Pemberdayaan Remaja pada Pencegahan Dini Penyakit Menular Seksual (PMS) pada Remaja di Desa Bangun Rejo Tahun 2025

Authors

  • Srininta Srininta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Mesrida Simarmata Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Kamelia Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Siti Nuraisyah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Febri Dyah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Cindi Desi Puspa Lumban Gaol Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i4.8220

Keywords:

Adolescents, Empowerment, Prevention, Reproductive Health, Sexually Transmitted Diseases

Abstract

Sexually transmitted diseases (STDs) are infectious diseases transmitted through sexual contact including vaginal, anal, oral intercourse and are caused by bacteria, viruses, and parasites, either directly or indirectly. Half of the 15-24 year olds contribute to sexually transmitted infections in the world. So that adolescents in Bangun Rejo Village are able to independently maintain their reproductive health to avoid sexually transmitted diseases. Method: Providing education about the prevention of sexually transmitted diseases in adolescents. The number of adolescents is 30 people. Population: all adolescents in Hamlet II, Bangun Rejo Village. Sample: all populations or total sampling. Data is frequency distribution. before education, adolescents' knowledge about the prevention of infectious diseases was mostly lacking as many as 12 people (40%) and a minority of good as many as 7 people (23.3%), while after education, the results obtained were a majority of good as many as 16 people (53.3%) and a minority of less as many as 5 people (16.7%). Conclusion; There was an increase in knowledge after education about early disease prevention about sexually transmitted diseases in adolescents in Bangun Rejo Village. Provide counseling facilities for adolescents regarding sexually transmitted infections.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adista, N. F., Muhida, V., Citrawati, N. K., Boimau, A. M. S., Bobaya, J., Prabandari, A. S., Putu, N., Puspa, S., & Wally, R. (2025). Penyakit menular seksual. Media Pustaka Indo.

Aprilia, J. (2025). Pencegahan infeksi menular seksual melalui pemberdayaan dan deteksi dini pada remaja Karang Taruna. 5(1), 22–28.

Asyiah, A. K., Sundari, R. S., & Pratama, F. F. (2021). Hubungan antara penyalahgunaan narkoba dan seks bebas dengan infeksi menular seksual di Tasikmalaya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 10(2), 237. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v10i2.32756

Bawono, Y. (2023). Perkembangan anak & remaja (Issue September).

Hapsari, A. (2019). Buku ajar kesehatan reproduksi remaja. Wineka Media.

Manurung, H. R., Suryati, C., Surbakti, I. S., Saputra, C., Manurung, B., & Manurung, T. (2025). Pemberdayaan remaja dengan perilaku tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja (TRIAD KRR). 3(1), 221–226.

Puspita, R., Ariani, R., & Anshori, F. R. (2025). Penguatan pengetahuan remaja tentang penyakit. Jurnal Pengabdian Multidisiplin Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 38–43.

Rahmah, W. N., Sartika, F., Ramdhani, F. H., Hidayani, A., & Handayani, R. (2025). Edukasi dan penguatan kapasitas remaja dalam pengendalian dan pencegahan dini penyakit infeksi menular seksual (PIMS) di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. 168–177.

Rohaeni, E. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku berisiko remaja terhadap penyakit menular seksual. Jurnal Publikasi Kebidanan AKBID YLPP Purwokerto, 11(2), 82–92. https://ojs.stikesylpp.ac.id/index.php/JBP/article/view/531

Rusman. (2011). Pengalaman belajar yang dilalui.

Simarmata, M., Panjaitan, E., Yakin, Y., Harefa, H., & Puspita, D. (2025). The relationship between knowledge level and attitudes of adolescents towards KRR triad behavior. 5.

Syukur, S. B., Asnawati, R., Hidayat, E. H., & Pelealu, A. (2023). Edukasi manajemen pencegahan dini penyakit menular seksual (PMS) pada remaja di SMK Teknologi Muhammadiyah Limboto. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(1), 319–326. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i1.8060

Wijayanti, E. T., & Puspita, H. (2021). Hubungan sikap remaja tentang infeksi menular seksual dengan sikap seks pranikah. Jurnal Keperawatan, 10(1), 60–66. https://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/jk/article/view/84

World Health Organization. (2022). Global health sector strategies on, respectively, HIV, viral hepatitis and sexually transmitted infections for the period 2022-2030. WHO.

World Health Organization. (2024). Guidelines for the management of asymptomatic sexually transmitted infections.

Zahro, A., Dewi, N. R. D., & Dewi, T. K. (2024). Penerapan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual di wilayah kerja UPTD Puskesmas Iringmulyo Kec. Metro Timur. Jurnal Cendikia Muda, 4, 171–177.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Srininta Srininta, Mesrida Simarmata, Kamelia Sinaga, Siti Nuraisyah, Febri Dyah, & Cindi Desi Puspa Lumban Gaol. (2025). Pemberdayaan Remaja pada Pencegahan Dini Penyakit Menular Seksual (PMS) pada Remaja di Desa Bangun Rejo Tahun 2025. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 654–660. https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i4.8220

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.