Kepastian Hukum Atas Kekuatan Pembuktian Akta Notaris yang Disangkal dalam Proses Peradilan
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6854Keywords:
Court Ruling, Deniers Of The Act, Legal Certainty, Notary Deed, Proof SystemAbstract
Notarial deeds as authentic instruments hold a crucial role in Indonesia’s civil law evidence system, providing perfect proof under Article 1868 of the Civil Code. However, in practice, such deeds are often denied by one party in court, raising debates about the certainty of their evidentiary power. This study examines the legal consequences of denying a notarial deed for the parties in litigation and the assurance of legal certainty for those holding such deeds. Using R. Soeroso’s Theory of Legal Consequences and Jan Michael Otto’s Theory of Legal Certainty, this normative juridical research employs statutory, conceptual, analytical, and case approaches, with literature-based data collection and interpretative legal analysis. The findings reveal that denial of a notarial deed may create new legal relationships, alter good-faith relations into disputes, and result in sanctions imposed by court rulings. Meanwhile, legal certainty remains guaranteed, as authentic deed regulations are clear, binding, and enforceable, serving as a guideline in resolving disputes and upholding sanctions.
Downloads
References
A. Muin Fahmal. (2020). Perbuatan hukum dalam hukum perdata. Jakarta: Prenadamedia Group.
A.P. Parlindungan. (1994). Pendaftaran tanah di Indonesia. Bandung: Mandar Maju.
Abdul Ghofur Anshori. (2009). Lembaga kenotariatan Indonesia perspektif hukum dan etika. Yogyakarta: UII Press.
Abdulkadir Muhammad. (2006). Hukum asuransi Indonesia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Abdurachman. (2008). Hukum acara perdata. Jakarta: Universitas Trisakti.
Ade Maman Suherman. (2018). Hukum agraria: Kajian terhadap pelaksanaan reforma agraria. Jakarta: Prenadamedia Group.
Adela Tiara Maharani. (2021). Akta yang disangkal karena salah satu pihak kemudian dinyatakan tidak cakap [Tesis]. Universitas Islam Indonesia.
Ahmad Ichsan. (2020). Hukum waris dalam teori dan praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.
Ahmadi Miru, & Sakka Pati. (2012). Hukum perikatan: Penjelasan makna pasal 1233 sampai 1456 BW. Jakarta: Rajawali Pers.
Amiruddin, & Zainal Asikin. (2010). Pengantar metode penelitian hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Andi Hamzah. (2009). Hukum acara perdata Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Arifin, S. (2012). Pengantar hukum Indonesia. Medan: Medan Area University Press.
Bambang Waluyo. (2008). Penelitian hukum dalam praktek. Jakarta: Sinar Grafika.
Barda Nawawi Arief. (2001). Masalah penegakan hukum dan kebijakan penanggulangan kejahatan. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Bernard Arief Sidharta. (1999). Refleksi tentang struktur ilmu hukum. Bandung: Mandar Maju.
Bernard Nainggolan. (2022). Perlindungan hukum bagi pemegang saham minoritas dalam perusahaan terbuka. Yogyakarta: Publika.
Binoto Nadapdap. (2018). Hukum perseroan terbatas. Jakarta: Jala Permata Aksara.
Boedi Harsono. (2010). Hukum agraria Indonesia: Sejarah pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, isi dan pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan.
Bonifasius Aji Kuswiratmo. (2016). Keuntungan & risiko menjadi direktur, komisaris dan pemegang saham. Jakarta: Visimedia.
Brian W. Harvey, & Franklin Meisel. (1985). Auctions law and practice. London: Butterworth & Co.
Budi Sutrisno. (2020). Hukum notaris Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Burhan Ashshofa. (1996). Metode penelitian hukum. Jakarta: Rineka Cipta.
Darmodiharjo, & Shidarta. (1995). Pokok-pokok filsafat hukum: Apa dan bagaimana filsafat hukum Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Dean, G. P. (2004). Negotiation in social conflict (3rd ed.). New York: McGraw Hill.
Djuhaendah Hasan. (1996). Lembaga jaminan kebendaan bagi tanah dan benda lain yang melekat pada tanah. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Dominikus Rato. (2010). Filsafat hukum: Mencari, memahami dan memahami hukum. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
Fajar Mukti, & Yulianto Achmad. (2010). Dualisme penelitian hukum empiris & normatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fandy Tjiptono. (2015). Strategi pemasaran (Edisi ke-4). Yogyakarta: Andi Offset.
Febrianus Josua Gantan. (2022). Kekuatan pembuktian akta notaris yang disangkal bukti-bukti lawan dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 748 K/Pdt/2021 [Tesis]. Universitas Indonesia.
Fenni Pratama Bassi. (2018). Pertanggungjawaban notaris atas akta yang dinyatakan batal demi hukum [Tesis]. Universitas Gadjah Mada.
Fuady Munir. (2002). Hukum perusahaan dalam paradigma hukum bisnis. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Habib Adjie. (2013). Meneropong khazanah notaris dan PPAT Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Hartono, S. R. (1995). Hukum asuransi dan perusahaan asuransi. Jakarta: Sinar Grafika.
Herzien Inlandsch Reglement.
Iman Sudiyat. (1981). Hukum adat skema kuliah. Yogyakarta: Liberty.
Ira Koesoemawati. (2009). Notaris: Mengenal profesi notaris. Jakarta: Raih Asa Sukses.
Jan Michael Otto (Terj. Tristam Moeliono & Shidarta). (2006). Moralitas profesi hukum suatu tawaran kerangka berfikir. Bandung: PT Revika Aditama.
