Alat Bukti dalam Perkara Sengketa Waris
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.5426Keywords:
Evidence, inheritance dispute, civil procedureAbstract
This study aims to analyze the types of evidence used in inheritance cases and to assess their probative value based on the provisions of civil procedural law in Indonesia. Inheritance disputes are among the most complex matters in Indonesian civil law, involving not only the question of who is entitled to inherit but also the evidence used to prove such rights in court. This article discusses the various types of evidence used in inheritance cases, including documentary evidence, witness testimony, presumptions, confessions, oaths, and electronic evidence. The research employs a normative juridical approach and case studies. The findings indicate that understanding the types and probative value of evidence is crucial to the success of inheritance claims. This study is expected to enhance the understanding of civil procedural law in the context of inheritance litigation.
Downloads
References
Sumber Buku
Amri, I. (2012). Hukum Waris dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam. Jakarta: Kencana.
Arto, A. M. (2013). Prinsip-Prinsip Peradilan Perdata di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Harahap, M. Y. (2015). Hukum Acara Perdata. Jakarta: Sinar Grafika.
Jauhari, I., & Bahar, T. M. A. (2021). Hukum Waris Islam. Yogyakarta: Deepublish.
Mertokusumo, S. (2009). Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
Moechthar, O. (2019). Perkembangan Hukum Waris. Jakarta: Prenadamedia Group.
Rofiq, A. (2000). Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo.
Salim, H. (2013). Hukum Waris Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.
Sarwono. (2011). Hukum Acara Perdata: Teori dan Praktik. Surabaya: Sinar Grafika.
Surbekti, & Tjitrosudibio, R. (2008). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: Pradnya Paramita.
Suryana, S. (2016). Hukum Waris di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Syarifuddin, M. (2019). Pembaruan Hukum Acara Perdata di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Sumber Jurnal dan Skripsi
Lubis, F. (2025). Analisis Peran Advokat Pada Penyelesaian Sengketa Waris Di Lingkungan Peradilan Agama. Jurnal Ilmu Syariah dan Ilmu Hukum, 8(1).
Lubis, F., & Damanik, M. I. L. (2024). Arti Pentingnya Pembuktian Dalam Proses Penemuan Hukum Di Peradilan Perdata. Jurnal Hukum, 5 (2).
Mandasari, P. A. (2022). Penyelesaian Sengketa Pembagian Waris Kepada Golongan Dzawil Arham Melalui Litigasi dan Non Litigasi dalam Perspektif Sistem Pewarisan Islam. Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 6(2).
Riyani Kartika Sari, N. P., & Kusuma Dewi, N. L. P. G. S. (2020). Eksistensi Teori Pembuktian Positief Wettelijk Bewijstheorie dalam Pembuktian Perkara Perdata. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 12(2).
Wardiana, A. M. (2021). Peran Aktif Hakim Dalam Perkara Sengketa Waris Di Pengadilan Agama Sorong. Muadalah: Jurnal Hukum, 1(2).
Marzuki, A. S. (2012). Penerapan Teori-Teori Pembuktian Menurut Hukum Acara Perdata di Pengadilan Agama Watansoppeng (Skripsi). Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin.
Peraturan Perundang-Undangan
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).
Herziene Indonesisch Reglement (HIR).
Rechtsreglement voor de Buitengewesten (RBg).
Kompilasi Hukum Islam (KHI).
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022.
Putusan Pengadilan dan Yurisprudensi
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





