Edukasi Manajemen Bencana Gempa Bumi di Yayasan Pendidikan SMP Nur Adia Tanjung Selamat Deli Serdang
DOI:
https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8183Keywords:
Disaster Management, Disaster Preparedness, Earthquake, Education, Student KnowledgeAbstract
An earthquake occurs when energy is suddenly released within the earth’s layers, potentially causing loss of life and environmental damage. One factor contributing to the high impact of earthquakes is the lack of student understanding and inadequate education on disaster preparedness. This study aimed to assess earthquake disaster management education at the Nur Adia Junior High School Education Foundation, Tanjung Selamat, Deli Serdang. A quantitative pre-experimental design with a one-group pretest and posttest was applied, involving 63 eighth-grade students. Data were collected through questionnaires to measure students’ knowledge before and after the educational intervention on earthquake disaster management. The results indicated that before the education, 69.8% of students rarely received information about earthquake causes, 61.9% had never participated in school earthquake evacuation simulations, and 55.5% had never practiced evacuation drills. After the educational intervention, knowledge improved, with 66.6% of students reporting that the program significantly increased their understanding of earthquakes. Statistical analysis showed a significant difference between pretest and posttest scores (Sig. 2-tailed = 0.000 < 0.05), confirming the effectiveness of the intervention. The study concluded that education on earthquake disaster management can enhance students’ knowledge and preparedness. It is recommended that schools implement regular educational programs and disaster simulation exercises to cultivate students’ readiness and promote a culture of disaster preparedness within the school environment.
Downloads
References
Briceno, L., et al. (2015). Post-traumatic stress disorder among earthquake survivors: Psychological impacts and recovery patterns.
Centre for Research on the Epidemiology of Disasters. (2015). Emergency Events Database: Global disaster statistics. CRED.
Daud, A., dkk. (2014). Pengaruh pelatihan siaga bencana terhadap peningkatan pengetahuan dan tindakan masyarakat. Jurnal Ilmu Kesehatan.
Daud, M., Rahman, A., & Sari, D. (2022). Kesiapsiagaan masyarakat sekolah dalam menghadapi bencana gempa bumi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 85–94.
Devi, S., & Sharma, M. (2015). Earthquake preparedness as a critical component of disaster risk reduction. International Journal of Nursing Research and Practice.
Fima, A., & Sudaryono. (2021). Dampak psikososial pascabencana gempa bumi pada anak usia sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 10(1), 45–54.
Fima, Y., & Sudaryono. (2012). Dampak psikososial pada anak pascabencana. Jurnal Psikologi Indonesia.
Handayani, R., & Nugroho, S. (2023). Pendidikan kebencanaan sebagai upaya pengurangan risiko bencana di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebencanaan, 5(2), 101–110.
Hilyard, K., et al. (2011). Children as a vulnerable group during disasters. Journal of Emergency Management.
Jayatri, A. U., Inayah, R., Aminy, I. U. A., Kurniawidi, D. W., Saputra, K., Ardianto, T., & Fortuna, G. A. D. (2024). Pendidikan mitigasi bencana gempa di SMAN 2 Selong Lombok Timur. Jurnal Warta Desa (JWD), 6(3), 140–147. https://doi.org/10.29303/jwd.v6i3.308
Konsorsium Pendidikan Bencana. (2011). Kerangka kerja sekolah siaga bencana. KPB Indonesia.
Konsorsium Pendidikan Bencana. (2021). Program pendidikan kebencanaan.
Lestari, P., & Kurniawan, A. (2021). Kerentanan psikologis anak pascabencana alam di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(3), 233–241.
Oktopiani, L., & Haniati, U. (2025). Edukasi mitigasi bencana dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa melalui sosialisasi dan simulasi kebencanaan di SMP N 6 Purwokerto. Jurnal Relawan dan Pengabdian Masyarakat REDI, 2(4), 30–38. https://doi.org/10.69773/n6vjdb93
Pramudya, R., & Sari, N. (2023). Risiko gangguan stres pascatrauma pada penyintas gempa bumi. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 8(2), 120–129.
Pribadi, K., & Yuliawati, A. (2009). Identifikasi faktor risiko korban jiwa akibat gempa bumi. Jurnal Teknik Sipil.
Pribadi, Y., & Yuliawati, R. (2020). Pengetahuan mitigasi bencana dan risiko korban gempa bumi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 9(2), 67–75.
Rahman, F., & Putra, D. (2022). Dampak bencana gempa bumi terhadap kerentanan sosial masyarakat. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 6(1), 14–22.
Rahmat, H. K., Hiram, T. P. B. P. S., Alamsyah, A. N., & Bimantara, M. A. (2024). Upaya peningkatan budaya sadar bencana pada siswa guna meningkatkan kesiapsiagaan SMA Terpadu Baitul Hikmah Depok. Indonesian Journal of Emerging Trends in Community Empowerment, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.71383/ijetce.v2i1.27
Romdhonah, D. L., Sucipto, A., & Nekada, C. D. Y. (2019). Pengaruh edukasi manajemen bencana gempa bumi terhadap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi. Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 10(1), 1–9.
Santoso, B., & Wijaya, T. (2021). Karakteristik seismik Indonesia dan implikasinya terhadap risiko bencana. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 13(2), 98–107.
Suleman, I. (2024). Optimalisasi program sekolah siaga bencana: Upaya perlindungan komprehensif terhadap ancaman bencana tanah longsor di Sekolah Dasar 47 Dumbo Raya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare, 3, 29–38. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v3i2.25825
Wibowo, A., & Lestari, S. (2024). Edukasi kebencanaan berbasis sekolah dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa. Jurnal Pengabdian dan Pendidikan Masyarakat, 7(1), 55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





