Analisis Pembayaran Hutang dan Bunga oleh Debitur Pelaku Wanprestasi Berdasarkan Hukum Perdata
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.5358Keywords:
Debts, receivables, Default, Damages, InterestAbstract
A valid agreement creates a contract that gives rise to rights and obligations between the parties, and if one party does not fulfill its obligations, it can be declared to be in default. Default can be interpreted as the failure to fulfill or negligent in carrying out obligations as stipulated in the agreement made by the creditor and debtor. One example of a case of default regarding debts involving the Deputy Regent of Sidoarjo, Subandi, who borrowed IDR 1 billion from Darmiati Tansilong. The Supreme Court rejected Subandi's appeal (Decision No. 1609/K/Pdt/2022) and stated that he was in default. The Supreme Court's decision emphasized that the default committed by Subandi poses a risk in the form of debt repayment, paying profit sharing for property business development and the total interest that has been promised.
Downloads
References
Adati Medika Andarika. “Wanprestasi Dalam Perjanjian Yang Dapat Dipidana Menurut Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana”, Lex Privatum, Vol. 6 No. 4, Hal.9.
Andri Santoso. “Vonis Inkcrah Wabup Sidoarjo Berbuntut Panjang”, RRI.co.id, 21 November 2022, https://www.rri.co.id/hukum/93151/vonis-inkcrah-wabup-sidoarjo-berbuntut-panjang
Chandra Isabella Dwinantya & Arsin Lukman. “Kekuatan Mengikat Perjanjian Utang Piutang Dengan Jaminan Hak Atas Tanah Berdasarkan Akta Pengakuan Hutang Notariil (Analisis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor: 303/PDT.G/2020/PN.KPG)”, ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, Vol. 6 No. 1, Hal. 72.
Dalimunthe Dermina. “Akibat Hukum Wanprestasi Dalam Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW)”, Jurnal Al-Maqasid, Vol. 3 No. 1, Hal.23-24
Dewi Dewa Ayu Trisna & Ni Ketut Supasti Darmawan. “Perlindungan Hukuman Bagi Pengguna Pinjaman Online Terkait Bunga Pinjaman Dan Hak-Hak Pribadi Pengguna”, Acta Comitas : Jurnal Hukum Kenotariatan, Vol. 6 No. 2, Hal. 267.
Fitria Yenni. “Wanprestasi Oleh Debitur Dalam Perjanjian Utang Piutang”, Unes Journal Of: Swara Justisia, Vol.3 No.3, Hal. 271
Gumanti Retna. “Syarat Sahnya Perjanjian (Ditinjau dari KUHPerdata)”, Jurnal Pelangi Ilmu, Vol. 5 No. 1, Hal. 3.
Hendri Jon & Khoiri. “Tinjauan Yuridis Terhadap Wanprestasi Dalam Hutang Piutang”, Jurnal Cendekia Hukum, Vol. 3 No. 2, Hal. 117
Jurnal Jatiswara, Vol. 36 No. 2, Hal. 131.
Kamus Besar Bahasa Indonesia “Jatuh Tempo”
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1239
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1243
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1251
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1313
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1320
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1338
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1382 ayat (1)
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1754
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1764
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1765
Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1767
Pasaribu Samuel Wesley, et. al. “Penerapan Hukum Terhadap Wanprestasi Atas Perjanjian Hutang Piutang (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Medan No.24/Pdt.G.S/2020/PN Mdn)”, Jurnalrectum, Vol. 4 No. 1, Hal. 271.
Puspasari Putri Anggun, et. al. “Penerapan Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Hutang Piutang di Pengadilan Negeri Gianyar”, Jurnal Preferensi Hukum, Vol. 2 No. 1, Hal. 183
Putri Rayna Candra Kirana. “Penyelesaian Perkara Wanprestasi pada Perjanjian Hutang Piutang Tanpa Sita Jaminan (Studi Kasus Putusan Nomor 146/Pdt.G/2021/PN Bpp)”, Prosiding Seminar Hukum Aktual: Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Vol. 1 No. 1, Hal. 101
Rahim Abdul. “Konsep Bunga Dan Prinsip Ekonomi Islam Dalam Perbankan Syariah”, Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi, Vol. 1 No. 2, Hal.188.
Rahmadani Sabilillah Oktavia. “Analisis Akibat Hukum Perjanjian Utang Piutang Secara Lisan Apabila Debitur Cidera Janji (Wanprestasi)”, Jurnal Sains Student Research, Vol. 1 No.2, Hal. 1027
Ramadani Selyana Fitri, et. al. “Force Majeure Dalam Kontrak Perjanjian Hutang Piutang Berdasarkan KUHPerdata”, Journal Of Lex Theory, Vol. 5 No. 2 ,Hal. 554
Satiah & Riska Ari Amalia. “Kajian Tentang Wanprestasi dalam Hubungan Perjanjian”,
Sinaga Febrianto, et. al. “Tinjauan Yuridis Wanprestasi Hutang Piutang (Putusan No. 58/PDT.G/2019/PN-KBJ)”, Jurnal Retentum, Vol. 3 No. 2, Hal. 93
Siregar Taufik, et. al. “Tinjauan Yuridis Terhadap Hubungan Hukum Karena Wanprestasi di Dalam Hutang Piutang (Studi Putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam No.05/Pdt.G/2007/PN.LP), Jurnal Fakultas Hukum UMA, Vol. 1 No. 2, Hal. 191
Tim detikJatim. “Kasasi Wabup Sidoarjo di Kasus Utang Piutang Wanprestasi Ditolak MA”, Detik.com, 19 September 2022, https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-6298856/kasasi-wabup-sidoarjo-di-kasus-utang-piutang-wanprestasi-ditolak-ma.
Tim Redaksi. “Terbelit Utang 3 Miliar, Wakil Bupati Sidoarjo Digugat Warganya”, Patra Indonesia.com, 7 Oktober 2021, https://patraindonesia.com/terbelit-utang-rp3-miliar-wakil-bupati-sidoarjo-digugat-warganya/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





