Nilai-Nilai Kearifan Lokal Patrol Sahur Ramadan di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang

Authors

  • Haniyah Kamilah Az-Zahra Universitas Muhammadiyah Malang
  • Daroe Iswatiningsih Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurripen.v5i2.9082

Keywords:

Cultural Anthropology, Cultural Preservation, Local Wisdom, Ramadan Tradition, Sahur Patrol

Abstract

This study is motivated by the importance of preserving local wisdom amid the flow of modernization that influences community life, particularly in the tradition of Ramadan Sahur Patrol in Kademangan Village, Pagelaran District, Malang Regency. This research aims to describe the implementation of the sahur patrol, identify the local wisdom values embedded within it, and analyze community responses to the tradition. The method used is qualitative with a cultural anthropology approach and a descriptive research design. Data were collected through interviews and documentation involving purposively selected informants, including community leaders, patrol participants, and local government officials. Data analysis was conducted using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the sahur patrol is carried out in a structured manner by utilizing traditional musical instruments, involving cross-generational participation, and being integrated with the community’s religious activities. This tradition contains religious, social, educational, cultural, mutual cooperation, togetherness, and responsibility values. In addition, the community shows a highly positive response through active participation and support for the sustainability of the tradition. The implications of this study emphasize that the sahur patrol plays an important role as a medium for cultural preservation, strengthening social solidarity, and forming collective identity and character within the community.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldayana, R., Putra, I. G. N., & Suryawan, I. W. (2022). Nilai-nilai kearifan lokal dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Kependidikan, 6(2), 112–120.

Andhini, N. P., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2022). Integrasi nilai kearifan lokal dalam pembelajaran untuk membentuk profil pelajar Pancasila. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(3), 456–465. https://doi.org/10.23887/jp2.v5i3.46776

Geertz, C. (1983). Local knowledge: Further essays in interpretive anthropology. Basic Books.

Hadi, S. (2017). Tradisi dan perubahan sosial dalam masyarakat Jawa. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 12(2), 45–58.

Haryanto, S. (2020). Tradisi dan solidaritas sosial dalam masyarakat pedesaan Jawa. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 22(1), 45–56.

Hidayat, M. (2021). Aktivitas keagamaan kolektif dan penguatan solidaritas sosial masyarakat. Jurnal Sosiologi Agama, 15(2), 101–112. https://doi.org/10.21043/jsa.v15i2.2021

Juwandi, J. (2022). Peran kearifan lokal dalam memperkuat civic culture masyarakat. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 150–160. https://doi.org/10.21067/jmk.v7i2.7444

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Lestari, D. (2022). Transformasi budaya Ramadan di era modern. Jurnal Sosial Humaniora, 14(1), 78–90.

Marini, A., & Suharto, S. (2022). Kearifan lokal dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Local Wisdom: Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal, 14(2), 101–110.

Marini, R., & Suharto, S. (2022). Peran kearifan lokal dalam menjaga keberlanjutan sosial dan budaya masyarakat. Jurnal Sosiologi Nusantara, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.5678/jsn.v8i1.2022

Nurhidayah, N., Rahman, A., & Sari, D. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 210–218.

Prasetyo, A. (2019). Fungsi sosial tradisi patrol sahur dalam masyarakat Jawa Timur. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 23–35.

Putri, D. A. (2022). Kearifan lokal sebagai identitas budaya dalam menghadapi arus globalisasi. Jurnal Ilmu Budaya, 14(1), 67–78. https://doi.org/10.3456/jib.v14i1.2022

Putri, R. A. (2022). Mitigasi bencana berbasis kearifan lokal: Local knowledge, local wisdom, dan local genius. Jurnal Geografi, 10(1), 45–56.

Rahmaniyar, R. (2022). Nilai budaya dalam kearifan lokal sebagai pendidikan karakter. Tawshiyah: Jurnal Sosial Keagamaan, 17(2), 95–108.

Rahmawati, N. (2020). Kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 112–125.

Salsabila, N., Rahmawati, D., & Putra, A. (2025). Analisis nilai kearifan lokal dalam perspektif antropologi budaya pada masyarakat Indonesia. Jurnal Kajian Budaya, 10(2), 123–135. https://doi.org/10.5678/jkb.v10i2.2025

Sari, D. P., & Nugroho, A. (2021). Kearifan lokal dan solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(1), 85–96.

Setiawan, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya lokal di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, 18(2), 101–112.

Sibarani, R. (2018). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.

Utami, R. (2022). Kearifan lokal dan identitas budaya dalam kehidupan masyarakat modern. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 16(1), 67–78.

Widodo, T. (2021). Budaya Ramadan dan identitas sosial masyarakat Indonesia. Jurnal Antropologi Indonesia, 42(1), 55–67.

Yusuf, M. (2016). Nilai budaya dalam tradisi masyarakat lokal. Jurnal Ilmu Sosial, 9(3), 101–115.

Downloads

Published

2026-05-23

How to Cite

Haniyah Kamilah Az-Zahra, & Daroe Iswatiningsih. (2026). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Patrol Sahur Ramadan di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN, 5(2), 75–88. https://doi.org/10.55606/jurripen.v5i2.9082

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.