Kajian Filsafat Hukum Alam Irrasional Thomas Aquinas dan Rasional Hugo Grotius dan Imannuel Kant dalam Konteks Indonesia yang Religius

Authors

  • Melia Lau Universitas Riau Kepulauan
  • Suyato Oei Universitas Riau Kepuluan
  • Sugiarto Sugiarto Universitas Riau Kepuluan
  • Parningotan Malau Universitas Riau Kepuluan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i2.7277

Keywords:

Legal Philosophy, Natural Law, Religius Context, Thomas Aquinas, Universal Morality

Abstract

This study delves into the philosophical foundations of natural law, contrasting the irrational theories of Thomas Aquinas with the rational perspectives of Hugo Grotius and Immanuel Kant, examining their relevance within Indonesia’s deeply religious and pluralistic context. Aquinas argues that natural law is divinely ordained and serves as a universal moral guide, where law and morality are intrinsically linked. On the other hand, Grotius proposes that while natural law originates from divine will, human reason enables individuals to comprehend it, even without divine revelation. Kant’s philosophy shifts the focus to moral autonomy and the freedom of individuals, emphasizing that legitimate law must be based on principles of universal morality that respect human dignity. In the context of Indonesia, with its diverse religious landscape, integrating these philosophical ideas provides a balanced approach to the interaction between secular law, religious teachings, and moral values. The research adopts a juridical-normative methodology with a conceptual and legislative approach, analyzing secondary legal sources to explore how natural law influences Indonesia's legal system. The findings indicate that while Indonesia's legal system primarily follows positive law, it would benefit from incorporating the moral and spiritual aspects derived from natural law theory. The study concludes that Indonesia’s legal system can achieve a more substantive form of justice by integrating the principles of Aquinas, Grotius, and Kant, thus ensuring a more harmonious blend of legal certainty, moral integrity, and religious principles in the country’s laws.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, H. Z. (2023). Filsafat hukum. Sinar Grafika.

Anshori, A. G. (2006). Sejarah , Aliran Dan Pemaknaan. Gadjah Mada University Press.

Anshori, A. G. (2018). Filsafat hukum. UGM Press.

Beta, B., & Gizella, A. (2025). Menuju Sistem Pemidanaan Berkeadilan untuk Mewujudkan Keseimbangan antara Kepastian Hukum dan Kemanusiaan dalam Pembaharuan KUHP. 7(2).

Daulay, S. P. M. (2024). Analisis penerapan pasal 183 KUHAP dan dampaknya pada putusan pengadilan dalam hukum acara pidana. Causa J Huk dan Kewarganegaraan, 6(4), 1–10.

Hakim, A. (2017). Measuring the sense of justice in civil judge decision based on Pancasila state law. J Huk Dan Peradil, 6(1), 361–378.

Harini, M., & Rahmat, D. (2025). Peran hakim pada proses penemuan hukum sebagai upaya penegakan keadilan berdasarkan kode etik hakim. J Evid Law, 4(1), 207–230.

Ervina Dwi Indriati, H. K. S. (2019). FILSAFAT HUKUM. In A. M. P. Honorota Ratnawati Dwi Putranti (Ed.), STIEPARI Press. STIEPARI.

Halomoan, B., & Siregar, R. (2025). Optimalisasi Peran Pengadilan dalam Penegakan Hukum Pidana di Indonesia. Jurnal Media Informatika [Jumin], 6(2), 1105–1110.

Husnayain, N. (2025). Politik Hukum terhadap Integrasi Keadilan Restoratif dalam Praktik Penegakan Hukum di Indonesia. Jurnal Ilmiah “Advokasi,” 13(03), 2620–6625.

Ihat Istirahat. (2023). Rekonstruksi Peran Hakim dalam Mewujudkan Keadilan Substantif di Pengadilan Indonesia. YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 1(2), 44–51. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v1i2.1704

Ilham Daffi Syabana, & Idris Idris. (2023). Analisis Pengaruh dan Implementasi Aliran Hukum Alam (Rasional) Terhadap Sistem Hukum Indonesia dan Hukum Lingkungan di Indonesia. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 3(1), 197–206. https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i1.3202

Lwan, R. H., & SH, M. H. (2025). Buku ajar filsafat hukum. Takaza Innovatix Labs.

Listyorini, S. (2025). Filsafat Hukum : Menggali Landasan Etika dalam Setiap Keputusan dan Pemikiran. Anak Hebat Indonesia.

Karjono, A., Malau, P., & Ciptono, C. (2024). Penerapan keadilan restoratif justice dalam hukum pidana berbasis kearifan lokal. Jurnal Usm Law Review, 7(2), 1035–1050.

