Strategi Transformasional dalam Menerapkan Pemahaman yang Benar tentang Makna Ibadah menurut Mazmur 95:6-7

Authors

  • Ayu Pratiwi Nehe Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta
  • Irwan Putra Jaya Laia Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta
  • Malik Bambangan Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i2.5027

Keywords:

Psalms, Transformational, Worship

Abstract

It is essential to have a correct understanding of the true meaning of worship, according to Psalm 95:6-7. The concept of worship in the book of Psalms is more related to the closeness of the people's hearts to God than just rituals or outward ways. In this text, all people are invited to come with sincere respect and worship to God, as a recognition of His power and sovereignty. Understanding that worship is not just a task or routine is part of kuni in applying the correct understanding of the meaning of worship. In the book of Psalms, God is described as a shepherd who cares for His people. This shows that people perform worship in response to God's love and providence. As a result, a transformational approach must involve a change of mind and heart. In the context of Psalm 95:6-7, the transformational strategy in question involves fostering the spiritual character of the people through in-depth teaching and the application of spiritual principles in daily life. This strategy includes understanding the importance of sincerity in worship, not just following established forms of worship. In this regard, spiritual leaders and church leaders have an important role in providing guidance, teaching the faithful to understand the meaning of true worship, and helping them avoid the bonds of worship formalities. In addition, transformational strategies in worship also include the participation of the faithful in social life that reflects values such as love, justice, and sacrifice, which are at the core of worship itself.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adolfina Putnarubun, Y. E. W. (2021). Pentingnya ibadah bagi keluarga Kristen Jemaat GKI Bethel Inanwatan Klasis Kabupaten Sorong Selatan. J-MACE: Jurnal Penelitian, 1(1).

Alfa, T. (2014). Tinjauan kritis terhadap ibadah kontemporer dari perspektif Mazmur 95 dan Wahyu 4–5. SAAT: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1(2).

Baskoro, K. P., & Santo, C. J. (2021). Kajian biblika makna ibadah yang murni dalam Yakobus 1:26-27 dan implikasinya bagi orang percaya masa kini. Predica Verbum: Jurnal Teologi dan Misi, 1(2), 102.

Bauto, L. M. (2014). Prespektif agama dan kebudayaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(2).

Christimoty, D. N. (2019). Teologi ibadah dan kualitas penyelenggaraan ibadah: Sebuah pengantar. PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 15(1).

Cluiverth Lynold KM Windesi, J. C. N. (2023). Posisi berdoa: Pandangan teologis menurut Alkitab dan tulisan Ellen G. White. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(2).

Darto, S. (2021). Karakteristik Mazmur pujian. Predica Verbum: Jurnal Teologi dan Misi, 1(2).

Doni, M. S., & Kelin, K. (2025). Membangun integritas berbasis nilai-nilai pendidikan agama Kristen bagi anak di TK Kristen ‘Baik’. Imitatio Christo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 130–144. https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v1i2.9

Dwiraharjo, S. (2018). Persembahan yang hidup sebagai buah dari pembenaran oleh iman menurut Roma 12:1–2. PRUDENTIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 1(1).

Eddy Banne, D. M. (2020). Menerapkan makna ibadah menurut 1 Timotius di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Hosana Keerom Barat. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 4(1).

Gulo, R. P., & Hia, Y. (2024). Logika relevans dan apologetika Kristen: Membangun argumen yang logis dan pasti. MEDIA: Jurnal Filsafat dan Teologi, 5(2), 235–251. https://doi.org/10.53396/media.v5i2.325

Hulu, K., & Bate’e, Y. B. (2023). Pentingnya disiplin dalam beribadah di Gereja Kristen Setia Indonesia Jemaat Tenggalong. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 6(2).

Ismail, J. K. (2012). Pengantar metodologi penelitian pendidikan agama Kristen. Perpustakaan STT Arastamar Wamena.

Ismail, J. K. (2021). Pemimpin pembelajar. OSF.

Katarina, I. P. A. D. (2019). Implikasi Alkitab dalam formasi rohani pada era reformasi gereja. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 3(2).

Kawalo, K. A. (2021). Manfaat doa dalam problematika tokoh-tokoh Alkitab. Jurnal Apokalupis, 12(1).

Kristanto, K., & Lase, M. L. J. (2017). Makna ibadah sejati: Studi eksegetis mengenai makna ibadah yang sejati menurut Roma 12:1-2 dan implikasinya bagi kekristenan masa kini. KANAA: Jurnal Teologi, 2(2).

Lika, M. (2023). Pembimbingan jemaat di GKSI Imanuel Santulangan dalam mengatasi kemalasan beribadah. Jurnal PkM Setiadarma, 4(3), 5–6.

