Akselerasi Tata Kelola BUMDes dalam Perspektif Reinventing Government

Study Komparatif antara BUMDes Pedesaan dan Perkotaan

Authors

  • Petronela Desi Gamda Universitas Pendidikan Nasional
  • I Nyoman Subanda Universitas Pendidikan Nasional
  • Sahri Aflah Ramadiansyah Universitas Pendidikan Nasional
  • Ni Ketut Arniti Universitas Pendidikan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurripen.v5i1.8024

Keywords:

BUMDes, Governance, Reinventing Government, Rural Village, Urban Village

Abstract

Village-Owned Enterprises (BUMDes) are a strategic instrument in promoting village economic independence and increasing Village Original Income (PAD). However, in practice, BUMDes management still faces various governance issues, particularly related to human resource capacity, business innovation, and public accountability and trust. This study aims to analyze the acceleration of BUMDes governance from a Reinventing Government perspective through a comparative study between BUMDes in rural and urban areas. This study uses a qualitative method with a descriptive-comparative approach. Data collection techniques are carried out through in-depth interviews, observation, and documentation. The research locations include BUMDes in Paan Leleng Village, Kota Komba Utara District, East Manggarai Regency as a representative of rural villages, and BUMDes in Golo Bilas Village, Komodo District, West Manggarai Regency as a representative of urban villages. The research results indicate that the implementation of Reinventing Government principles in the governance of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in both villages has been successful, but not yet optimal. The BUMDes in Golo Bilas Village has advantages in market access, business potential, and innovation, but still faces challenges in accountability and public trust. Meanwhile, the BUMDes in Paan Leleng Village demonstrates strong community participation and social values, but is hampered by limited human resources, technology, and business diversification. Accelerating BUMDes governance requires institutional strengthening, increased managerial capacity, business innovation, and the implementation of governance that is oriented towards results and community needs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrijal, A., Herizal, H., et al. (2024). Realization of competitive government bureaucracy through the reinventing government approach. Journal of Social Politics and Governance, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.24076/jspg.v6i1.1609

Aprillianto, B., Maharani, B., et al. (2022). Menuju tata kelola BUMDes yang baik melalui digitalisasi dan konsolidasi laporan keuangan. Jurnal Abdi Panca Marga, 3(2), 55–60. https://doi.org/10.51747/abdipancamarga.v3i2.999

Apriyanto, S. D., Fitriaty, F., et al. (2023). Model reinventing government menuju pemerintahan yang baik (good government governance). J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 8(1), 1246. https://doi.org/10.33087/jmas.v8i1.1115

Bahasoan, A. N., Anwar, A. I., et al. (2024). Otonomi daerah dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia: Literature review. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 8(1), 43. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v8i1.1119

Diniasari, G. M., & Dahtiah, N. (2023). Peranan BUMDes Guha Bau dalam memanfaatkan dana desa untuk pengembangan Desa Wisata Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 14(2), 309–318. https://doi.org/10.22225/kr.14.2.2023.309-318

Engkus, E., Suparman, N., et al. (2021). Model tata kelola badan usaha milik desa (BUMDes) di Desa Lumbungsari Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 441. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i3.28062

Hajar, S. H., Ali, K., et al. (2021). Optimalisasi pelayanan publik dalam tata kelola pemerintahan desa di Desa Pematang Johar. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 6(1), 136–142. https://doi.org/10.31604/jim.v6i1.2022.136-142

Handayani, E. S., Azhsaari, I. P., et al. (2023). Pengaruh badan usaha milik desa dan profesionalisme pengelolaan aset desa terhadap pendapatan asli desa di Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 7(1), 452. https://doi.org/10.35145/bilancia.v7i1.2487

Hidayat, Y. (2023). Tata kelola badan usaha milik desa untuk meningkatkan pendapatan asli desa: Studi pada BUMDes Ngudi Raharjo Desa Girikulon Kabupaten Magelang. POLITICOS: Jurnal Politik dan Pemerintahan, 3(2), 128–143. https://doi.org/10.22225/politicos.3.2.2023.128-143

Illiyyien, N., Haliah, H., et al. (2023). Reinventing government dalam pencegahan fraud pada sektor publik. Economos: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(3), 259–265.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2022). Mewirausahakan birokrasi (reinventing government): Mentransformasi semangat wirausaha ke dalam sektor publik.

