Gangguan Pemrosesan Bahasa Akibat Trauma Emosional pada Tokoh Tari dalam Film Bolehkah Sekali Saja Aku Menangis

Authors

  • Bariah Bariah Universitas Lambung Mangkurat
  • Dhea Azkia Shalehah Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Sugianor Universitas Lambung Mangkurat
  • Nazwa Ramadhani Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.55606/cendekia.v5i4.7565

Keywords:

Emotional Trauma, Film, Language, Processing Disorders, Psycholinguistics

Abstract

Language processing disorders are disorders that arise when someone is under mental stress or experiencing deep emotional trauma. This study aims to analyze the various types of language processing disorders experienced by the character Tari in the film "Bolehkah Sekali Saja Aku Menangis" (May I Cry Once) and to determine the relationship between the character's emotional state and the linguistic symptoms that appear. This study uses a qualitative approach with a naturalistic approach and analytical descriptive methods, where data are collected through observation and recording of dialogues in the film that show signs of language disorders. Samples were taken purposively based on statements that indicate irregularities in sentence structure, long pauses, repetitions, or inappropriate word choices. This analysis compares the results of the study with existing psycholinguistic theories regarding how language processing works and the influence of trauma on speech production. The findings of this study indicate four main types of language processing disorders experienced by the character Tari: unfinished sentences, long pauses, repetitions of words or phrases, and inaccuracies in word choice. These types of disorders are more apparent when the character experiences high emotional stress and when interacting with family members related to her trauma.  The results of this study support the theory that emotional trauma can disrupt verbal working memory function and speech planning processes, ultimately impeding communication skills.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, V. D. (2020). Gangguan berbahasa pada tokoh Angel dalam film “Ayah Mengapa Aku Berbeda?”. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya, 7(1), 50–64.

Hidayati, N. (2021). Pengaruh trauma emosional terhadap kelancaran bertutur: Kajian psikolinguistik. Jurnal Psikobahasa Indonesia, 7(2), 112–123.

Lestari, A. (2022). Dampak trauma emosional terhadap kelancaran tuturan remaja. Jurnal Psikobahasa Indonesia, 7(1), 45–56.

Lestari, R. (2022). Gangguan pemrosesan bahasa pada penutur dengan beban psikologis: Analisis wacana psikolinguistik. Jurnal Linguistika Nusantara, 4(1), 45–58.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Mufidah, N. I., & Antono, M. N. (2019). Gangguan berbahasa tokoh Abang dalam film Rectoverso “Malaikat Juga Tahu” (Kajian psikolinguistik). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 4(2), 71–76. https://doi.org/10.21107/metalingua.v4i2.6133

Mulyani, S., & Hasan, R. (2020). Beban psikologis dan gangguan produksi bahasa pada mahasiswa. Jurnal Lingua Nusantara, 12(2), 101–115.

Pramudita, V. (2021). Ketidakstabilan emosi dan disrupsi struktur naratif dalam tuturan. Jurnal Ilmiah Psikolinguistik, 5(3), 88–99.

Putri, D., & Hartono, A. (2023). Disorganisasi naratif pada penyintas trauma: Kajian psikolinguistik. Jurnal Wacana Bahasa, 9(1), 12–25.

Rahmawati, N. (2021). Proses kognitif dalam pemrosesan bahasa lisan penutur dewasa. Jurnal Psikologi dan Bahasa, 6(2), 77–89.

Ramadhani, S. (2022). Representasi trauma dalam tuturan tokoh film Indonesia: Perspektif psikolinguistik. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Psikologi, 3(2), 76–89.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanto, H. (2020). Tekanan psikologis dan pengaruhnya terhadap perencanaan tuturan. Jurnal Bahasa dan Kognisi, 4(1), 33–47.

Yuliani, D., & Maulida, R. (2023). Manifestasi gangguan bahasa dalam dialog tokoh berbasis emosi: Studi analisis tuturan. Jurnal Wahana Bahasa, 12(1), 33–42.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Bariah Bariah, Dhea Azkia Shalehah, Muhammad Sugianor, & Nazwa Ramadhani. (2025). Gangguan Pemrosesan Bahasa Akibat Trauma Emosional pada Tokoh Tari dalam Film Bolehkah Sekali Saja Aku Menangis . CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 5(4), 77–88. https://doi.org/10.55606/cendekia.v5i4.7565