Integrasi Tadabur Al-Quran dalam Bibliotherapy untuk Pengembangan Diri Profesional
DOI:
https://doi.org/10.55606/cendekia.v6i2.9031Keywords:
Bibliotherapy, Counseling, Quranic Tadabur, Self Development, Spiritual CounselingAbstract
Self-development is a crucial competence for navigating the professional world; however, many individuals face significant barriers in optimizing this potential. This study aims to formulate an integrative model of Quranic Tadabur and bibliotherapy as a professional therapeutic intervention in counseling, addressing gaps in existing literature. Using a library research method with content analysis, the findings indicate that Quranic Tadabur effectively enhances essential self-development skills, including self-awareness, work motivation, problem-solving, time management, emotional regulation, critical and creative thinking, and social collaboration. Within the bibliotherapy framework, the self-development process is structured through stages of motivation, incubation, follow-up, and evaluation. Furthermore, several counseling techniques are proposed, such as self-management, minimal contact, counselor-led management, and directed counseling, to support individual growth. This integrative approach highlights the role of spirituality in fostering holistic personal and professional development. The study contributes theoretically to the advancement of spirituality-based counseling models, particularly in the context of modern career development, and offers a conceptual foundation for future empirical research.
Downloads
References
Abdul Bari, Utsmani. (2025) Mutiara Iman dan Ihsan Melalui Tadabur Al-Quran. Jurnal Inspirasi Pembelajaran. 6(4), 67-83.
Al-Ghazālī, A. Ḥāmid M. b. M. (n.d.). Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn, Vol. 1. Karya Taha Putra, t.t.
Al-Maydani, A. al-R. (2009). Qawa‟id al-Tadabur al-amtsal li Kitabillah Azza wa Jalla. Dar Al-Qalam, t.th.
Alfizi, Widadi, B., Setiawan, I., Negara, M., & Savitri, F. M. (2019). Analisis Penyebab Permasalahan Kinerja Karyawan Dengan Interrationship Diagram. 201–214.
Aminullah, M. (2020). Konsep Pengembangan Diri Dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Komunikasi Era 4.0. Komunike, 12(1), 1–23.
Annisaa, M. N., & Utami, N. I. (2026). Growth Mindset dan Aktualisasi Diri pada Mahasiswa Yogyakarta. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(1), 396-407.
Asyafah, A. (2014). Konsep Tadabur Al-Quran. CV Maulana Media Grafika.
Budi, H. I. S. (2022). Pengembangan Diri. CV Bintang Semesta Media.
Dewi, I. P., Fatmawati, A., Aisyah, P. S., & Linawati, S. L. (2022). Quranic Bibliotherapy Intervention in Pregnant Women Experiencing Anxiety During the COVID-19 Pandemic in Indonesia: A Qualitative Exploratory Study. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(G), 526–533.
Dewi, I. P., Suryadi, R. A., & Fitri, S. U. R. (2020). Pengaruh Terapi Bacaan Al-Quran (TBQ) sebagai Biblioterapi Islami pada Kesehatan Mental Narapidana Lesbian. Faletehan Health Journal, 7(02), 104–112.
Dewi, I. P., Syabariah, S., Fatmawati, A., Sanusi, S., & Pratiwi, D. R. (2022). Empowerment of the majelis taklim group in efforts to increase vaccination coverage through quranic bibliotherapy training. Empati, 3(3), 191–195.
Edi, S. (2020). Pembinaan Jamaah Dengan Metode Tadabur Al-Quran Di Perhimpunan Keluarga Besar-Pelajar Islam Indonesia Sumatera Utara. Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2).
Edmawati, M. D. (2020). Strategi konseling kelompok dengan teknik CBT berbasis daring untuk meningkatkan psychological well being siswa di tengah pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Bimbingan Dan Konseling, 1989, 99–106.
Fatihudin, D. (2015). Metode Penelitian. Zifatama Publisher.
Herlina. (2013). Mengatasi Masalah Anak dan Remaja Melalui Buku. Pustaka Cendekia Utama.
