Perubahan Pidana dari KUHP Lama ke Baru sebagai Reformasi Penegakan Hukum di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8562Keywords:
Criminal Code Reform, Criminal Law Enforcement, New Criminal Code, Restorative Justice, Wetboek van StrafrechtAbstract
The enactment of Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code (KUHP) marks a historic milestone in the reform of Indonesia's criminal law system. This study examines the fundamental changes from the old Criminal Code (Wetboek van Strafrecht) to the new National Criminal Code, focusing on the paradigm shift from retributive justice to restorative justice as a form of law enforcement reform. Using a normative juridical method with a statutory and comparative approach, the study analyzes the philosophical, structural, and substantive transformation embedded in the new Criminal Code. The findings indicate that the new Criminal Code introduces significant reforms including the adoption of the dualistic theory separating criminal acts from criminal liability, the recognition of living law, the expansion of criminal subjects to include corporations, the formulation of sentencing guidelines based on restorative principles, and the integration of Pancasila values as the moral foundation of the criminal law system. The case of corruption prosecution involving the Chromebook laptop procurement at the Ministry of Education illustrates the ongoing challenges of criminal law enforcement during this transitional period. This research concludes that the transition from the old to the new Criminal Code constitutes a comprehensive legal reform that transforms not only normative substance but also the fundamental paradigm of criminal law enforcement in Indonesia
Downloads
References
Al-Fatih, S. (2021). The relationship between politics of law and legal reform in Indonesia. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 10(1), 1-10.
Ancel, M. (1965). Social defence: A modern approach to criminal problems. London: Routledge & Kegan Paul.
Arief, B. N. (2007). Bunga rampai kebijakan hukum pidana. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Arief, B. N. (2010). Perbandingan hukum pidana. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Arief, B. N. (2013). Masalah penegakan hukum dan kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan kejahatan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Asikin, Z., & Wahyuni, E. S. (2021). Reformasi hukum pidana Indonesia dan tantangannya terhadap perlindungan HAM. Jurnal HAM, 12(2), 205-222.
Asshiddiqie, J. (2011). Pengantar ilmu hukum tata negara. Jakarta: Rajawali Press.
Atmasasmita, R. (2010). Sistem peradilan pidana kontemporer. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Candra, S. (2013). Pembaharuan hukum pidana: Konsep pertanggungjawaban pidana dalam hukum pidana nasional yang akan datang. Jurnal Cita Hukum, 1(1), 1-16. https://doi.org/10.15408/jch.v1i1.2979
Fitriani, N. (2022). Politik hukum pembentukan KUHP baru: Kajian terhadap nilai Pancasila dan UUD 1945. Jurnal Konstitusi, 19(2), 301-320.
Friedman, L. M. (1984). American law: An introduction. New York: W.W. Norton & Company.
Garnasih, Y. (2023). Implikasi KUHP baru terhadap penegakan hukum pidana. Jurnal Hukum Nasional, 53(1), 1-25.
Gunawan, H., & Setiawan, D. (2020). Pembaruan hukum pidana nasional dan pendekatan hak asasi manusia. Jurnal Ilmu Hukum, 9(3), 150-167.
Hajairin, I., Ma'arij, A., & Sanusi, G. (2024). Pedoman pemidanaan hakim perspektif kebebasan hakim dalam peradilan pidana terintegrasi. Jurnal Fundamental, 13(1), 225-240. https://doi.org/10.34304/jf.v13i1.265
Hamzah, A. (2020). Asas-asas hukum pidana (Edisi revisi). Jakarta: PT Rineka Cipta.
Hasibuan, F. Y. (2023). Dinamika legislasi dan problematika politik hukum pidana di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(2), 250-270.
Hiariej, E. O. S. (2025). Anotasi KUHP nasional (Edisi kedua). Jakarta: Rajawali Press.
Irawatu, A. C. (2019). Politik hukum dalam pembaharuan hukum pidana (RUU KUHP asas legalitas). Adil Indonesia Jurnal, 2(1), 1-12.