John, N. J. (2007). Etika bisnis dan GCG. Jakarta: Pelangi Cempaka.
Junaedy Ganie. (2011). Hukum asuransi Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Lilik Mulyadi. (2007). Hukum acara pidana. Jakarta: Citra Aditya Bakti.
Mahmudi. (2010). Manajemen kinerja sektor publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Maman Suparman Sastrawidjadja, & Endang. (2004). Hukum asuransi perlindungan tertanggung asuransi deposito usaha perasuransian. Bandung: Alumni.
Mardiasmo. (2016). Akuntansi sektor publik. Yogyakarta: Andi.
Maria S. W. Sumardjono. (2008). Tanah dalam perspektif hak ekonomi sosial dan budaya. Jakarta: Kompas.
Marwan Mas. (2003). Pengantar ilmu hukum. Bogor: Ghalia Indonesia.
Miriam Budiardjo. (1998). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mochtar Kusumaatmadja. (2002). Konsep-konsep hukum dalam pembangunan nasional. Bandung: Alumni.
Munir Fuady. (2002). Hukum perusahaan dalam paradigma hukum bisnis. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Nazir. (2000). Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Otto, J. M. (Terj. T. Moeliono & Shidarta). (2006). Moralitas profesi hukum suatu tawaran kerangka berfikir. Bandung: PT Revika Aditama.
Peter Mahmud Marzuki. (2005). Penelitian hukum. Jakarta: Prenadamedia Group.
Philipus M. Hadjon. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia: Sebuah studi tentang prinsip-prinsipnya. Surabaya: Bina Ilmu.
Purwahid Patrik. (1988). Hukum perdata II: Perikatan yang lahir dari perjanjian dan undang-undang. Semarang: FH Undip.
Purwosutjipto. (1990). Pengertian pokok hukum perdata. Jakarta: Djambatan.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 656 PK/Pdt/2019 jo Putusan Mahkamah Agung Nomor 2179 K/Pdt/2016 jo Putusan Pengadilan Tinggi Makassar Nomor 228/PDT/2015/PT. MKS jo Putusan Pengadilan Negeri Sidrap Nomor 23/Pdt.G/2014/PN. Sidrap.
Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 1127/Pdt.G/2020/PN. Dps.
Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 26/Pdt.G/2024/PN. Tng.
Ridwan Khairandy. (2019). Hukum perikatan: Pengantar hukum perdata. Yogyakarta: FH UII Press.
Ronal Ravianto. (2018). Tanggung jawab notaris atas akta otentik yang dibatalkan oleh pengadilan [Tesis]. Universitas Islam Sultan Agung.
S. Zainab. (2000). Prinsip-prinsip dasar hukum lelang. Jakarta: Sinar Grafika.
Salim HS. (2015). Perkembangan hukum kontrak di luar KUH Perdata. Jakarta: Rajawali Pers.
Salim. (2010). Perkembangan teori dalam ilmu hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Santoso Urip. (2010). Pendaftaran dan peralihan hak atas tanah. Jakarta: Prenada Media Group.
Satjipto Rahardjo. (2000). Ilmu hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Satrio. (1992). Hukum keluarga: Tentang perkawinan, perceraian, dan hak-hak anak. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Sembiring, N. (2011). Perlindungan hukum terhadap pemegang saham minoritas dalam merger perusahaan ditinjau dari UU No. 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas [Tesis]. Universitas Medan Area.
Soedjono Dirdjosisworo. (2010). Pengantar ilmu hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soegondo, R. (1991). Hukum pembuktian. Jakarta: Pradnya Paramita.
Soekardono. (1995). Hukum dagang Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
Soentandyo W. (2002). Hukum, paradigma, metode dan dinamika masalahnya. Jakarta: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM).
Soerjono Soekanto, & Sri Mamudji. (2001). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat (Cet. 6). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soeroso, R. (1992). Pengantar ilmu hukum. Bandung: Sinar Grafika.
Soeroso, R. (2011). Pengantar ilmu hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Sri Rejeki Hartono. (1995). Hukum asuransi dan perusahaan asuransi. Jakarta: Sinar Grafika.
Suba. (2024). Akta sewa-menyewa yang mengalami renvoi sepihak [Tesis]. Universitas Jayabaya.
Subekti, & R. Tjitrosudibio. (2017). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: Pradnya Paramita.
Sudargo Gautama. (1990). Pengantar hukum perdata Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Sudikno Mertokusumo. (2001). Hukum acara perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
Sunaryati Hartono. (1991). Politik hukum menuju satu sistem hukum nasional. Bandung: Alumni.
Supardjono. (2000). Perasuransian di Indonesia. Jakarta: CV Amalia Bhakti Jaya.
Surojo Wignjodipoero. (1995). Pengantar dan asas-asas hukum adat. Jakarta: Haji Masagung.
Sutan Remy Sjahdeini. (1993). Peralihan hak atas tanah dan pendaftarannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Tim Prodi Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya. (2024). Buku pedoman penulisan tesis magister kenotariatan Universitas Jayabaya. Jakarta: Universitas Jayabaya.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta amandemennya.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum.
Vollmar, H. F. A. (1984). Pengantar studi hukum perdata (Jilid II, Terj. I. S. Adiwimarta). Jakarta: CV Rajawali.
Yahya Harahap, M. (2008). Hukum acara perdata tentang gugatan, persidangan, penyitaan, pembuktian dan putusan pengadilan (Cet. 7). Jakarta: Sinar Grafika.
Zainal Asikin. (2012). Pengantar tata hukum Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