Hermawan, I. (2023). Tadabur Al-Qur'an Sebagai Upaya Literasi Beragama di Era Digital. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 7(01), 1-11.
Ismail, A. U. (2013). Pengembangan Diri Menjadi Pribadi Mulia. Elex Media Komputindo.
Khalid, A. K. (2007). Mafaathihu Tadabur Al-Quran wa An-Najah fi Al-Hayah.
Latifah, A. N., & Sabda, S. (2026). Landasan Psikologis Pendidikan Islam: Telaah Teori Belajar Islami dan Modern. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1690-1700.
Lestari, E. P., Irman, Bustaman, R., Masril, & Nelisma, Y. (2022). Pengaruh Biblio Konseling Dengan Teknik Cinematherapy Terhadap Peningkatan Resiliensi Diri Siswa Di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4, 584–589.
Mandey, C. (2012). Persepsi Sekretaris Tentang Pengembangan Diri Sekretaris Di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Unklab, 16(2), 86–95.
Maulidah, E. N., & Isnaeni, H. (2025). Detox Emosi Melalui Tadabbur Al-Qur’an: Self Healing Islami Di Era Digital. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(3), 301-310.
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience: Recent research and its implications for world health. World Psychiatry, 15(2), 103–111.
Masri, S., & Rafiq, A. A. (2022). Keefektifan teknik bibliotherapy dan cinemeducation terhadap peningkatan multicultural awareness siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 12(1), 1-20.
Mesta, L. (2017). Abstract Pengembangan Diri Mahasiswa. 6(2), 248–255.
Muhaimin, dkk. (2008). Pengembangan Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada Sekolah dan Madrasah. PT. Rajagrafindo Persada.
Mujib, M. A. (2009). Ensiklopedia Tasawuf Imam Al-Ghazali. Mizan Publika.
Nasir, B. (2011). Meraih Mutiara Al-Quran (Sebuah Panduan Praktis). Univ Hasanuddin.
Novitri, B. S., Kamil, M., & Rianto, J. (2020). Pengaruh disiplin kerja, pengembangan diri dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Pemandhu, 1(1), 38–48.
Nuraini, Y., & Muarif, A. S. (2025). Konseling Qur’ani: Teknik Biblioterapi untuk Kematangan Emosi bagi Warga Binaan Wanita. DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam, 5(1), 51-61.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78.
Saain, A., & Karuok, M. (2023). The Concept of Sense in The Quran: Tazakkur, Nazara, and Tadabbur as the Basic Human Potential. QIST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 2(2), 44-62.
Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif (Understanding Qualitative Research). Alfabeta.
Sunnaryo. (2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Kedokteran EGC.
Suprayitno, A. (2019). Pedoman dan Penyusunan Pengembangan Diri Bagi Guru. Deepublish.
Trihantoro, A., Hidayat, D. R., & Chanum, I. (2016). Pengaruh Teknik Biblioterapi Untuk Mengubah Konsep Diri Siswa (Studi Kuasi Eksperimen Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tangerang). INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 8-14.
Tuasikal, H., Puerwana, D., & Suhud, U. (2022). Kepemimpinan, Kualitas Kehidupan Kerja dan Pengembangan Diri Dalam Meningkatkan Keterikatan Kerja Dosen Politeknik LP3I Jakarta. Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Desain & Aplikasi Bisnis Teknologi (SENADA), 5(5), 272–282.
Veillette, J., Martel, M. E., & Dionne, F. (2019). A randomized controlled trial evaluating the effectiveness of an acceptance and commitment therapy–based bibliotherapy intervention among adults living with chronic pain. Canadian Journal of Pain, 3(1), 209–225.
Walida, D. T. (2025). Al-Qur’an dan psikologi: Pendekatan spiritual dalam kesehatan mental. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(2).
Yuliani, F., Djamal, N. N., & Endi. (2019). Pengaruh Kebiasaan Tadabur al-Quran Terhadap Kecerdasan Spiritual Anggota Komunitas Tadabur Quran. Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 37–50.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitria Husna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





