Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Galeh 1 Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2024/2025

Authors

  • Dewi Nuranisa Putri Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Dwi Anggraeni Siwi Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i2.6011

Keywords:

Differentiated, IPAS, Learning

Abstract

This study aims to describe and explain the challenges and obstacles in implementing differentiated learning in Science and Social Studies (IPAS) for fourth-grade students at Galeh 1 Public Elementary School, Tangen District, Sragen Regency, in the  2024/2025 academic year. The research employed a qualitative descriptive method, with the study conducted at Galeh 01 Elementary School in April 2025. The research subjects included the fourth-grade teacher and students, consisting of 8 male and 11 female students. Data collection techniques involved observation, interviews, and documentation, analyzed using the interactive data analysis model by Miles & Huberman. The results of the study show that: a) content differentiation was evident through the teacher's systematic preparation of IPAS teaching modules, provision of learning materials, and the use of PowerPoint and concrete images as media; b) process differentiation was demonstrated through varied assignments in group and individual formats, tailored approaches according to academic levels, and the use of an LCD projector to support learning; c) product differentiation was observed through students being given opportunities to present and the teacher providing summative assessments as a measure of understanding; d) the learning environment element was reflected in the teacher creating a fun and conducive classroom atmosphere. 2) The challenges and obstacles in implementing differentiated learning included: a) the presence of passive students, b) limited facilities and infrastructure, c) the time-consuming process of preparing learning components, and d) student dependency on peers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhafiz, N. (2022). Analisis profil gaya belajar siswa untuk pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 23 Pekanbaru. J-Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(8), 1913–1922.

Azhari, M. (n.d.). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V Sekolah Dasar (SD). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/PGSD, Universitas Primagraha.

Elviya, D. D., & Sukartiningsih, W. (2023). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV sekolah dasar di SDN Lakarsantri I/472 Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(8), 1780–1793.

Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam program guru penggerak pada modul 2.1. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., Mashudi, I., Hasanah, N. U. R., Maharani, A., & Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Surabaya: PT. Pustaka Pelajar.

Hasanah, O. N. (2024). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(1).

Ittaqullah, M. Z. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas VI di SD Negeri 1 Mengangkang. Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Kristiani, H., Susanti, E. I., Purnamasari, N., Purba, M., Saad, M. Y., & Anggaeni. (2021). Model pengembangan pembelajaran berdiferensiasi (Differentiated Instruction) pada kurikulum fleksibel sebagai wujud merdeka belajar di SMPN 20 Tanggerang Selatan.

Kurniati, S. (2022). Pandangan Ki Hadjar Dewantara dan implementasi bagi pendidikan karakter dalam merdeka belajar. Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (Pendistra), 60–74.

Lim, Y., & Park, H. (2022). Who have fallen behind? The educational reform toward differentiated learning opportunities and growing educational inequality in South Korea. International Journal of Educational Development, 92, 102599.

Manzis, I. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar di sekolah dasar. Universitas Jambi.

Meylovia, D., & Julianto, A. (2023). Inovasi pembelajaran IPAS pada kurikulum merdeka belajar di SDN 25 Bengkulu Selatan. Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan, 4(1), 84–91.

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833.

Pahleviannur, M. R., De Grave, A., Saputra, D. N., Mardianto, D., Hafrida, L., Bano, V. O., Susanto, E. E., Mahardhani, A. J., Alam, M. D. S., & Lisya, M. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Pradina Pustaka.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020–2024, Pub. L. No. 22. (2020). https://peraturan.bpk.go.id/Details/163750/permendikbud-no-22-tahun-2020

Prihatien, Y., Amin, M. S., & Hadi, Y. A. (2023). Analisis kesulitan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 02 Janapria. Jurnal Pendidikan, 6(1), 9232–9244.

Purba, M., Purnamasari, N., Soetantyo, S., Suwarma, I. R., & Susanti, E. I. (2021). Prinsip pengembangan pembelajaran berdiferensiasi (Differentiated Instruction). Dalam M. Purba, M. Y. Saad, & M. Falah (Eds.), Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Edisi 2021). Republik Indonesia.

Purwanto, A. (2022). Konsep dasar penelitian kualitatif: Teori dan contoh praktis (M. Hidayat, Miskadi, Bunyamin, & Y. Setiawan, Eds.). Pusat Pengembangan dan Pendidikan Indonesia.

Putra, H. P., & Dewantoro, M. H. (2022). Penerapan teori multiple intelligences Howard Gardner dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 12(2), 95–113. https://doi.org/10.24014/jiik.v12i2.18709

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara dan kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3(1), 39–47.

Rusmiati, M. N., Ashifa, R., & Herlambang, Y. T. (2023). Analisis problematika implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 1490–1499.

Suardipa, I. P. (2020). Proses scaffolding pada zone of proximal development (ZPD) dalam pembelajaran. Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 4(1), 79–92.

Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pub. L. No. 20. (2003). https://peraturan.bpk.go.id/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003

Wicaksana, A., & Rachman, T. (2022). Laporan kinerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2022. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf

Downloads

Published

2025-07-03

How to Cite

Dewi Nuranisa Putri, & Dwi Anggraeni Siwi. (2025). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Galeh 1 Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2024/2025. JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 691–704. https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i2.6011

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.