Persepsi Siswa pada Layanan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Aceh Tenggara

Authors

  • Sopia Barira Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ramadhan Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurhayani Nurhayani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.55606/cendekia.v4i4.3147

Keywords:

Perception, Guidance Counseling, Counseling service satisfaction

Abstract

The research conducted was entitled "Students' perceptions of counseling guidance at SMK Negeri 1 Southeast Aceh", which was based on the fact that only a small percentage of students had the initiative to provide counseling to guidance and counseling teachers at SMK Negeri 1 Southeast Aceh. This research method uses a descriptive qualitative research approach aimed at describing, writing and explaining in detail the problems to be researched and studying an individual or a group. The subject selection technique is based on the criteria set by the researcher. Data collection techniques using observation, interviews and field notes. Data analysis uses data reduction, data presentation and conclusion drawing to test the validity of the data using primary data and secondary data. The research results revealed that (1) that students' perceptions of good counseling guidance were characterized by a good response in following the lessons delivered by counseling guidance through orientation services. Apart from that, there are still students who show bad attitudes towards the guidance and counseling teacher. The guidance and counseling teacher's efforts are also complemented by a service delivery plan (RPI) and carrying out routine evaluations of students both individually and in study groups. (2) The BK teacher takes steps to prevent the decline in students' trust in counseling guidance before students' trust in counseling guidance. The guidance and counseling teacher coordinates with the school principal and then the school will take action by bringing in lecturers from outside the school to rebuild students' declining confidence. (3) The time that Bk teachers have to enter Rombel is also limited so that BK teachers experience difficulties in carrying out orientation. Guidance and counseling teachers can only rely on the time provided by the school for students and what class they go to if a class teacher is absent because they are absent. Apart from that, the guidance and counseling teachers in schools are also lacking, making it difficult for guidance and counseling teachers to handle large numbers of students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd Al Baqi, M. F. (n.d.). Mu’jamal mufahras li alfazhi al Qur’an. Kairo: Darul Al Hadits.

Abdurrahman Fatoni. (2006). Metodologi penelitian dan tehnik penyusunan skripsi. Jakarta: PT. Rinekha Cipta.

Abdurrahman. (2019). Konseling Islami. Medan: Perdana Publishing.

Achmad Juntika Nur Ihsan. (2009). Bimbingan dan konseling berbagai latar kehidupan. Bandung: PT. Refika Aditama.

Al Munawwir. (2002). Kamus Al Munawwir. Surabaya: Pustakan Progressif.

Alip Badrujama. (2011). Teori dan aplikasi program bimbingan konseling. Jakarta: PT. Indekss.

Al-Rifa’i, M. N. (n.d.). Tafsir al-‘Aly al-Qadir li ikhtisar tafsir Ibnu Katsir (New ed.). Riyadh: Maktabah Ma’arif.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmani, J. M. (2010). Panduan efektif bimbingan dan konseling di sekolah. Yogyakarta: Diva Press.

Bahreisy, H. S., & Bahreisy, H. S. (1993). Tafsir Ibnu Katsir (Pent), Jilid 1 (2nd ed.). Surabaya: PT. Bina Ilmu.

Burhan Bungin. (2005). Metodologi penelitian sosial: Format kuantitatif dan kualitatif. Surabaya: Airlangga University Press.

Dedi Mulyana. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Desmita. (2009). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dewa Ketut Sukardi. (2003). Manajemen bimbingan dan konseling di sekolah. Bandung: Alfabeta.

Ditjen PMPTT DIKNAS. (2008). Bimbingan dan konseling di sekolah. Direktur Tenaga Kependidikan.

Eko Sugiarto. (2015). Menyusun proposal penelitian kualitatif skripsi dan tesis. Yogyakarta: Suaka Media.

El Fiah, R. (2015). Bimbingan konseling di sekolah. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M): IAIN Raden Intan Lampung.

Elvira Jayanti. (2016). Persepsi siswa terhadap layanan bimbingan konseling di Man Indrapuri Aceh Besar (Skripsi). Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Darussalam-Banda Aceh.

Idrus, M. (2007). Metode penelitian ilmu sosial. Yogyakarta: Erlangga.

Lubis, L. (2007). Bimbingan konseling Islami. Jakarta: Hijri Pustaka Utama.

Lubis, N. L. (2011). Memahami dasar-dasar konseling dalam teori dan praktik. Jakarta: Kencana Perdana Media Group.

Margono, S. (2005). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Muhadjir, N. (1996). Metodologi penelitian kualitatif. Yogyakarta: Rakesarasin.

Mulyana, D. (2000). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2012). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Narimawati, U. (2008). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif: Teori dan aplikasi. Bandung: Agung Media.

Prasetijo, & Ihwalauw, J. J. O. I. (2005). Perilaku konsumen. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Prayitno, & Amti, E. (2008). Dasar–dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Rakhmat, J. (2005). Psikologi komunikasi. Bandung: Rosda Karya.

Ridwan. (2004). Statistika untuk lembaga dan instansi pemerintah/swasta. Bandung: Alfabeta.

Riswani, & Diniaty, A. (2008). Konsep dasar bimbingan dan konseling. Pekanbaru: Suska Press.

Sarwono, S. W. (2009). Pengantar psikologi umum. Jakarta: Rajawali Pers.

Sekaran, U. (2011). Metodologi penelitian untuk bisnis. Jakarta: Salemba Empat.

Shihab, M. Q. (1994). Membumikan Al-Qur’an, fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan (7th ed.). Bandung: Mizan.

Siagian, S. P. (2004). Teori motivasi dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sobur, A. (2003). Psikologi umum. Bandung: Pustaka Setia.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian administrasi. Bandung: Alfabeta.

Tohirin. (2015). Bimbingan konseling di sekolah dan madrasah (berbasis integrasi). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Walgito, B. (2004). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Willis, S. F. (2014). Konseling individual: Teori dan praktek. Bandung: Alfabeta.

Published

2024-08-12

How to Cite

Sopia Barira, Ramadhan Lubis, & Nurhayani Nurhayani. (2024). Persepsi Siswa pada Layanan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Aceh Tenggara . CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 4(4), 01–24. https://doi.org/10.55606/cendekia.v4i4.3147