Pengembangan Modul Berbasis Etnomatematika pada Songket Minangkabau di Fase F Jurusan Kesehatan SMAN 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban

Authors

  • Yopita Yonanda Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Isnaniah Isnaniah Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • M. Imamuddin Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Arifmiboy Arifmiboy Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i3.6958

Keywords:

Ethnomathematics, Minangkabau Songket, Module, Research and Development (R&D), Validity, practicality, effectiveness

Abstract

This research was motivated by the lack of teaching materials that align with the characteristics and needs of students. One of the main issues identified is the use of learning modules that are not yet adapted to local culture and fail to provide meaningful learning experiences. To address this problem, the researcher developed a culturally based module inspired by Minangkabau songket. This study employed a Research and Development (R&D) design following the development stages proposed by Sugiyono. The results show that the developed module achieved a validity level of 82.58% (categorized as very valid), a practicality level of 87.6% (very practical), and an effectiveness level of 83.3% (very effective). Based on these findings, it can be concluded that the ethnomathematics-based module on Minangkabau songket for Phase F of the Health Department at SMAN 1 Lareh Sago Halaban in the 2023/2024 academic year meets the criteria of being valid, practical, and effective. Therefore, it is considered suitable for use as a culturally contextual teaching material that integrates local values into the learning process.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Z. (2009). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, prosedur. Bandung: Rosdakarya.

Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi ke-3). Jakarta: Bumi Aksara.

Belawati, T., dkk. (2003). Pengembangan bahan ajar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Budiarto, M. T. (2022). Etnomatematika: Teori, pendekatan, dan penelitiannya. Sidoarjo: Zifatama Jawara.

Budiwarman. (2018). Songket Minangkabau sebagai kajian seni rupa: Bentuk, makna, dan fungsi pakaian adat Minangkabau.

D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its place in the history and pedagogy of mathematics. For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sumatera Barat. (2012). Mengenal tenun songket ratu kain Sumatera Barat.

Gumanti, A. T., dkk. (2016). Metode penelitian pendidikan. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Guslinda, & Kurniaman, O. (2016). Perubahan bentuk, fungsi, dan makna tenun songket Siak pada masyarakat Melayu Riau. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1). https://doi.org/10.33578/jpfkip.v5i1.3676

Halija, dkk. (2021). Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV MI Nurul Huda Kupang. Jurnal Elementary, 4(1).

Isnaniah, & Imamuddin, M. (n.d.). Komunikasi matematis dalam pembelajaran berdasarkan gender. Humanisma: Journal of Gender Studies, 1(2).

Isnaniah, dkk. (2019). Eksplorasi etnomatematika pada budaya masyarakat Minangkabau. Bukittinggi: LP2M IAIN Bukittinggi.

Isnaniah, dkk. (2022). Eksplorasi konsep matematika dalam tenun songket Pandai Sikek. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 10(1). https://doi.org/10.24256/jpmipa.v10i1.1991

Isnaniah, dkk. (2023). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis etnomatematika budaya Minangkabau pada materi kekongruenan dan kesebangunan. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 2605–2619. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2256

Isnaniah, dkk. (2024). Pengembangan alat peraga pembelajaran berbasis etnomatematika pada rumah gadang di kelas IX SMPN 3 Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman tahun pelajaran 2022/2023. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika.

Kosasih, E. (2020). Pengembangan bahan ajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nieveen, N. (1999). Design approaches and tools in education and training. Dordrecht: Springer Science+Business Media.

Prastowo, A. (2014a). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Prastowo, A. (2014b). Pengembangan bahan ajar tematik. Jakarta: Kencana.

Riduwan. (2013). Belajar mudah penelitian untuk guru, karyawan, dan peneliti muda. Bandung: Alfabeta.

Rizky, E. U. (2018). Pengembangan e-modul berbasis etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 2(2). https://doi.org/10.33603/jnpm.v2i2.1458

Roliza, dkk. (2018). Praktikalitas lembar kerja siswa pada pembelajaran matematika materi statistika. Jurnal Gantang, 3(1). https://doi.org/10.31629/jg.v3i1.377

Sri Lestari. (2019). Pengembangan modul berbasis etnomatematika dalam tradisi Lawu (Disertasi Doktoral, IAIN Palopo).

Sugiyono. (2019). Metode penelitian & pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.

Supriadi. (2016). Pembelajaran etnomatematika Sunda dalam memelihara budaya bangsa. Serang: PGSD UPI Kampus Serang.

Syahriannur. (2019). Eksplorasi etnomatematika kain songket Minangkabau untuk mengungkap nilai filosofi konsep matematika. Jurnal Math Education Nusantara, 2(1), 58–63.

Vembriarto, S. T. (1985). Pengantar pengajaran modul. Yogyakarta: Yayasan Pendidikan Paramita.

Wulandari, I. R. (2023). Pengembangan e-modul interaktif berbasis case study dengan mengintegrasikan QR code pada materi Basidiomycota (Disertasi Doktoral, Universitas Jambi).

Yuhelmi. (2022). Implementasi pembelajaran sosial emosional di era kurikulum merdeka di SD binaan Kecamatan Padang Utara. Jurnal Ilmiah Maksitek, 7(4), 92–98.

Downloads

Published

2025-10-11

How to Cite

Yopita Yonanda, Isnaniah Isnaniah, M. Imamuddin, & Arifmiboy Arifmiboy. (2025). Pengembangan Modul Berbasis Etnomatematika pada Songket Minangkabau di Fase F Jurusan Kesehatan SMAN 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban . JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN, 4(3), 482–496. https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i3.6958

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.