korban TPPO Sikka NTT ke Jawa Barat, Kemen PPPA pastikan layanan komprehensif. Diakses 4 Februari 2026, dari https://www.kemenpppa.go.id/siaran-pers/pemulangan-13-korban-tppo-sikka-ntt-ke-jawa-barat-kemen-pppa-pastikan-layanan-komprehensif
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2022). Laporan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 17 anak di Maumere. Diakses 30 Maret 2022, dari https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/laporan-tindak-pidana-perdagangan-orang-tppo-terhadap-17-anak-di-maumere
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2026). Kasus dugaan TPPO di Pub Eltras Sikka, KPAI dorong perlindungan korban dan penanganan hukum menyeluruh. Diakses 24 Februari 2026, dari https://www.kpai.go.id/publikasi/kasus-dugaan-tppo-di-pub-eltras-sikka-kpai-dorong-perlindungan-korban-dan-penanganan-hukum-menyeluruh
Muliadi, & Adnan, I. (2024). Analisis hukum dan kebijakan dalam penanggulangan perdagangan orang di Indonesia. Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam, 4(1), 22–43.
Nasution, R. (2025). Tantangan penegakan hukum dalam penanganan tindak pidana perdagangan orang dengan modus operandi pengiriman tenaga kerja di luar negeri. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah, 6(4), 914–924.
Nuraeny, H. (n.d.). Tindak pidana perdagangan orang. Sinar Grafika.
Nussbaum, M. (n.d.). Creating capabilities. Harvard University Press.
Pelokilla, J. (2023). UUD 1945 sebagai landasan konstitusional terhadap perlindungan hak warga negara Indonesia. Journal of Civic Education Research, 1(1), 24–28. https://doi.org/10.60153/jocer.v1i1.11
Seftiniar, I. N., et al. (2024). Upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang berdasarkan UU No. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik, 2(2), 196–203. https://doi.org/10.51903/jaksa.v2i2.1664
Sulubara, S. M., Basri, T. S., & Iskandar. (2024). Analisis konstitusional terhadap perlindungan hak asasi manusia dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal Kabar Masyarakat, 2(4), 198–211. https://doi.org/10.54066/jkb.v2i4.2653
Tribrata News Sikka. (2026). Perlindungan total korban TPPO, Polres Sikka Polda NTT siagakan personel di TRUK F Maumere. Diakses 5 Februari 2026, dari https://tribratanewssikka.com/perlindungan-total-korban-tppo-polres-sikka-polda-ntt-siagakan-personel-di-truk-f-maumere
Wadji, F. (n.d.). Etika profesi hukum. Sinar Grafika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Johanes Bronfilio Keytimu, Fransiskus Alexius Baga, Jhon Petrus Sihite, Everianus Tae, Yohanis Raga Sama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






