Jenis-Jenis Utang Pajak dan Konsekuensinya bagi Wajib Pajak
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.4856Keywords:
Tax Compliance, Tax Debt Problems, Tax debt, Taxpayer, Types of Tax DebtAbstract
Compliance in paying taxes is a crucial element in maintaining the stability and sustainability of state revenues. Taxes as the main source of state financing require active participation from every Taxpayer in fulfilling their obligations. However, in practice, there are still many Taxpayers who experience obstacles in fulfilling these obligations, resulting in tax debt. This article aims to identify the types of tax debts that commonly occur in Indonesia and to analyze the legal and administrative consequences that can arise due to negligence or non-compliance in implementing tax obligations. This study uses a qualitative descriptive approach, by describing in detail the factual conditions based on secondary data and literature reviews. The results of the study indicate that tax debts can arise in various forms, including underpayment, late payment, or debts arising from audit results. The consequences faced by Taxpayers due to tax debts can be in the form of administrative sanctions such as interest, fines, and increases, as well as potential criminal sanctions if elements of intent or tax crimes are found. The conclusion of this article emphasizes the importance of understanding, awareness, and compliance of Taxpayers to avoid legal risks and financial burdens due to tax debts. The recommendations provided include the need to improve tax education for Taxpayers and optimize the role of tax authorities in providing guidance, supervision, and law enforcement proportionally.
Downloads
References
Abdi, A. S., & Faisol, I. A. (2023). Pengaruh pemutihan pajak, Samsat keliling, E-Samsat, sanksi pajak, dan kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bangkalan. Neo-Bis, 12(1), 91–108.
Ali, N. A., & Tambunan, M. R. (2022). Insentif pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada ambulan gawat darurat (AGD) wilayah di DKI Jakarta masa pandemi Covid-19. Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review), 6(2), 194–202.
Anggraini, D., & Rahma, M. (2024). Implementasi PPh pasal 4 ayat 2 dalam sektor ekonomi. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 2(1), 48–51.
DINATA, I. G. N. G. (2022). Tinjauan atas penagihan pajak di KPP Pratama Denpasar Barat [Doctoral dissertation, Politeknik Keuangan Negara STAN].
Eka Putra, W. (2022). Timbulnya utang pajak dan penagihannya berdasarkan hukum pajak nasional.
Fadillah, A., & Lestari, M. (2021). Tinjauan tata cara penyitaan terhadap wajib pajak pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bogor.
Falbo, T. (2023). Paradigma perpajakan: Upaya peningkatan perpajakan yang berkeadilan pasca amnesti pajak.
Furqon, I. K. (2021). Analisis efektivitas pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan sektor perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pemalang. Jurnal Aktiva: Riset Akuntansi dan Keuangan, 3(2), 62–75.
Hadiyanti, H. (2023). Implementasi Pasal 32A Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 pada PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk [Skripsi].
Haris, O. K., Sanib, S. S., & Karim, W. D. (2024). Pertanggung jawaban hukum terhadap pelanggaran pajak kendaraan bermotor. Halu Oleo Legal Research, 6(3), 700–715.
Karniawan, N., & Syahzuni, B. A. (2022). Penerapan Pajak Pertambahan Nilai berdasarkan PMK No. 121/PMK.003/2015 atas transaksi ekspor impor pada perusahaan freight forwarding: Studi kasus PT. Leschaco Logistic Indonesia. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(Spesial Issue 4).
Karsam, K., Erfiansyah, E., & Iriyadi, I. (2022). Perpajakan: Teori dan praktek. Jurnal Kesatuan Press.
Kharisma, N. (2023). Analisis dampak kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap masyarakat dan inflasi di Indonesia. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 295–303.
Nainggolan, S. M. (2023). Kepastian hukum Pasal 36 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagai upaya mencegah terjadinya disparitas putusan pengadilan pajak. Collegium Studiosum Journal, 6(1), 1–9.
Nasution, H. (2020). Analisis efektivitas penagihan pajak dengan surat paksa dan penyitaan untuk meningkatkan penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bekasi Utara.
Panjaitan, H. (2022). Aspek hukum kegiatan perpajakan dalam perspektif hukum perdata. Jurnal Hukum To-Ra: Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat, 8(3), 302–315.
Permana, F. T., & Susilowati, E. (2021). Pengaruh kesadaran wajib pajak dan pemahaman wajib pajak terhadap penerimaan pajak dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel intervening pada KPP Pratama Surabaya Karang Pilang. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 12(3), 1027–1037.
Putra, I., Bahmid, B., & Manurung, M. (2024). Efektivitas pengajuan dan penyelesaian pengurangan atas Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2): Studi kasus Bapenda Kabupaten Asahan. JURNAL BEVINDING, 2(2), 42–55.
Rafifah, H. A. (2022). Surat teguran sebagai salah satu tindakan penagihan utang pajak pada PT V.
Sabrina, D., Darmawati, D., & Saputro, W. A. (2023). Karakteristik wajib pajak, kinerja sistem perpajakan, dan kepatuhan pajak: Studi empiris terhadap persepsi wajib pajak e-commerce. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1583–1590.
Septiyani, S., & Kurnia, S. (2025). Dampak utang pajak terhadap stabilitas keuangan negara. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 257–264.
Sugianto, W. (2023). Timbul dan hapusnya utang pajak: Kajian terhadap instrumen penagihan pajak di Indonesia.
Tita, H. M. Y., & Heumasse, A. G. (2025, April). Disrupsi kecerdasan buatan terhadap tanggung jawab hukum pada budaya kepatuhan wajib pajak pelaku industri kreatif. In SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain dan Aplikasi Bisnis Teknologi) (Vol. 8, pp. 160–170).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





