Studi Eksposisi Kejadian 12:1-9 : Perjanjian Allah dengan Abraham dan Implikasinya bagi Iman Kristen Masa Kini
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i3.6093Keywords:
Abraham, Blessing, Faith, Genesis, SalvationAbstract
The covenant between God and Abraham serves as proof that God is a faithful God who never abandons His people, whether in times of joy or sorrow. This covenant is also one of the fundamental covenants in the Old Testament, with significant theological and historical implications. This article, we’re discusses and analyzes God’s covenant with Abraham and its implications for Christian faith today, based on Genesis 12:1-9. Through this covenant, God promises three main things to Abraham: numerous descendants, the promised land, and blessings for all nations. Futhermore, this covenant serves as the foundation of Israel’s identity and finds its fulfillment in Jesus Christ, as foretold in Genesis 3:15, namely the offspring that will be born a woman. This study serves as evidence and a model for Christians regarding Abraham’s obedience and steadfast faith, emphasizing that salvation in Jesus Christ is one of God’s fulfilled promises to Abraham. Thus, understanding this covenant strengthens the conviction that God remains faithful to His promises and that faith in Him is the foundation of true spiritual life for believers.
Downloads
References
Bosch, D. J. (2006). Transformasi misi Kristen: Sejarah teologi misi yang mengubah dan berubah (S. Suleeman, Ed.; 6th ed.). BPK Gunung Mulia.
Chan, F. (Ed.). (2017). Multiply (Melipatganda): Menjadi murid yang menjadikan murid (1st ed.). Penerbit Katalis.
Cully, I. V. (2009). Dinamika pendidikan Kristen (S. Suleeman, Ed.; 12th ed.). BPK Gunung Mulia.
Drane, J. (2005). Memahami Perjanjian Baru (6th ed.). BPK Gunung Mulia.
Fanggi, Y. O. (2023). Analisa Kejadian 12:1–9 tentang Tuhan memanggil Abraham menjadi berkat dan implikasinya bagi orang percaya. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 1(1), 1–9.
Gill, J., & Wijaya, H. (2015). Ekposisi Surat Roma 7:1–6 dan Yeremia 31:31–34. ResearchGate. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.1446.8563
Gp, H. (Ed.). (2017). Teologi PAK: Metode dan penerapan pendidikan Kristen dalam Alkitab (1st ed.). Penerbit ANDI.
Gp, H. (Ed.). (2020a). Teologi pastoral: Pastoral sebagai strategi penggembalaan untuk menuju gereja yang sehat dan bertumbuh (1st ed.). PBMR ANDI.
Gp, H. (Ed.). (2020b). Teologi pastoral. PBMR ANDI.
Guthrie, D. (Ed.). (2008). Teologi Perjanjian Baru 2: Misi Kristus, Roh Kudus, kehidupan Kristen (10th ed.). BPK Gunung Mulia.
Hinadaka, J. J., Tinggi, S., Borneo, T., & Barat, K. (2020). Misi lintas budaya dalam perspektif Perjanjian Lama. ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 24–35.
Ibrahim, D. (2011). Tafsiran Surat Roma: Mencerahkan, membangkitkan, memerdekakan, dan menghidupkan kembali iman Anda (1st ed.). Penerbit ANDI.
Kumowal, R. L. (2020). Perspektif teologi dispensasi terhadap Israel dan Gereja Tubuh Kristus serta relevansinya bagi pendidikan agama Kristen. Ginosko: Jurnal Teologi Praktika, 2(1), 1–16.
Lasor, W. S. (1993). Pengantar Perjanjian Lama 1 (W. Tan, Ed.; 1st ed.). BPK Gunung Mulia.
Mariana, M. (2024). Upaya guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa SDN 014 Bagan Cacing. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 6(1), 11–20.
Mattu, H. W. (2020). Semua orang dipilih-Nya dari semula: Eksegese Kitab Roma 8:28–30. KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.34307/kamasean.v1i1.7
Nainggolan, J., & Kristen, P. A. (2025). Peran pendidikan agama Kristen dalam menumbuhkan karakter religius bagi jemaat Gereja di Tanjung Morawa. Complex: Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional, 2(55), 124–131.
Pasang, A. (n.d.). Teologi Perjanjian Lama. Feniks Muda Sejahtera. https://books.google.co.id/books?id=7lZrEAAAQBAJ
Patandianan, M. (2020). Rekonstruksi pemahaman berkat berdasarkan tafsiran Kejadian 12:1–3 di Gereja Toraja Jemaat Kollo Klasis Tondon. SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 82–94. https://doi.org/10.34307/sophia.v1i2.13
Podomi, H. T. S., Abraham, A., & Podomi, O. H. T. S. (n.d.). Akar yang sama: Transformasi hubungan Kristen-Muslim.
