Implementasi Asas Fair Trial dan Open Justice dalam Legal Memorandum dan Eksaminasi sebagai Sarana Pengawasan Akuntabilitas Hakim

Authors

  • Andika Kelvin Franata Pakpahan Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Bambang Fitrianto Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Nico Saputra Nasution Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Ahmad Ridwan Nasution niversitas Pembangunan Panca Budi

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i1.5160

Keywords:

Examination, Fair-Trial, Judicial-Accountability, Legal-Memorandum, Open-Justice

Abstract

The enforcement of fair and transparent justice requires a firm guarantee of the principles of fair trial and open justice within the judicial system. These two principles are fundamental to the protection of human rights and serve as essential mechanisms to ensure the accountability of judges as executors of judicial power. This study aims to analyze the implementation of fair trial and open justice principles in judicial oversight practices through the instruments of legal memorandum and public examination (eksaminasi). This research employs a normative method with a statutory and document-based approach. The findings indicate that although not formally regulated as part of Indonesia’s judicial oversight system, legal memoranda and examinations play a significant role in enabling public participation and control over judicial independence and integrity. Strengthening these instruments can serve as an effective strategy to realize an accountable, transparent judiciary that upholds procedural justice.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abshor, U., & Ruslie, A. S. (2023). Pembuktian Terbalik Pada Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia Dalam Rangka Menjamin Asas Kepastian Hukum. 2(2).

Afifah, W. (2018). Eksistensi Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Rumah Tangga Di Indonesia. DiH: Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.30996/dih.v0i0.1594

Ahmad Taujan Dzul Farhan & Mahmud Hadi. (2024). Asas-Asas Putusan Hakim. https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/publikasi/artikel/asas-asas-putusan-hakim-oleh-mahmud-hadi-riyanto-dan-ahmad-taujan-dzul-farhan-1-7

Arief & Barda Nawawi. (2008). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Kencana Prenada Media Group.

Awaludin Muzaki & Nixon Randy Sinaga. (2021). Rantai Panjang Pelanggaran Fair Trial. Pendokumentasian Kegiatan Penyuluhan dan Konsultasi Hukum.

Budi, I. S., & Supriyono, A. P. (2024). Separation And Distribution Of Power In The Concept Of A Democratic State In Indonesia: Pemisahan Dan Pembagian Kekuasaan Dalam Konsep Negara Demokrasi Di Indonesia. Constitutional Law Society, 3(1), 25–35. https://doi.org/10.36448/cls.v3i1.64

Dr. Jonaedi Efendi, S.H.I., M.H, & Prof. Dr. Johnny Ibrahim, S.H., S.E., M.M., M.Hum. (2018). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Prenada Media.

Dr. Sigit Hermawan, SE., M.Si & Amirullah, SE., M.M. (2016). Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif & Kualitatif.

Eddy O.S Hiariej. (2016). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Cahaya Pustaka Atma.

Hapsoro, F. L., Harijanti, S. D., & Abdurahman, A. (2022). Studi Kritis Eksaminasi Publik Dalam Mengawasi Putusan Hakim Perkara Korupsi. Jurnal Yuridis, 8(2), 249. https://doi.org/10.35586/jyur.v8i2.3443

Hasibuan, R. P. P. M. (2020). Penerapan Asas Independensi Dalam Rekrutmen Hakim Konstitusi Di Indonesia (Bachelor's thesis, Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Hidayat, S., Rizky, A., Abdullah, S. A., Sirjon, L., Rompo, I., & Kusumo, H. J. (2024). Penerapan Asas Persidangan Terbuka Untuk Umum dalam Persidangan Perkara Kekerasan dalam Rumah Tangga. 6(3).

I Gusti Ngurah Oka Putra Setiawan & Asmawati. (2024). Perlindungan Hak Asasi Manusia Selama Penahanan: Penegakan Prinsip Hak Fair Trial dalam Sistem Peradilan Pidana. Siyasah Jurnal Hukum Tatanegara, 4(1).

Jintang, A. (2023). Idealitas Konsep Kekuasaan Kehakiman Di Indonesia Untuk Mewujudkan Independence Of Judiary Secara Paripurna. 6.

Kreshna, R. A., Azizah, U., Kn, M., & Sulistyarini, R. (2020). Legal Memorandum Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Trenggalek NO: 08/Pdt.G/2012/PN.TL.

Lestari, T. Y., & Hayati, A. A. S. (2023). Implementasi Asas Peradilan Terbuka untuk Umum pada Masa Pandemi Covid-19 terhadap Pemeriksaan Perkara Pidana di Pengadilan Negeri Donggala. 05(04).

M. Yahya Harahap. (2015). Pembahasan dan Permasalahan dan Penerapan KUHAP. Penyidikan dan Penuntutan. (Kedua). Sinar Grafika.

Sambali, S., & Lembong, R. R. (2022). Perlindungan Hak-Hak Tersangka Terhadap Potensi Pelanggaran Penyidik Berdasarkan Kuhap.

Siar, P. R. (2019). Politik Hukum Praperadilan Dalam Rangka Penegakan Hukum Pasca Keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi NO. 98/PUU-X/2012. 1.

Soraya, J. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Atas Hak Fair Trail Sebagai Bentuk Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam Sistem Peradilan Indonesia.

Downloads

Published

2025-05-29

How to Cite

Andika Kelvin Franata Pakpahan, Bambang Fitrianto, Nico Saputra Nasution, & Ahmad Ridwan Nasution. (2025). Implementasi Asas Fair Trial dan Open Justice dalam Legal Memorandum dan Eksaminasi sebagai Sarana Pengawasan Akuntabilitas Hakim. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(1), 497–510. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i1.5160

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.