Maleachi, M. A. (2012). Karakteristik dan berbagai genre dalam Kitab Mazmur. SAAT: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 2(2).

Maleachi, M. A., & Yohanes, H. (2020). Kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya: Dari penciptaan ke penciptaan yang baru. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 19(1), 11–24. https://doi.org/10.36421/veritas.v19i1.361

Malik. (2020). Integrasi karakter hamba Tuhan ke dalam pelayanan dalam bingkai teologi Matheus Mangentang. Phornesis: Jurnal Teologi dan Misi, 3(1), 53–54.

Manik, I., Situmorang, M., Simorangkir, J., & Silalahi, H. L. (2024). Strategi kepemimpinan guru agama Kristen dalam proses pembentukan karakter siswa-siswi melalui ibadah di SMA Negeri 1 Sidamanik, Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(3).

Manurung, A. (2019). Makna frasa “ibadahmu yang sejati” menurut Roma 12:1–2. KERUGMA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2).

Padakari, S. L., & Gulo, R. P. (2025). Teologi dan keadilan sosial: Peran gereja dalam merespons ketimpangan global. Jurnal Tumou Tou, 12(1), 41–52. https://doi.org/10.51667/tt.v12i1.1973

Panjaitan, F., & Sitompul, M. S. L. (2019). Ibadah jemaat Kristen kontemporer abad 21 dan tinjauan kritis-liturgis. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 2(1).

Pardede, N. (2021). Kasih Allah yang sejati menurut Yohanes 3:1–21. Artikel Jurnal HITS, 1(1).

Piper, J. (2020). Expository exultation (Sukacita ekspositoris): Khotbah sebagai ibadah. Literatur Perkantas Jatim.

Purwoko, P. S. (n.d.). Takut akan Tuhan dalam pengajaran Yesus: Antara kasih dan ketaatan.

Romika, R., & Varyanti, Y. N. P. (2024). Strategi pembentukan karakter anak usia dini melalui ibadah sekolah minggu. Jurnal Darma Agung, 32(2).

Setiawan, J. (2013). Ibadah trinitarian: Definisi, implikasi dan aplikasi. SAAT: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 14(2).

Sianipar, D. (Ed.). (2024). Inovasi pendidikan agama Kristen di era artificial intelligence. CV Widina Media Utama.

Sin, S. K. (2016). Mengalami Allah melalui Kitab Mazmur. SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 4(1).

Soepratikno, H. (2021). Doa dalam bentuk nyanyian dan aplikasinya dalam ibadah komunal. SAAT: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1(1).

Sompotan, D. D., & Hutagalung, S. B. (2024). Kehadiran dalam ibadah: Kajian terhadap doa pribadi dan baca Alkitab generasi milenial dan Gen Z berdasarkan Ibrani 10:25. Jurnal Teologi dan Musik Gereja, 4(1), 22–34.

Suyatemi. (2018). Kedaulatan Tuhan dalam Kitab Ester. Jurnal Penggerak, 4(2).

Takaliung, J. J. (2013). Ibadah sebagai gaya hidup menurut Roma 12:1 dan implikasinya bagi ibadah masa kini. Missio Ecclesiae, 2(1).

Tison, J. D. (2013). Pengajaran tentang ibadah berdasarkan Surat Ibrani 10:19–25 dan implikasinya dalam kehidupan orang percaya pada masa kini. Jurnal Jaffray, 11(1).

White, J. F. (2011). Pengantar ibadah Kristen. BPK Gunung Mulia.

Wijaya, H. (2015). Kajian teologis tentang penyembahan berdasarkan Injil Yohanes 4:24. Jurnal Jaffray, 13(1).

Willyam, V. (2023). Analisis kata “Gembala” pada Mazmur 23:1 dan implikasinya dalam praktik kepemimpinan Kristen di era disrupsi teknologi. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 4(1).

Wonatorei, F., & Wanimbo, M. A. W. (2021). Metode penginjilan Yesus Kristus menurut Injil Lukas. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 3(2).

Yabes, P. D. P. (2024). Ibadah sakral berdasarkan hati dan akal: Kajian teologis Mazmur 100:1–5. Hymnos: Jurnal Teologi dan Keagamaan Kristen, 1(1).

Downloads

Published

2025-05-23

How to Cite

Ayu Pratiwi Nehe, Irwan Putra Jaya Laia, & Malik Bambangan. (2025). Strategi Transformasional dalam Menerapkan Pemahaman yang Benar tentang Makna Ibadah menurut Mazmur 95:6-7. Jurnal Riset Rumpun Agama Dan Filsafat, 4(2), 59–72. https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i2.5027

Most read articles by the same author(s)