Rompon, Y. T. (2023). Metode pendekatan perjanjian Allah terhadap umatNya dari perspektif Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru. MUSTERION: Jurnal Teologi Injili dan Dispensasional, 1(2), 89–99.
Ruy, M., & Hendi. (2024). Analisis iman Abraham sebagai model iman masa kini berdasarkan surat Galatia 3:6–9. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 2(1), 85–98. https://doi.org/10.69748/jrm.v2i1.169
Sihombing, W. F., & Situmorang, M. (2021). Studi analisis-teologis pembenaran oleh iman dalam Surat Roma. Jurnal Teologi Cultivation, 5(2), 103–119. https://doi.org/10.46965/jtc.v5i2.909
Simanjuntak, F. (2016). Menguak rahasia pribadi Abraham atas kualitas keimanannya pada Allah Bapa. Real Didache, 1(2), 73–94. https://doi.org/10.31227/osf.io/43fj7
Simanjuntak, J. M. (2023). Peran guru PAK sebagai teladan dalam meningkatkan kerohanian dan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 1–17.
Sinambela, J. L., Sinaga, J., Pelawi, S., & Lucky, M. (2022). Keimanan Abraham berdasarkan Ibrani 11. Jurnal Studi Kristen, 3(2), 134–149.
Sinta, G., Msiren, R. J., Hurmanisa, H., & Sarmauli, S. (2024). Keteladanan Abraham dalam teologi manajemen pendidikan. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4.
Situmorang, J. T. H. (Ed.). (2015). Soteriologi: Doktrin keselamatan, pengajaran mengenai karya Allah dalam keselamatan (1st ed.). Penerbit ANDI.
Stevanus, K. (2017). Jalan masuk kerajaan surga (1st ed.). Penerbit ANDI.
Sugiarto, J., Gaol, R. F., & Litaay, S. G. (2022). Imago Dei sebagai suatu relasi: Analisis tentang dampak dosa terhadap gambar dan rupa Allah. HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(2), 138–147. https://doi.org/10.46817/huperetes.v3i2.116
Sukarjo, J., & Sukarna, T. (2023). PAK menurut kitab Kejadian. Jurnal Kadesi, 5(1), 23–42. https://doi.org/10.54765/ejurnalkadesi.v5i1.36
Takaliuang, M. P. (2015). Berjalan bersama Allah: Refleksi teologis berdasarkan pengalaman Abraham, Ishak, dan Yakub; suatu pelajaran bagi gereja masa kini. Missio Ecclesiae, 4(1), 35–46. https://doi.org/10.52157/me.v4i1.47
Tarumingi, D. A., & Kampilong, J. K. (2024). Mengasihi dalam perubahan pendidikan agama Kristen di tengah perubahan zaman. Gema Edukasi Mandiri. https://books.google.co.id/books?id=uqAnEQAAQBAJ
Wardoyo, G. T. C. M. (Ed.). (2021). Jejak-jejak karya keselamatan Allah. PT Kanisius.
Wauran, Q. C. (2015). Kajian biblika kecemburuan Allah terhadap penyembahan berhala berdasarkan Keluaran 20:4–6. Jurnal Jaffray, 13(2), 249–259. https://doi.org/10.25278/jj71.v13i2.180
Widianto, K. (2017). Sifat panggilan Allah: Studi terhadap panggilan Allah kepada Abraham dalam Kejadian 12:1–4. Journal Kerusso, 2(2), 1–7. https://doi.org/10.33856/kerusso.v2i2.39
Widjaja, F. I. (Ed.). (2019). Misi dan pluralitas keyakinan di Indonesia (1st ed.). PBMR ANDI.
Wiersbe, W. W. (Ed.). (2014). Hidup bersama Firman: Pasal demi pasal seluruh Alkitab (4th ed.). PT Gloria Usaha Mulia.
Yuliani, R., & Pujiono, A. (2022). Peran gaya komunikasi orang tua dalam membentuk kompetensi sosial anak. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 113–124. https://doi.org/10.55649/skenoo.v2i2.39
Zalukhu, N., Angelina, C., & Santosa, M. (2022). Konsep kepemimpinan Musa terhadap pola kepemimpinan Kristen di era digital. HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 7(2), 90–104. https://doi.org/10.52104/harvester.v7i2.107
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_001.jpg)




