Kesiapan Gizi dan Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin sebagai Faktor Pencegahan Stunting pada Anak

Authors

  • Noeroel Arham Univeritas Abulyatama
  • Erna Fitria Univeritas Abulyatama
  • Adella Safitry Univeritas Abulyatama
  • Rismaliza Rismaliza Univeritas Abulyatama
  • Hizqia Azzura Univeritas Abulyatama
  • Ainul Riski Univeritas Abulyatama
  • Sayyida Nabila Univeritas Abulyatama
  • Widia Rahmatun Anja Univeritas Abulyatama

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i2.4958

Keywords:

Counseling, Nutrition, Prospective brides, Public health, Stunting

Abstract

This report aims to identify and address the problem of stunting in prospective brides and grooms in the Piyeung Health Center area, Aceh Besar. Stunting is a serious health problem that can affect the growth and development of children. Through the counseling activities carried out, the author seeks to increase the knowledge and awareness of prospective brides and grooms regarding the importance of good nutrition before and during pregnancy to prevent stunting. The methodology used in this report is Quasy Experiment. The results of this activity indicate an increase in understanding of nutrition and reproductive health among prospective brides and grooms. The conclusion of this report emphasizes the importance of appropriate and sustainable nutritional interventions to prevent stunting, as well as the need for support from various parties to improve the quality of public health. It is hoped that this report can be a reference for related parties in efforts to prevent stunting in the future.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astutik, E., & Prabandari, Y. S. (2020). Edukasi calon pengantin tentang kesehatan reproduksi dan gizi untuk pencegahan stunting. Jurnal Promkes, 8(1), 60–67.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2020). Buku saku catin: Siap nikah siap hamil. Jakarta: BKKBN.

Damayanti, R., & Wulandari, S. (2021). Hubungan status gizi calon pengantin dengan risiko stunting pada anak. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(2), 95–102.

Dinas Kesehatan Aceh. (2021). Profil Kesehatan Aceh Tahun 2021.

Kamilah, A., & Ramadhaniah, T. D. S. (2022). Hubungan akses pelayanan kesehatan, BBLR, ASI eksklusif dan asupan protein dengan kejadian stunting pada balita usia >6–59 bulan di wilayah kerja PUSKESMAS Baitussalam Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Journal of Health and Medical Science, 171–177.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pelayanan kesehatan reproduksi calon pengantin dalam pencegahan stunting. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Kementerian PPN. (2018). Pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting. Jakarta: Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional.

Patata, N. P., Haniarti, H., & Usman, U. (2021). Pengaruh pemberian edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap calon pengantin dalam pencegahan stunting di KUA Kabupaten Tana Toraja: Effect of nutrition education on knowledge and attitudes of prospective bride and groom in preventing stunting at KUA Tana Toraja Regency. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(3), 458–463.

Prawirohartono, E. P. (2016). Gizi untuk kesehatan reproduksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

World Health Organization. (2018). Essential nutrition actions: Mainstreaming nutrition through the life-course. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2025-05-20

How to Cite

Noeroel Arham, Erna Fitria, Adella Safitry, Rismaliza Rismaliza, Hizqia Azzura, Ainul Riski, … Widia Rahmatun Anja. (2025). Kesiapan Gizi dan Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin sebagai Faktor Pencegahan Stunting pada Anak. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 353–360. https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i2.4958

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.