Penggantian Kelamin Bagi Transeksual Serta Akibat Hukumnya Menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia

Studi Komparatif Hukum Islam dan Putusan Pengadilan Nomor 112/Pdt.P/2022/PN Blb

Authors

  • Ainur Rochmah Universitas Dr. Soetomo
  • Dudik Djaja Sidharta Universitas Dr. Soetomo
  • Noenik Soekorini Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v3i3.5579

Keywords:

Transsexual, Descriptive, Deductive Mindset

Abstract

Sex reassignment of transsexual individuals is something that is quite viewed by many people, regarding the legal status of a person who undergoes sex reassignment surgery, especially with marriage in Indonesia, and the District Court Decree (PN) provides guidance and explanation regarding this matter. The nature of God Almighty creates two sexes between male and female, along with the development of science and technology, especially in the field of medicine for those who experience conditions can also be called Sex Reassignment Surgey as a form of treatment in order to match their soul. Therefore, the researcher analyzes how Islamic law and national law regulate the legal status of transsexuals after sex reassignment and its implications for their rights and analyzes the procedure for sex reassignment and its impact. The stages of analysis use the descriptive method and deductive mindset. The results of this study conclude about the replacement of transsexual genitals in the consideration of the judge and granting the application in accordance with Islamic law and national law based on Law number 4 of 2004 written in article 28 paragraph 1.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahdah, I., & Ahmad, M. J. (2025). Hak waris pada orang dengan orientasi gender biner. Journal Evidence of Law, 71–81.

Andriyani, A., & Antasari, R. R. (2019). Kajian teori eksistensi status hukum transeksual terhadap perubahan jenis kelamin pasca penetapan pengadilan. Muamalah, 15–30.

Anshari, M. R. (2022). Pengaturan terhadap perubahan status jenis kelamin di Indonesia. Banua Law Review, 32–45.

Aziz, S. (2017). Pendidikan seks perspektif terapi sufistik bagi LGBT. Kendal: Penerbit Ernest.

Briyani, E. (2022). Studi komparatif antara fikih mawaris dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Ponorogo: IAIN Ponorogo.

Chaniago, S., Rokhim, A., & Navisa, F. D. (2024). Transgender di Indonesia menurut Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007. Dinamika, 10, 350–366.

Dhamayanti, F. S. (2022). Pro-kontra terhadap pandangan mengenai LGBT berdasarkan perspektif HAM, agama, dan hukum di Indonesia. Law Journal: Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia, 2(2), 210–231.

Fakhriah, E. L. (2020). Penemuan hukum oleh hakim melalui pembuktian dengan menggunakan bukti elektronik dalam mengadili dan memutus sengketa perdata. Jurnal Bina Mulia Hukum, 89–102.

Fatahillah, A. R., & Matali, A. (2022). Bedah plastik dalam pandangan ulama klasik. Jurnal AHKAM, 1–10.

Netti, M. (2020). Transgender menurut Buya Hamka dalam Kitab Tafsir Al-Azhar (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Pawestri, A. (2022). Politik hukum negara terhadap gerakan lesbian, gay, biseksual dan transgender. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.

Prabowo, S. E. (2023). Urgensi kebijakan kriminalisasi terhadap perbuatan homoseks dan transgender sebagai upaya pembaharuan hukum pidana Indonesia. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung.

Riyani, I. (2020). Islam, women's sexuality and patriarchy in Indonesia. UK: Routledge.

Septiara, R. A. (2017). Kuasa tubuh perempuan Ngadas dalam kontrol tradisi Pethekan (Skripsi, Universitas Brawijaya).

Shomad, A. (2017). Hukum Islam: Penormaan prinsip syariah dalam hukum Indonesia. Jakarta: Kencana.

Singadimedja, H. N., Karsona, M. K. A., & Azzahra, A. F. (2019). Identitas baru transeksual dan status hukum perkawinannya. Jurnal Ilmiah Hukum DE'JURE: Kajian Ilmiah Hukum, 13–30.

Subhan, Z. (2015). Al-Qur’an dan perempuan. Jakarta: Prenada Media.

Sumanto, M. A. (2014). Psikologi perkembangan. Yogyakarta: Media Pressindo.

Taufik, M. (2015). Pandangan kritis Islam liberal atas isu-isu kontemporer. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 14.

Yolanda, F., Harmi, H., & Arsil, A. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang remaja (transgender) di Kelurahan Air Duku Kecamatan Selupu Rejang. Bengkulu: IAIN Curup.

Zainuddin, A. (2022). Legalitas pencatatan perkawinan melalui penetapan isbat nikah. Journal of Islamic Family Law, 60–72.

Zaman, A. Z. (2023). Analisis hak waris bagi transgender menurut hukum Islam dan hukum kewarisan di Indonesia. Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(2), 120–135.

Downloads

Published

2025-06-20

How to Cite

Ainur Rochmah, Dudik Djaja Sidharta, & Noenik Soekorini. (2025). Penggantian Kelamin Bagi Transeksual Serta Akibat Hukumnya Menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia : Studi Komparatif Hukum Islam dan Putusan Pengadilan Nomor 112/Pdt.P/2022/PN Blb. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 3(3), 01–21. https://doi.org/10.55606/jurrish.v3i3.5579

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.