Implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak dalam Penanganan Eksploitasi terhadap Anak Jalanan
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.5167Keywords:
Child protection, street children, exploitation, legal implementation, social policyAbstract
The exploitation of street children is a complex social problem in Indonesia, especially in large cities. Children living on the streets are highly vulnerable to exploitation. Although the government has regulated child protection through Law No. 35 of 2014 as a revision of Law No. 23 of 2002, the implementation of these protections has not been optimal in practice. This study aims to analyze the implementation of the Child Protection Law in addressing the exploitation of street children, identify obstacles in its implementation, and evaluate the suitability of legal norms with their practices. This study uses a normative legal method with a descriptive qualitative approach, based on an analysis of legal documents, scientific literature, and relevant data. The results of the study show that the implementation of child protection still faces many obstacles, such as a lack of supporting facilities, poor coordination between institutions, a lack of education for the community, and weak law enforcement. In addition, there is still a gap between ideal legal provisions and practices in the field. In conclusion, child protection is not sufficient with regulations alone but also requires integrated, sustainable, and participatory implementation so that Indonesian children, especially street children, can live safely, be protected, and develop optimally.
Downloads
References
Abdul Rauf, M., & Hassan, M. A. (2015). Cultivating religious character in Islamic education: The role of teachers. International Education Studies, 8(10), 147–154. https://doi.org/10.5539/ies.v8n10p147
Ahmad, A. R., & Syed Zakaria, S. Z. (2015). Character education and the development of Islamic personality. Mediterranean Journal of Social Sciences, 6(6), 482–488. https://doi.org/10.5901/mjss.2015.v6n6s1p482
Al-Attas, S. M. N. (1999). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Anggara, O. F. (2018). Resiliensi jalanan terhadap penggunaan narkoba. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 9(1), 50–55.
Apriatin, M., Mappong, Z., & Milono, Y. K. (2016). Implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak (Studi kasus anak jalanan di Kota dan Kabupaten Bogor). PALAR (Pakuan Law Review), 2(2).
Arthur, J., Kristjánsson, K., Harrison, T., Sanderse, W., & Wright, D. (2017). Teaching character and virtue in schools. Routledge.
Astri, H. (2014). Kehidupan anak jalanan di Indonesia: Faktor penyebab, tatanan hidup dan kerentanan berperilaku menyimpang. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 5(2), 145–155.
Bachmid, A. A. (2025). Perlindungan anak dalam sistem peradilan pidana anak: Kebijakan dan pelaksanaannya di Indonesia. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 6(1).
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education. Journal of Research in Character Education, 3(1), 21–28.
Bertus, D. C., Hulukati, W., & Usman, I. (2022). Faktor-faktor penyebab menjadi anak jalanan di kota Gorontalo. Student Journal of Guidance and Counseling, 2(1).
Elias, M. J., Parker, S. J., Kash, V. M., Weissberg, R. P., & O’Brien, M. U. (2008). Social and emotional learning, moral education, and character education: A comparative analysis and a view toward convergence. In L. Nucci (Ed.), Handbook of moral and character education (pp. 248–266). Routledge.
Fitriana, D. (2021). Eksploitasi anak di kota layak anak: Studi pada anak jalanan di Kota Surakarta. (Tidak dipublikasikan).
Halstead, J. M. (2007). Islamic values: A distinctive framework for moral education? Journal of Moral Education, 36(3), 283–296. https://doi.org/10.1080/03057240701643056
Harefa, F. S. (2017). Implementasi kebijakan program pembinaan anak jalanan di Kota Medan. (Tidak dipublikasikan).
Huraerah, A. (2006). Kekerasan pada anak. Bandung: Penerbit Nuansa.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. (2025, Mei 25). https://kbbi.kemdikbud.go.id/
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025, Mei 25). https://www.kpai.go.id
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Machmud, H., Alim, N., & Rasmi, R. (2020). Eksploitasi anak di kota layak anak (Studi di Kota Kendari). Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 6(1), 74–96.
Mahath, H. (2020). Religious education in Malaysia: The implementation of integrated curriculum in Islamic schools. International Journal of Islamic Thought, 18(1), 35–42.
Mandala, E., Setyadiharja, R., & Jefri, R. R. N. M. (2016). Implementasi kebijakan tentang penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB) (Studi kasus di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kijang). JIP (Jurnal Ilmu Pemerintahan): Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah, 1(2).
Marzuki, M. (2017). Penelitian hukum: Edisi revisi. Prenada Media.
Nihayah, E. S. (2016). Eksploitasi anak jalanan (Studi kasus pada anak jalanan di Surabaya). Paradigma, 4(1).
Novianti, E. A., Budhiati, I., & Fitriani, D. (2024). Perlindungan hukum terhadap anak jalanan sebagai korban eksploitasi ekonomi. Journal of Law and Nation, 3(1), 155–164.
Nucci, L. P., Narvaez, D., & Krettenauer, T. (Eds.). (2014). Handbook of moral and character education (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203114896
Pribadi, H. P., Gandryani, F., & Purwati, A. (2023). Perlindungan hukum terhadap anak jalanan yang dieksploitasi sebagai pengemis. Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra, 1(1), 48–56.
Putra, F., Hasanah, D., & Nuriyah, E. (2015). Pemberdayaan anak jalanan di rumah singgah. Share: Social Work Journal, 5(1).
Rafsanjani, A. A. (2017). Kajian kriminologi perilaku nakal anak jalanan. (Skripsi Sarjana Hukum, Universitas Negeri Semarang).
Rempe, O., Ilyas, M., Shafwan, A. F., Syukur, M., & Arifin, I. (2023). Meninjau tantangan dan hambatan dalam pendidikan anak jalanan: Studi kasus pada anak-anak jalanan di Kota Makassar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(5).
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (1979). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1979 Nomor 32.
Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 165.
Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 109.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297.
Wahyudi, T. S., & Kushartono, T. (2020). Perlindungan hukum terhadap hak anak yang menjadi korban perlakuan tindak kekerasan dalam rumah tangga dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jurnal Dialektika Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1).
Wijayani, Q. N. (2021). Efektivitas komunikasi interpersonal anak jalanan. Jurnal Komunikasi, 15(2), 181–194.
Wijayanto, H. D. (2019). Peran Dinas Sosial dalam pemberdayaan anak jalanan di Kabupaten Magetan. (Tesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





