Optimalisiasi Kesadaran Hukum Masyarakat mengenai Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Tanpa Agunan melalui Gugatan Sederhana yang Dikemas dalam Pelatihan Berperspektif Hukum Perikatan dan Perjanjian

Authors

  • Yuyut Prayuti Universitas Islam Nusantara
  • Yeni Nureaeni Universitas Pakuan
  • L. Alfies Sihombing Universitas Pakuan
  • Mia Rasmiaty Universitas Islam Nusantara
  • Elis Herlina Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i3.6432

Keywords:

Active Participation, Default, Legal Education, Simple Lawsuit, Unsecured Financing

Abstract

In the evolving dynamics of Indonesia's economy, unsecured loans or Kredit Tanpa Agunan (KTA) have rapidly grown as a popular financial solution. The ease of application and fund disbursement makes these products especially attractive to micro-entrepreneurs and lower-middle-income communities. However, behind the convenience lies a serious issue: a high rate of default or breach of contract (wanprestasi). This problem is exacerbated by the low level of legal literacy among the public, leading to a lack of understanding of their rights and obligations in financing agreements. Most individuals are also unaware that there is a faster, simpler, and low-cost legal mechanism available for resolving civil disputes—namely, the Small Claims Court procedure, as regulated by the Supreme Court Regulation (Perma) No. 4 of 2019. This mechanism can be utilized by the general public, especially clients of microfinance institutions and credit cooperatives, to resolve civil conflicts involving claims of up to IDR 500 million without going through complex litigation. To address this issue, this community engagement activity aimed to improve public legal understanding of the Small Claims Procedure through participatory-based training. The training involved 50 participants from microfinance institutions and savings and loan cooperatives. The methods used included legal counseling, mock court simulations, group discussions, and case studies to provide participants with practical knowledge of the procedures and benefits of filing small claims. The results of the activity indicated that 78% of participants reported a better understanding of the Small Claims mechanism after the training, and 65% stated they were more inclined to use it compared to conventional litigation routes. This training had a positive impact on raising legal awareness, potentially reducing default rates, and contributing to the development of a more inclusive, fair, and sustainable financial system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amauri, V., Mokh Thoif, & Cornelis, V. I. (2025). Analisis hukum kredit tanpa agunan (KTA) Bank Central Asia Tuban payroll dan non payroll menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 5(06), 45–55. https://doi.org/10.69957/cr.v5i06.2011

Ashady, S., & Dudy, A. A. (2025). Prinsip plurium litis consortium: Bagaimana parameternya dalam gugatan wanprestasi: (Analisis putusan Pengadilan Negeri Selong Nomor 117/Pdt.G/2024/PN Sel.). Jurnal Kompilasi Hukum, 10(1), 217–232. https://doi.org/10.29303/jkh.v10i1.234

Dara, R. R., Nubatonis, O. J., & Jacob, Y. M. Y. (2025). Analisis yuridis terhadap perjanjian kredit tanpa agunan sebagai salah satu alternatif pendanaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia. Petitum Law Journal, 2(2), 429–443. https://doi.org/10.35508/pelana.v2i2.18783

Erdkhadifa, R., & Pravitasari, D. (2023). Efektivitas pelatihan analisis data statistik dalam riset akuntasi pada mahasiswa akuntansi syariah. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 1. https://doi.org/10.61142/psnpm.v1.76

Harpami, M. R., Hanifah, M., & Darnia, M. E. (2024). Penyelesaian gugatan sederhana menurut Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2019 tentang perubahan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015 tentang tata cara penyelesaian gugatan sederhana di Pengadilan Negeri Pelalawan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 748–757. https://doi.org/10.5281/zenodo.13739224

Lukman, I. R., Unaida, R., Siraj, S., Kinanti, W., & Khairunnisa, D. (2024). Pelatihan pengembangan video pembelajaran untuk meningkatkan efektifitas dalam pembelajaran. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(2), 2617–2622. https://doi.org/10.59837/8zmj0m20

Mumek, P. S. (2024). Implementasi gugatan sederhana (small claim court) di Pengadilan Negeri Manado. Lex Crimen, 12(5). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexcrimen/article/view/59268

Rohman, A. N., Hasiholan, P. F., Rakhtyani, R., Sibarani, R. D., & Sugiharti, S. (2022). Problematika penyelesaian gugatan sederhana dan arah penguatannya dalam mengoptimasi sistem peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan. Jurnal IKAMAKUM, 2(1), 551–561.

Rosyid, A. N., & Fikri, A. (2024). Analisis urgensi perubahan peraturan gugatan sederhana PERMA Nomor 4 Tahun 2019. HUKMY: Jurnal Hukum, 4(2), 670–694. https://doi.org/10.35316/hukmy.2024.v4i2.670-694

Santi, V. M., Rafli, M., Hashifah, Z., Rahayu, W., Handayani, D., Arafiyah, R., Suyono, Sumargo, B., Murdiyanto, T., Rohimah, S. R., Siregar, D., & Ladayya, F. (2025). Efektifitas pelatihan materi statistika dasar bagi guru SMA untuk meningkatkan kompetensi peserta didik. Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 70–77. https://doi.org/10.51135/bakti.5.1.70-77

Setiawan, S. (2024). Penyelesaian gugatan sederhana terhadap wanprestasi nasabah KSPPS Mitra Mandiri Wonogiri di Pengadilan Agama Wonogiri. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 7570–7579. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.13537

Sofi A’isy, A., & Andraini, F. (2024). Penyelamatan dan penyelesaian kredit yang bermasalah dalam perjanjian simpan pinjam pada koperasi (Berdasarkan studi putusan Nomor 15/Pdt.G/2023/Pn/Mgg). Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 4(3), 126–134. https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i4.1863

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, J., Aziz, A., & Sisyanto, S. (2025). Pengabdian hukum gratis sukseskan aktualisasi off class paralegal asal Desa Meteseh, Kendal, Jawa Tengah. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora, 4(1), 10–19. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v4i1.4920

Tambunan, J. H., & Yunanto, Y. (2024). Penyelesaian gugatan sederhana melalui e-court pasca diundangkannya PERMA 7 Tahun 2022. Notarius, 17(3), 2191–2206. https://doi.org/10.14710/nts.v17i3.57734

Widagda, I. M. N., & Primantari, A. A. A. (2025). Penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian kredit bank tanpa agunan melalui perspektif hukum positif di Indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1). https://doi.org/10.62281/v3i1.1580

Zaini, Z. D., & Setiawan, D. (2025). Prosedur gugatan sederhana terhadap wanprestasi dalam perjanjian kredit perbankan pada PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Teluk Betung (Studi Putusan Nomor 31/Pdt.G.S/2024/PN.Tjk). SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law, 2(1), 36–50. https://doi.org/10.57235/sakola.v2i1.5213

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Yuyut Prayuti, Yeni Nureaeni, L. Alfies Sihombing, Mia Rasmiaty, & Elis Herlina. (2025). Optimalisiasi Kesadaran Hukum Masyarakat mengenai Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Tanpa Agunan melalui Gugatan Sederhana yang Dikemas dalam Pelatihan Berperspektif Hukum Perikatan dan Perjanjian. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 380–391. https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i3.6432

Similar Articles

<< < 19 20 21 22 23 24 

You may also start an advanced similarity search for this article.