Analisis Yuridis Penguatan Peran Lembaga Budaya dalam Pengawasan dan Penegakan Hukum Berbasis Kearifan Lokal

Authors

  • Hendra Setiawan Nasution Universitas Riau Kepulauan
  • Siti Khairani Universitas Riau Kepulauan
  • Azhari Muda Tanjung Universitas Riau Kepulauan
  • Parningotan Malau Universitas Riau Kepulauan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8004

Keywords:

Cultural Institutions, Customary Law, Law Enforcement, Legal Integration, Legal Oversight

Abstract

This research explores the significant role of cultural institutions in overseeing and enforcing laws based on local wisdom in Indonesia, a nation characterized by its rich cultural diversity. The purpose of this study is to analyze how cultural institutions, particularly customary law bodies, can help integrate local traditions and values into the formal legal system, ensuring that laws are more reflective of and responsive to the diverse communities across the country. The study employs a normative approach with a prescriptive method to examine the challenges and opportunities of incorporating local wisdom into national law, particularly in the realm of legal oversight and dispute resolution. The research reveals that, despite constitutional recognition of customary law, its practical implementation within the national legal framework remains hindered by conflicts between customary norms and formal legal structures. Key findings suggest that strengthening the role of cultural institutions in legal processes can enhance both the legitimacy and effectiveness of the legal system, promoting social harmony and fostering justice that resonates with the local context. Ultimately, the study concludes that empowering cultural institutions is vital for creating a legal environment that respects and integrates local wisdom, which will contribute to a more inclusive, fair, and sustainable legal system in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Galib, F. N., & Eryadi, M. D. (2023). Sistem informasi berbasis kearifan lokal (Vol. 1). Literasi Nusantara.

Alus, C. (2014). Peran lembaga adat dalam pelestarian kearifan lokal Suku Sahu di Desa Balisoan Kecamatan Sahu Kabupaten Halmahera Barat. Acta Diurna, 3(4), 1–16.

Andi Taufan, Nendissa, J. I., Sinurat, J., Bormasa, M. F., Tita, H. M. Y., Surya, A., & Deass. (2023). Kearifan lokal Indonesia (A. Taufan, Ed.; Vol. 7). Widina Media Utama.

Andrian, D., & Bahri, A. S. (2025). Politik hukum: Relasi antara hukum, budaya, dan kemanusiaan. Al-Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan, 7(1), 175–192.

Ariel, L., Halomoan, F., & Syahuri, T. (2024). Konfigurasi politik hukum adat di Indonesia: Studi sejarah, regulasi, dan implementasi. Batavia, 1, 292–300.

Arpandi, K., & Malau, P. (2024). Penerapan keadilan restoratif (restorative justice) dalam hukum pidana berbasis kearifan lokal. Jurnal Universitas Riau Kepulauan, 4(1), 9–15.

Burlian, P. (2021). Pembangunan hukum berbasis budaya lokal. Sol Justicia, 4(1), 61–69.

Damayanti, N., Rahman, S., Salviana, V., Soedarwo, D., Kristino, R., & Susilo, D. (2020). Peran tokoh masyarakat adat dalam pembangunan masyarakat berbasis kearifan lokal (Studi interpretatif pada masyarakat Kota Ternate). Istoria: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 16(2). https://journal.uny.ac.id/index.php/istoria

Fearl, F., Kahar, K. G., Fajri, A., Putra, S., Nelwan, G., Lubis, J. A., Sihombing, A. C., Suwalla, N., Parroha, L., Siadari, P., Jihad, K., & Wahyuni, E. S. (2025). Peran hukum dalam mendukung pengembangan desa wisata dan pelestarian budaya lokal di Kampung Tua Teluk Mata Ikan. Jurnal Pendekar Nusantara, 3(1), 22–27.

Ganarditya, O. M. Y., Rachman, M. M., & Syahbani, N. (2021). Pengaruh kearifan lokal terhadap pelayanan publik (Studi kasus penyelewengan dana bansos) (pp. 10–19).

Jupri, A. (2019). Kearifan lokal untuk konservasi mata air. http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/31695

Kasmawati, & Aprilianti. (2016). Hukum adat di Indonesia. Pusaka Media.

Lakoy, S. K., Goni, S. Y. V. I., & Tampongangoy, D. (2021). Kearifan lokal pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pembangunan sumber daya perikanan berkelanjutan di Kota Bitung. Agrisocioekonomi, 17(5), 635–646.

Malau, P., Hutajulu, R., Rusyuandi, F., & Adiati, C. D. (2025). Hukum sebagai instrumen pengendali dan pengarah pembangunan ekonomi di era digital. JIRK: Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(1), 155–164.

Marzuki, P. M. (2016). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana.

Nurhasan, B. (2025). Peran kearifan lokal dalam mewujudkan prinsip keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Litigasi, 26(1), 382–408. https://doi.org/10.23969/litigasi.v26i1.19691

Purnomo, M. I. T. (2023). Pemberdayaan masyarakat nelayan berbasis kearifan lokal. Epigraf Komunikata Prima.

Razi, M., & Indahdewi, L. (2025). Strategi pembinaan kepribadian berbasis kearifan lokal sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan di lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(9), 3776–3788. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/index

Supian, S., M., P. S., & Fatonah. (2017). Peranan lembaga adat dalam melestarikan budaya Melayu Jambi. Jurnal Titian, 1(2), 191–203.

Suwarla, E., Endah, K., & Nurulsyam, A. (2020). Peran lembaga adat Kampung Kuta dalam pelestarian lingkungan hidup berbasis kearifan lokal di Kabupaten Ciamis. Jurnal Agregasi, 8(2), 114–128. https://doi.org/10.34010/agregasi.v8i2.3289

Syahputra, R. H., Muhammad, M., Zidane, M., Gilang, G., Morandez, Z. M., & Oktariandani, N. R. (2025). Peran kelembagaan sosial dalam penguatan identitas budaya di Kota Padang. Jurnal Media Akademik, 3(4), 3031–5220.

Tohirin, & Hartanto, D. (2023). Ragam kearifan lokal budaya dan tradisi lisan. Cahaya Firdaus.

Winarno, R., Retnowati, E., & Sulatri, K. (2023). Kearifan lokal dalam pembangunan hukum mewujudkan good government. Celestial Law Journal, 1(2), 104–121.

Yasri, B., Syarief, I., Yunita, Lubis, R., Adoe, A. B., Aulia, C., Safitri, T., Khairunnisa, N., & Anggia, K. (2024). Kearifan lokal dan dinamika sosial budaya di Kampung Naga dengan pendekatan etnografi. Jurnal Dimensi, 13(2), 524–536. https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Hendra Setiawan Nasution, Siti Khairani, Azhari Muda Tanjung, & Parningotan Malau. (2026). Analisis Yuridis Penguatan Peran Lembaga Budaya dalam Pengawasan dan Penegakan Hukum Berbasis Kearifan Lokal . Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(3), 118–138. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8004

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.