Analisis Hukum Pidana terhadap Kasus Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Studi Kasus Benih Bawang Merah Malaka
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i1.5091Keywords:
Article 3 of the Corruption Law, Corruption, Court Decisions, Criminal Liability, Procurement of Goods and ServicesAbstract
This study aims to analyze the criminal law liability of the perpetrators in the case of corruption in the procurement of red onion seeds in Malaka Regency based on four decisions of the Kupang District Court: Decision of the KUPANG District Court Number 39 / Pid.Sus-TPK / 2023 / PN Kpg, Decision of the KUPANG District Court Number 40 / Pid.Sus-TPK / 2023 / PN Kpg, Decision of the KUPANG District Court Number 41 / Pid.Sus-TPK / 2023 / PN Kpg, and Decision of the KUPANG District Court Number 42 / Pid.Sus-TPK / 2023 / PN Kpg. This study uses a normative legal approach supported by empirical data through interviews with advocates, prosecutors, and judges. The results of the study indicate that the elements in Article 3 of Law Number 31 of 1999 in conjunction with Law Number 20 of 2001 has been cumulatively fulfilled in this case, namely the abuse of authority, state financial losses, and benefits for oneself or others. The application of the article to all defendants is considered legally valid, but in practice it does not fully reflect substantive justice because the roles and levels of involvement are not distinguished proportionally. The judge's decision and the prosecutor's indictment are considered consistent in normative aspects,but still leave challenges in terms of assessing the burden of proof and classification of criminal responsibility. This finding recommends the importance of evaluating the criminalization system, strengthening the capacity of procurement officials, and updating policies that distinguish between administrative errors and criminal acts of corruption.
Downloads
References
Abdulkadir, M. (2004). Hukum dan penelitian hukum. Citra Aditya Bakti.
Adami Chazawi, et al. (2001). Pelajaran hukum pidana bagian 1. PT RajaGrafindo Persada.
Adhi Ardian Kustiadi. (2006). Buku panduan mencegah korupsi dalam pengadaan barang dan jasa publik. Transparency International Indonesia.
Andi Hamzah. (2005). Pemberantasan korupsi melalui hukum pidana nasional dan internasional. Rajagrafindo Persada.
Andi Zainal Abidin. (2007). Hukum pidana 1. Sinar Grafika.
Arief, B. N. (2010). Bunga rampai kebijakan hukum pidana (perkembangan penyusunan konsep KUHP baru). Kencana.
Chazawi, A., et al. (2001). Pelajaran hukum pidana bagian 2. Rajawali Pers.
Djaja, E. (2010). Memberantas korupsi bersama KPK. Sinar Grafika.
Effendi, E. (2011). Hukum pidana Indonesia: Suatu pengantar. Refika Aditama.
Effendy, M. (2012). Sistem peradilan pidana: Tinjauan terhadap beberapa perkembangan hukum pidana. Referensi.
Elliot, K. A. (1999). Corruption and the global economy (Edisi pertama). Yayasan Obor Indonesia.
Fajar, M., & Achmad, Y. (2010). Dualisme penelitian hukum empiris dan normatif. Pustaka Pelajar.
Hartanti, E. (2007a). Tindak pidana korupsi. Sinar Grafika.
Hartanti, E. (2007b). Tindak pidana korupsi. Sinar Grafika Offset.
Lamintang, P. A. F. (1997). Dasar-dasar hukum pidana Indonesia. Citra Aditya Bakti.
Marpaung, L. (2011). Proses penanganan perkara pidana (penyidikan dan penyelidikan) (Cet. 3). Sinar Grafika.
Mas, M. (n.d.). Korupsi dan pencucian uang. CV Sah Media.
Miru, G. V., Nirahua, S. E. M., & Wadjo, H. Z. (2023). Pertanggungjawaban pidana terhadap jabatan dalam tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa. PATTIMURA Legal Journal, 2(2).
Moeljatno, et al. (1985). Fungsi dan tujuan hukum pidana Indonesia. Bina Aksara.
Moeljatno. (1993). Asas-asas hukum pidana. P.T. Rineka Cipta.
Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press. http://eprints.unram.ac.id/20305/1/Metode%20Penelitian%20Hukum.pdf
Natalina, N. (2014). Memahami studi dokumen dalam penelitian kualitatif. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 13(2), 177–181. https://doi.org/10.32509/wacana.v13i2
Nelson, F. M. (2009). Sistem peradilan pidana dan penanggulangan korupsi di Indonesia. Rajawali Press.
Novindrastuti, A., Suartini, S., & Hidayat, Y. (2024). Kajian hukum tentang e-tendering dalam pengadaan barang dan jasa konstruksi. Binamulia Hukum, 13(2), 447–459.
Poerwadarminta, W. J. S. (1976). Kamus umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Prasetyo, T. (2011). Hukum pidana. Raja Grafindo Persada.
Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2021 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Prodjodikoro, W. (1989). Asas-asas hukum pidana di Indonesia. P.T. Eresco.
Purwosusilo. (2014). Aspek hukum pengadaan barang dan jasa. Kharisma Putra Utama.
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 1 ayat 3.
Ridwan, R., Thalib, H., & Djanggih, H. (2020). Fungsi kepolisian dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa. Journal of Lex Theory (JLT), 1(1), 116–128.
Sandi, P. V. (2021). Evaluasi penerapan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pada proyek konstruksi pemerintah di Kota Surabaya berdasarkan sudut pandang penyedia jasa (Disertasi doktoral, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).
Simarmata, Y. A., Bakri, N. H., Lawolo, S. D., & Rahmayanti, R. (2020). Analisis yuridis terhadap tindak pidana korupsi oleh pejabat daerah dalam pengadaan barang dan jasa (Putusan Nomor: 64/Pid.Sus.K/2013/PN.Mdn). Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 58–77.
Sudarno, S. (2024). Analisis yuridis penyelidikan dan penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa melalui e-purchasing (Studi Berkas Perkara No: BP/60/XI/2022/Ditreskrimsus Polda Jateng) (Disertasi doktoral, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif dan R&D. Alfabeta.
Tambunan, H. J. P., & Simanungkalit, G. F. (2023). Analisis yuridis perbuatan melawan hukum penyalahgunaan wewenang jabatan dalam tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa. Diktum, 2(3), 15–24.
Tatuil, G. J., Mas, M., & Nur, M. (2022). Analisis yuridis terhadap pelaku tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di Kota Makassar: Studi kasus putusan No 52/Pid.Sus.TPK/2012/PN.MKS. Clavia, 20(3), 293–300.
Tika, M. P. (2005). Metode penelitian geografi. PT Bumi Aksara.
Wiranata, I. G. A. B. (2018). Metodologi penelitian dan penulisan ilmiah bidang hukum: Pengantar memulai penelitian dan penulisan ilmiah bidang hukum. Zam-Zam Design.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





