Pelatihan Mengalihwahanakan Karya Sastra Menjadi Teks Iklan untuk Guru Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Rembang

Authors

  • Mukh Doyin Universitas Negeri Semarang
  • Zuliyanti Zuliyanti Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8340

Keywords:

Adaptations, Advertisements, Creative Economy, Literary Works, Teacher Training

Abstract

In the Independent Curriculum implemented in schools starting the 2024/2025 academic year, there are Learning Outcomes (CP) that read "Students are able to modify/deconstruct literary works for creative economic purposes" and "Students are able to translate one text into another for creative economic purposes". In reality, in schools, there are still few teachers who connect literary works with economic issues, many teachers are still unfamiliar with the concept of translation, not many teachers have participated in translation training, and there is no guidebook for translating literary texts into non-literary texts or vice versa. This also applies to high school Indonesian Language teachers in Rembang Regency. Combining these two Learning Outcomes and connecting them to conditions in society, this community service conducted training on translating literary works into advertising texts for high school Indonesian Language teachers in Rembang Regency. The training was carried out with the first stage providing material on translation and advertising and the second stage providing mentoring to teachers to practice translating literary works into advertising.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amsyah, Z. (1977). Manajemen sistem informasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Arifin, E. (2010). Broadcasting: To be broadcaster. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Armstrong, G., & Kotler, P. (2002). Dasar-dasar pemasaran (A. Sindoro & B. Molan, Penerj.) Jilid 1. Jakarta: Prenhalindo.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2025). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring (Edisi VI). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kbbi.kemdikbud.go.id/beranda/pemutakhiran

Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia Fase A–Fase F. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Baetens, J. (2005). Novelization: A contaminated genre? Critical Inquiry, 32(1), 43–60. https://doi.org/10.1086/498003

Basri, M. C., dkk. (2012). Rumah ekonomi rumah budaya: Membawa kebijakan perdagangan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Bluestone, G. (1956). Novel into film. Los Angeles: Berkeley.

Bonk, C. J., & Graham, C. R. (Eds.). (2006). The handbook of blended learning: Global perspectives, local designs. San Francisco, CA: Pfeiffer Publishing.

Damono, S. D. (2012). Alih wahana. Tanpa Kota: Editum.

Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi IV). Jakarta: Gramedia.

Doyin, M. (2021). Alih wahana puisi anak. Semarang: LPPM Unnes.

Effendy, O. U. (2002). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Eneste, P. (1991). Novel dan film. Flores: Nusa Indah.

Finoza, L. (2008). Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Diksi Insan Mulia.

Ginting, A. M., & Rivani, E. (2017). Strategi pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hermawan, A. (2012). Komunikasi pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Jefkins, F. (1997). Periklanan (H. Munandar, Penerj.). Jakarta: Erlangga.

Kasali, R. (1992). Manajemen periklanan: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Keraf, G. (2009). Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: Gramedia.

Kotler, P. (2002). Manajemen pemasaran: Analisis, perencanaan, implementasi, dan kontrol (J. Wasana, Penerj.). Jakarta: Erlangga.

Mardika, H. A. (2022). Industri periklanan: 'Nyawa' bagi ekonomi kreatif di Indonesia. https://unair.ac.id/industri-periklanan-nyawa-bagi-ekonomi-kreatif-di-indonesia/

Meriana, T., & Tambunan, W. (2021). Evaluasi persiapan sekolah tatap muka di TKK Kanaan Jakarta. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.33541/jmp.v10i1.3260

Moelyono, M. (2010). Menggerakkan ekonomi kreatif antara tuntutan dan kebutuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nisa, M. (2020). Nilai-nilai religius dalam film Ajari Aku Islam dan relevansinya terhadap materi Pendidikan Agama Islam [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Purwokerto].

Pangestu, M. E. (2008). Pengembangan ekonomi kreatif Indonesia 2025. Jakarta: Departemen Perdagangan RI.

Rokhmansyah, A. (2013). Studi dan pengkajian sastra. Semarang: Graha Ilmu.

Salad, H. (2015). Panduan wacana & apresiasi musikalisasi puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Stanton, R. (2012). Teori fiksi Robert Stanton (S. Sugihastuti & R. Rosi, Penerj.; Cetakan II). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sundari, S., Suryani, P. E., Yuli, E., & Suharto. (2022). Pendampingan nelayan SKIP pada penerapan metode budidaya kerang hijau yang tepat di Bumi Waras Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), 410–416. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i1.7907

Wahjuwibowo, I. S. (2011). Semiotika komunikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Waringin, T. D. (2008). Marketing revolution. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Mukh Doyin, & Zuliyanti Zuliyanti. (2026). Pelatihan Mengalihwahanakan Karya Sastra Menjadi Teks Iklan untuk Guru Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Rembang. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 284–296. https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8340

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.