Peran UMKM Lokal dalam Pengembangan Produk Tanaman Serei sebagai Bahan Anti Nyamuk dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Timbang Jaya

Authors

  • Dwi Khairunnisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Triana Triana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Syahrina Aisyah Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Anggi Luthfia Pane Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Maura Faradita Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Andini Fadhila Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dina Ismaini Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Salsabila Rambe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8436

Keywords:

Community Economy, Lemongrass, Mosquito Repellent, Msmes, Timbang Jaya Village

Abstract

This study aims to analyze the role of local Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in utilizing lemongrass (Cymbopogon citratus) as the main ingredient for mosquito repellent products and its contribution to improving the economy of the community in Timbang Jaya Village. Lemongrass contains essential oils that function as a natural insect repellent, making it a potential raw material for value-added products such as mosquito repellent sprays, aromatherapy candles, and herbal lotions. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and literature studies. The findings indicate that local MSMEs play a significant role in the production process, product innovation, and marketing of lemongrass-based products. Besides generating additional income, this development also creates new job opportunities and supports the village’s economic independence. However, several challenges remain, including limited capital, lack of processing technology skills, and competition with chemical-based products. The recommended solutions include capacity building through training and mentoring, better access to funding, and strengthening digital marketing strategies. Therefore, the development of mosquito repellent products from lemongrass by MSMEs not only contributes to the community’s economic growth but also provides an environmentally friendly alternative beneficial for public health.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adina Putri, D. F., & Agustikawati, N. (2024). Pemberdayaan masyarakat desa dalam pembuatan anti nyamuk cair Serute (serai dan jeruk monte). Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 7(1). https://doi.org/10.57214/pengabmas.v7i1.740

Anggraini, T., Ningrum, N. O., Pulugan, R. A., Ayunda, A., & Nasution, D. M. (2024). Inovasi potensi desa dalam pengembangan produk anti nyamuk berbahan alami untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Ekonomi dan Bisnis Digital, 1(3). https://doi.org/10.70248/jpmebd.v1i3.1333

Fitriani, S. (2019). Efektivitas minyak serai sebagai repelan nyamuk. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 45–53.

Husni, R. R., & Setiorini, H. (2025). Sosialisasi dan praktik pembuatan spray antinyamuk dari ekstrak tanaman serai di Kelurahan Padang Harapan Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA).

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Data statistik UMKM nasional.

Kotler, P. (2017). Marketing management. Pearson Education.

Kuna, R., Akbar, H., Novitasari, D., Ramena, T. F. P., Amir, F., Gaib, C. G., & Mokodongan, M. (2025). Pengolahan tumbuhan serai sebagai bahan baku pembuatan spray anti nyamuk di Desa Minanga. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 440–447. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.5019

Marta, A., Mulyono, S., Fakhrul, M., Rahman, S. A., & Simanjuntak, A. W. (2024). Pemberdayaan kewirausahaan masyarakat Kampung Dusun Pusaka melalui inovasi spray anti-nyamuk dari serai. Abdimas Indonesian Journal, 4(2). https://doi.org/10.59525/aij.v4i2.497

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis. Sage Publications.

Rambe, A. S., Dimas, D., Sabila, U., El Rahmah, M., Umami, L., & Defnusza, Q. (2024). Sosialisasi pembuatan obat anti nyamuk alami untuk penguatan UMKM di Desa Mekar Mulio. Abdimas Indonesian Journal, 4(2). https://doi.org/10.59525/aij.v4i2.449

Sari, A. F., Mujiwati, Y., Rahmawati, A., Pratama, W. A., & Putra, A. I. (2024). Optimalisasi potensi serai untuk pemberdayaan masyarakat Sekargadung melalui pelatihan spray anti nyamuk. Kreativitas pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 3(3). https://doi.org/10.8765/krepa.v3i3.5782

Syarlisjiswan, M. R., Amalia, N. P., Ningrum, D. S., & Syaidina, S. (2025). Sosialisasi dan praktik pemanfaatan ekstrak batang serai sebagai spray anti nyamuk di Desa Babakan Loa. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 2(3). https://doi.org/10.61231/jp2m.v2i3.268

Wijayanti, R. A., Rale Trafito, O., Pratiwi, D. N., & Maharoh, T. R. (2024). Sosialisasi dan pembuatan semprotan anti nyamuk dari serai dan kemangi (SAMURAI) di Desa Latsari. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.30997/almujtamae.v4i2.15015

World Health Organization. (2020). Traditional medicine strategy 2014–2023.

Wulandari, A. D., Lina, R. N., & Dinurrosifa, R. S. (2025). Pelatihan pembuatan lotion anti nyamuk herbal kombinasi daun sereh dan daun pandan sebagai upaya perlindungan terhadap gigitan nyamuk. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3). https://doi.org/10.56910/sewagati.v4i3.3107

Downloads

Published

2026-03-03

How to Cite

Dwi Khairunnisa, Triana Triana, Syahrina Aisyah Lubis, Anggi Luthfia Pane, Maura Faradita, Andini Fadhila Hasibuan, … Salsabila Rambe. (2026). Peran UMKM Lokal dalam Pengembangan Produk Tanaman Serei sebagai Bahan Anti Nyamuk dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Timbang Jaya. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 455–464. https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8436

Similar Articles

<< < 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.