Pembuatan Rumah Burung Hantu sebagai Upaya Pengendalian Hama Tikus Ramah Lingkungan dan Mengurangi Ketergantungan Pestisida Kimia di Desa Pematang Kasih
DOI:
https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i4.6864Keywords:
Chemical pesticides, Environmental-friendly, Owl house, Pest control, Sustainable pest managementAbstract
The Community Service Program (KKN) in Pematang Kasih Village, Pantai Cermin District, focused on the construction of owl houses (RUBUHA) as an environmentally friendly effort to control rice field rats. The background to this activity was the high level of rat infestation that was detrimental to local farmers' rice harvests and the excessive use of chemical pesticides, which had the potential to negatively impact human health and ecosystem balance. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through direct observation in agricultural fields, interviews with farmer groups, and documentation of the owl house construction process. The results showed that the village community responded positively to this program because the use of owls as natural predators was proven to be more effective in controlling the rat pest population while reducing dependence on chemical pesticides. In addition, this program also increased public awareness of the importance of ecologically based pest control and preserving biodiversity. With the owl houses built around rice fields, it is hoped that a sustainable agricultural pattern can be created that supports the welfare of farmers while preserving the environment.
Downloads
References
Afifah, L., Saputro, N. W., Adhi, S. R., & Enri, U. (2024). Pengendalian hama tikus sawah berbasis hayati dengan burung hantu Tyto alba di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 171-177. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v8i2.7467
Afifah, L., Saputro, N. W., Enri, U., Karawang Jl HSRonggo Waluyo, S., Timur, T., & Barat, J. (2024). Implementasi PHT: Penggunaan agens biologis burung hantu putih untuk pengendalian hama tikus di Desa Pulomulya Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang. Jurnal Abditani, 7(1), 79-86. http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/285
Ahmad Dhiyaul Dhaifulloh, Balqist Iqfirlana Khayumi, Deul Tirtayuda Legawa, Muhammad Karfin Ardy Ansya, & Denny Oktavina Radianto. (2024). Dampak penggunaan pestisida kimia terhadap kualitas tanah dan air sungai di daerah pertanian. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 2(2), 197-208. https://doi.org/10.61132/venus.v2i2.280
Astuti, E. B., Ferennita, C., Mas'adah, U. K. M., Khairani, F., & Minanti, S. D. (2021). Rubuha (Rumah Burung Hantu) sahabat petani Desa Tondomulyo. Abdimas Unwahas, 6(1), 50-55. https://doi.org/10.31942/abd.v6i1.4433
Azi Kurnawan, Yuliana Kansrini, & Puji Wahyu Mulyani. (2024). Implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) di perkebunan kelapa sawit. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 1520-1531. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1221
Budi, S., & Wardah, E. (2024). Pelatihan pemanfaatan burung hantu dalam pengendalian hama tikus padi sawah di Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara, 4(3), 180-184.
Gurning, J. M., Sinaga, E. S., Malau, Y. M., Sinaga, A. A., Sinaga, L. R. A., & Sagala, D. M. (2025). Penanggulangan berkelanjutan hama tikus melalui pembuatan rumah burung hantu (Rubuha) di Desa Munde. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Politik (JPMSP), 2(2).
Kamil, H., Khumairoh, N. M. Al, Wildanati, L., Novitasari, E., Mustika, E. V., & Putri, I. F. R. (2023). Upaya pemberantasan hama tikus dengan pembangunan rumah burung hantu dari limbah kayu. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 13-22. https://doi.org/10.55506/arch.v3i1.83
Majid, S. N., Lianah, L., & Hidayat, S. (2020). Studi etologi burung hantu (Tyto alba) di penangkaran Desa Tlogoweru Guntur Demak Jawa Tengah. Konservasi Hayati, 16(1), 1-10. https://doi.org/10.33369/hayati.v16i1.11562
Primadani, D. K., Istiaji, B., Priyambodo, S., & Ardillah, A. (2020). Potensi pemanfaatan burung hantu sebagai pengendalian tikus sawah di Desa Bener, Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(2), 280-285.
Putri, F. D., Churiyah, M., Prayogo, I., & Harimurti, K. (2020). Strategi penekanan populasi tikus dengan RUBUHA (Rumah Burung Hantu) di persawahan Desa Plumpang Lamongan. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 74-79.
Rohman, A. F., Sarjana, I. D. G. R., & Anggreni, I. L. (2020). Pemanfaatan inovasi burung hantu (Tyto alba) sebagai pengendali hama tikus (Rattus argentiventer) oleh anggota Subak di Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata, 9(1), 2685-3809. http://ojs.unud.ac.id/index.php/JAA
Saputra, M. M., & Naharuzzen, M. A. (2022). Pembuatan rumah burung hantu (Rubuha) di Dusun Banjarsari Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 100-105. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i3.2920
Sipayung, E. R., Sitepu, S. F., & Zahara, F. (2018). Evaluasi serangan tikus sawah (Rattus argentiventer Robb & Kloss) setelah pelepasan burung hantu (Tyto alba) di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 6(2), 345-355.
Sutanto, S., Albar, L., Jordy Kantona, E., Dewi Nur Anisa, S., Qoonita, N., Nila Sari, F., Luthfy Abdul Halim Al Manshur, M., Ananda Putra, F., Adeldarma Hikmatullah, A., Adeldarma Hikmatullah, A., Nor Hayati, S., Uswatun Hasanah, L., & Adi Nugroho, K. (2022). Pembuatan rumah burung hantu sebagai sarana pengentasan hama tikus di Desa Tanjung Kecamatan Klego, Boyolali. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 8-13. https://doi.org/10.60004/komunita.v1i1.7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