Malik, E., Hasan, W. A., et al. (2025). Pendirian badan usaha milik desa (BUMDes) sebagai penopang perekonomian masyarakat Desa Holimombo. 4(4), 416–425.

Mashuda, A., Taufik, A. I., et al. (2019). Tinjauan regulasi tol laut berdasarkan teori reinventing government. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 8(2), 225. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i2.321

Nurhasanah, D., & Kamindang, I. (2022). Tata kelola badan usaha milik desa Tirta Kencana Kecamatan Toili Kabupaten Banggai. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Sosial Budaya, 1(1), 418–431.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2010 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Peraturan Menteri Desa Nomor 4 Tahun 2015 tentang pendirian, pengurusan, dan pengelolaan BUMDes.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa.

Prantika, S. A., & Oktari, V. (2025). Analisis tata kelola pemerintahan desa dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 2(3), 215–219. https://doi.org/10.62421/jibema.v2i3.117

Putra, D. A., Dewi, K. F., et al. (2025). Evaluasi pembangunan infrastruktur desa sebagai upaya peningkatan tata kelola pemerintahan. Governance, 13(1), 118–132. https://doi.org/10.33558/governance.v13i1.9958

Qomaruddin, H. S. (2024). Kajian teoretis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles, dan Huberman. 1.

Ramadhani, M. F., Pikri, F., et al. (2023). Penerapan aspek pemerintahan milik rakyat dan pemerintahan mengacu pada pasar dalam konsep reinventing government di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(6), 2395. https://doi.org/10.35931/aq.v16i6.1431

Referensi Peraturan Perundang-undangan (APA 7)

Samosir, W. M., Agani, W., et al. (2025). Tata kelola kolaboratif dalam pembangunan ekonomi lokal: Studi kasus BUMDes Guwosari Maju Sejahtera. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 16(1), 31–51. https://doi.org/10.14710/politika.16.1.2026.31-51

Setiawan, D., & Bharata, R. W. (2022). Tata kelola badan usaha milik desa dengan perspektif good governance (BUMDes Sumber Sejahtera) di Desa Genito Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang. Transekonomika: Akuntansi, Bisnis, dan Keuangan, 2(6), 439–446. https://doi.org/10.55047/transekonomika.v2i6.198

Sofian, A. (2021). Strategi tata kelola BUMDes dalam upaya menunjang ekonomi masyarakat di Desa Pamulihan Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. JDKP: Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik, 2(2), 302–314. https://doi.org/10.30656/jdkp.v2i2.3864

Sofyani, H., Ali, U., et al. (2020). Implementasi prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan perannya terhadap kinerja di badan usaha milik desa (BUMDes). JIA (Jurnal Ilmiah Administrasi), 5(2), 325–359.

Sugiyono. (2023a). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif (Edisi kedua). Alfabeta.

Sugiyono. (2023b). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif (Edisi kedua). Alfabeta.

Tenggara, U. S., Toding, S., et al. (2025). Reinventing government: How the entrepreneurial spirit is transforming the public sector. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH), 5(2).

Ulibarri, N., Imperial, M. T., et al. (2023). Drivers and dynamics of collaborative governance in environmental management. Environmental Management, 71(3), 495–504. https://doi.org/10.1007/s00267-022-01769-7

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Wardani, R. Y., Subiyakto, R., et al. (2024). Strategi reinventing government dalam pengembangan pariwisata pada Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN, 12(2), 215–224.

Yuliana, E., & Alinsari, N. (2022). Penerapan tata kelola badan usaha milik desa dalam mewujudkan sustainable development goals desa. Owner, 6(3), 2789–2799. https://doi.org/10.33395/owner.v6i3.945

Yuliarti, N. C., & Oktavian, D. D. (2021). Transparansi pengelolaan laporan keuangan BUMDes Karya Mandiri pada pelaporan aset desa. Business and Economics Conference in Utilization of Modern Technology, 134–145.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Petronela Desi Gamda, I Nyoman Subanda, Sahri Aflah Ramadiansyah, & Ni Ketut Arniti. (2026). Akselerasi Tata Kelola BUMDes dalam Perspektif Reinventing Government: Study Komparatif antara BUMDes Pedesaan dan Perkotaan. JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN, 5(1), 471–490. https://doi.org/10.55606/jurripen.v5i1.8024

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.