Tinjauan Pertanggungjawaban PT. Lapindo Brantas Berdasarkan Aspek Responsibility Theory dengan UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Authors

  • Fadhilatul Amaliya Universitas Tidar
  • Anindya Rahma Fathiya Universitas Tidar
  • Tiara Jelita Andalusianti Roozan Universitas Tidar
  • Isna Nurul Hasanah Universitas Tidar
  • Dewi Sekar Pembayun Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i2.7635

Keywords:

Corporate Liability, Environment, Lapindo Brantas, Responsibility Theory, Strict Liability

Abstract

The Lapindo Brantas case is the largest environmental disaster in Indonesia, causing significant environmental damage and widespread economic and social impacts on the surrounding community. This incident sparked debate about corporate legal responsibility for the damage that occurred. This study aims to thoroughly evaluate the responsibility of the Lapindo Brantas corporation using the responsibility theory approach and Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. The methods used are normative with case studies and legislative analysis to understand the mechanism of corporate legal responsibility in the context of environmental disasters. The findings of this study indicate that corporations can be held criminally liable for environmental damage, and in the case of Lapindo Brantas, the company bears legal responsibility in accordance with the principle of strict liability as stipulated in Law Number 32 of 2009. This study emphasizes the urgency of applying the principle of corporate responsibility as an important part of environmental law enforcement in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalin, H., Putra, F., Rahadiansyah, T., & Indrasti, M. (2025). Konflik sosial dan problematika penegakan hukum dalam kasus lumpur Lapindo. 781-793. https://doi.org/10.61104/alz.v3i2.1170

Baird, L., & Fagin, B. (n.d.). Nontrivial energy conservation functions for cellular automata. 1-30.

Bambang Ali Kusumo. (2008). Pertanggungjawaban korporasi dalam hukum pidana di Indonesia. Wacana Hukum, 7(2), 52-65. https://media.neliti.com/media/publications/23549-ID-pertanggungjawaban-korporasi-dalam-hukum-pidana-di-indonesia.pdf

Dr. Suhartati, S.H., M.Hum., Dr. Elfina Lebrine Sahetapy, S.H., M. H. (2018). Anatomi kejahatan korporasi. PT Revka Petra Media Anggota IKAPI.

Eryarifa, S. (2022). Asas strict liability dalam pertanggungjawaban tindak pidana korporasi pada tindak pidana lingkungan hidup. Mahupas, 1(2), 1-20. https://doi.org/10.36841/fenomena.v20i1.1968

Hadi, N. (2009). Social responsibility: Kajian theoretical framework, dan perannya dalam riset dibidang akuntansi. Ekonomi Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus, 4(8), 88-109.

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo. (2006). 122(1995), 25-27.

Marsinah, R. (2023). Penegakan hukum administratif, penyelesaian sengketa diluar pengadilan atau melalui pengadilan dan penyidikan atas tindak pidana lingkungan hidup. Mahkamah Keadilan, 1(1), 1-24.

Nisa, T. K. (2023). Asas strict liability dalam pertanggungjawaban pidana korporasi pada proses pembuktian tindak pidana lingkungan hidup. 18-28.

Nurhalizah, A. (2024). Mengubah bencana alam lumpur Lapindo menjadi energi terbarukan sebagai bahan bakar transportasi ramah lingkungan. Forschungsforum Law Journal, 1(02), 73-84. https://doi.org/10.35586/flj.v1i02.7218

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. (2007).

Rasyidi, B., Nachrawi, G., & Juwita. (2023). The principle of strict liability in prosecuting environmental criminal actions by corporations. 01(02), 41-47. https://doi.org/10.37010/hmr.v1i02.13

Telaumbanua, D. (2015). Pertanggungjawaban pidana korporasi di bidang lingkungan hidup. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 9(1), 1-12. https://doi.org/10.24246/jrh.2015.v9.i1.p101-112

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2009). 19(19), 19.

Wikipedia. (n.d.). Bhopal disaster.

Yunita, E., & Triadi, I. (2024). Tindak pidana dalam kasus lumpur Lapindo (terkait dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup). 1(3). https://doi.org/10.54123/jn.v3i1.271

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Fadhilatul Amaliya, Anindya Rahma Fathiya, Tiara Jelita Andalusianti Roozan, Isna Nurul Hasanah, & Dewi Sekar Pembayun. (2026). Tinjauan Pertanggungjawaban PT. Lapindo Brantas Berdasarkan Aspek Responsibility Theory dengan UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(2), 576–587. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i2.7635

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.