Irmawanti, N. D., & Arief, B. N. (2021). Urgensi tujuan dan pedoman pemidanaan dalam rangka pembaharuan sistem pemidanaan hukum pidana. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(2), 217-229. https://doi.org/10.14710/jphi.v3i2.217-227
Jamilah, A., & Disemadi, H. S. (2020). Pidana kerja sosial: Kebijakan penanggulangan overcrowding penjara. Jurnal IUS: Kajian Hukum dan Keadilan, 8(1), 26-38. https://doi.org/10.29303/ius.v8i1.726
Kenedi, J. (2017). Kebijakan hukum pidana (penal policy) dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kusuma, J. D. (2016). Tujuan dan pedoman pemidanaan dalam pembaharuan sistem pemidanaan di Indonesia. Jurnal Muhakkamah, 1(2), 100-115.
Lamintang, P. A. F. (2014). Dasar-dasar hukum pidana. Jakarta: Sinar Grafika.
Malau, P. (2023). Tinjauan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru 2023. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 837-844. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2815
Marzuki, P. M. (2019). Penelitian hukum (Edisi revisi). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Moeljatno. (2008). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Mubarok, N. (2024). Sejarah perkembangan hukum pidana di Indonesia. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam, 27(1), 1-30.
Muladi & Arief, B. N. (1992). Teori-teori dan kebijakan pidana. Bandung: Alumni.
Muladi. (2005). Kapita selekta sistem peradilan pidana. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Mulyadi, L., Yahya, B., & Suhariyanto, B. (2019). Urgensi pedoman pemidanaan dalam rangka mewujudkan keadilan dan kepastian hukum. Jakarta: Kencana.
Nadianti, E., & Ali Kusumo, B. (2025). Politik hukum pidana dalam pembaharuan hukum pidana nasional: Analisis terhadap KUHP baru Indonesia. Indonesian Journal of Law and Justice, 3(1), 1-20. https://doi.org/10.47134/ijlj.v2i4.4135
Nugraha, R. S. et al. (2025). Transformasi sistem hukum pidana di Indonesia. Reformasi Hukum, 29(1), 1-30. https://doi.org/10.46257/jrh.v29i1.1169
Nugroho, N. (2019). Urgensi pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam dinamika masyarakat Indonesia. Spektrum Hukum, 14(1), 1-15. https://doi.org/10.35973/sh.v14i1.1102
Packer, H. L. (1968). The limits of the criminal sanction. Stanford: Stanford University Press. https://doi.org/10.1515/9780804780797
Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.
Remmelink, J. (2003). Hukum pidana: Komentar atas pasal-pasal terpenting dari KUHP Belanda dan padanannya dalam KUHP Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Santoso, T. (2019). Reformasi sistem peradilan pidana. Jakarta: Prenada Media.
Sjahdeini, S. R. (2010). Pertanggungjawaban pidana korporasi. Jakarta: Kencana.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sudarto. (1981). Hukum dan hukum pidana. Bandung: Alumni.
Sudarto. (1983). Hukum pidana dan perkembangan masyarakat. Bandung: Sinar Baru.
Supriadin. (2024). Pedoman pemidanaan dalam rekonstruksi sistem hukum pidana nasional 2023-2024. Lex Jurnalica, 21(2), 150-175.
Wahyuni, S. (2024). Makna korporasi sebagai subjek hukum dalam pembaharuan KUHP Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 3051-3061.
Wignjosoebroto, S. (2007). Hukum: Paradigma, metode dan dinamika masalahnya. Jakarta: ELSAM dan HUMA.
Wulandari, F., Sugiri, B., & Farikhah, M. (2021). Pedoman pemidanaan dalam RKUHP ditinjau dari perspektif keadilan dan kepastian hukum. Brawijaya Law Student Journal, Juni 2021, 1-15.
Zehr, H. (2002). The little book of restorative justice. Intercourse, PA: Good Books.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