Kelvin, Y., & Malau, P. (2020). Analisis putusan bebas terhadap terpidana kasus pembunuhan sadis dan berencana. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 15(2), 318–334.

Kopalit, A. B., et al. (2024). Pengambilan keputusan secara sepihak. Jurnal Hukum, 4(4), 360–367.

Malau, P. (2022). Filsafat hukum. Aksara.

Malau, P. (2024). Penerapan keadilan restoratif justice dalam hukum pidana berbasis kearifan lokal. Zifatama Jawara.

Malau, P. (2023). Tinjauan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru 2023. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 837–844.

Maskun, S., & Aburaera, M. (2019). Filsafat hukum: Teori dan praktik (5th ed.). Jakarta.

Malik, A., Prabowo, D., Priadi, D., & Kamil, E. F. (2023). Pengaruh kebijakan politik terhadap stabilitas ekonomi nasional. Indonesian Journal of Economy and Education, 1(1), 108–114.

Mawardi, M. F., Mulyana, A., & Amalia, M. (2024). Gotong royong sebagai fondasi moral budaya: Perspektif hukum dan keharmonisan sosial. Prosiding Mimbar Justitia, 1(1), 207–232.

Nasir, M., Khoiriyah, E., Pamungkas, B. P., Hardianti, I., & Zildjianda, R. (2023). Kedudukan Hukum dalam Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan di Indonesia. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 241–254. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2084

Nurwandi, A., et al. (2024). Pengaruh faktor eksternal terhadap keputusan hakim (Studi kasus di Pengadilan Agama Kisaran). Mediat J Law, 3(1), 25–35.

Octavian, W. A. (2018). Urgensi memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai sebuah bangsa. Jurnal Bhinneka Tunggal Ika, 5(2), 125.

Prihartika, K. M., & Khasanah, K. (2023). Pertimbangan hakim dalam putusan wanprestasi di Pengadilan Batang. El Hisbah J Islam Econ Law, 3(2), 205–218.

Setyawan, V. P. (2025). Penemuan hukum oleh hakim dalam perspektif hukum progresif. Legal Discovery By Judges In A Progressive Law Perspective, 14, 120–135.

Sembiring, T. B., et al. (2023). Filsafat hukum. CV. Pustaka Sukarela.

Sinaga, M., Ahmad, A., & Saleh, I. N. S. (2025). Filsafat hukum: Teori, prinsip dan hukum di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Sitinjak, B. R., & Zukriadi, D. (2024). Analisis peran hakim dalam penyelesaian sengketa tata usaha negara. J Huk Dan Kewarganegaraan, 5(8), 5.

Sukarno Aburaera, Muhadar, M. (2019). FILSAFAT HUKUM : Teori dan Praktik. In Kencana (5th ed.).

Syabana, I. D., & Idris, I. (2023). Analisis pengaruh dan implementasi aliran hukum alam (rasional) terhadap sistem hukum Indonesia dan hukum lingkungan di Indonesia. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial, 3(1), 197–206.

Tarigan, R. S. (2024). Menuju negara hukum yang berkeadilan. Ruang Karya Bersama.

Wantu, F. M. (2013). Kendala hakim dalam menciptakan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan di peradilan perdata. Mimbar Hukum, 25(2), 205–218.

Wibowo, A. (2025). Hukum Kriminal Internasional. Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik.

Wicaksono, Y. P., Hutasoit, T. J. E., & Sjofjan, L. (2025). Eksistensi hukum Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia: Peluang dan tantangan. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(3), 2138–2151.

Widiawan, M. R. (2025). Hak Asasi Manusia Dalam Prespektif Hukum Islam dan Relevansinya di Indonesia. Lentera Ilmu, 2(1), 100–110. https://doi.org/10.59971/li.v1i1.82

Wiryawan, H., Zein, S., & Sudarto. (2024). Analisis yuridis terhadap dua putusan yang berbeda dalam perkara perdata tingkat banding nomor 161/PDT/2022/PT.DKI. Iblam Law Rev, 4(3).

Yusnani, I. (2023). Arah Reformasi Peradilan di Indonesia: Menimbang Antara Keadilan, Kepastian, dan Kemanfaatan Hukum. YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 1(3), 75–82. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v1i3.1689

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Melia Lau, Suyato Oei, Sugiarto, S., & Parningotan Malau. (2026). Kajian Filsafat Hukum Alam Irrasional Thomas Aquinas dan Rasional Hugo Grotius dan Imannuel Kant dalam Konteks Indonesia yang Religius . Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(2), 264–278. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i2.7277

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.