Peran Orang Tua dalam Membangun Rumah Tangga pada Pasangan Pernikahan Dini Menuju Keluarga Sakinah di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara

Authors

  • Rifqi Taufiqurrohman Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Nabila Cahya Adinda Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Setiyowati Setiyowati Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i4.9446

Keywords:

Early Marriage, Family Resilience, Islamic Family Law, Role of Parents, Sakinah Family

Abstract

Early marriage is a social phenomenon that continues to thrive in Margoyoso Village, Kalinyamatan District, Jepara Regency, despite government regulations establishing a minimum age for marriage. Couples who marry at a young age are vulnerable to emotional and economic unpreparedness, which threatens the integrity of the household and the achievement of the goal of a harmonious family. This study aims to identify factors that encourage early marriage and describe the strategic role of parents in strengthening the resilience of these couples' families. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews and participant observation of couples and parents. The results indicate that early marriage in Margoyoso Village is influenced by family economic factors, low levels of education, and local cultural customs. Furthermore, the findings indicate that parents play a significant role in helping couples overcome marital crises through material support, psychological guidance, and parenting guidance. Parents serve as a balance when couples experience conflict and limited experience. The implications of this study emphasize that the success of early marriage does not depend solely on the couple, but is largely determined by the intensity of support and guidance provided by parents as part of an extended family system that upholds Islamic values.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amiruddin, & Asikin, Z. (2018). Pengantar metode penelitian hukum. Rajawali Pers.

Casmini. (2022). Pernikahan dini (Perspektif psikologi dan agama). Jurnal Dakwah, 3(1), 49–58.

Chadijah, S. (2018). Karakteristik keluarga sakinah dalam Islam. Rausyan Fikr, 14(2), 113–126. https://doi.org/10.31000/rf.v14i1.676

Djamilah, & Kartikawati, R. (2014). Dampak perkawinan anak di Indonesia. Jurnal Studi Pemuda, 3(1), 1–16.

Fauzi, A., Ash Syidiqi, T. I., Alyanita, P., & Haris, Y. S. (2024). Rekonstruksi hukum keluarga Islam dalam perspektif maqasid al-syari'ah sebagai upaya preventif pernikahan dini di Indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4). https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2528

Fauzi, A., Ash Syidiqi, T. I., Alyanita, P., & Haris, Y. S. (2025). Rekonstruksi hukum keluarga Islam dalam perspektif maqasid al-syari'ah sebagai upaya preventif pernikahan dini di Indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4). https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2528

Fauzi, A., Ash Syidiqi, T. I., Alyanita, P., & Haris, Y. S. (2025). Rekonstruksi hukum keluarga Islam dalam perspektif maqasid al-syari'ah sebagai upaya preventif pernikahan dini di Indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4). https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2528

Fauziyah, I. M. (2024). Urgensi keluarga sakinah sebagai fondasi rumah tangga perspektif fikih dan hukum positif. Mahakim: Journal of Islamic Family Law, 8(2).

Henri, & Nasir. (2025). Perlindungan hak anak terhadap praktik pernikahan dini: Tinjauan sosio-yuridis di Kabupaten Gowa. As-Sakinah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(2).

Henri, & Nasir. (2025). Perlindungan hak anak terhadap praktik pernikahan dini: Tinjauan sosio-yuridis di Kabupaten Gowa. As-Sakinah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(2).

Ibnu Yahya, A. A., Patimah, & Fajri, M. (2023). Urgensi bimbingan keluarga sakinah bagi ketahanan keluarga ditinjau dari hukum Islam. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 4(2). https://doi.org/10.24252/qadauna.v4i2.28925

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.

Khaerani, S. N. (2007). Faktor ekonomi dalam pernikahan dini pada masyarakat Sasak Lombok. Jurnal Gender dan Anak, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.20414/qawwam.v13i1.1619

Lestari, D., Santoso, H. H. P., Darmayanti, P., Ikrom, D., & Saiin, A. (2024). Pendekatan sosiologi hukum Islam sebagai upaya menjaga keharmonisan keluarga sakinah. Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(2). https://doi.org/10.62097/mabahits.v5i02.1733

Lestari, D., Santoso, H. H. P., Darmayanti, P., Ikrom, D., & Saiin, A. (2024). Pendekatan sosiologi hukum Islam sebagai upaya menjaga keharmonisan keluarga sakinah. Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(2). https://doi.org/10.62097/mabahits.v5i02.1733

Lestari, D., Santoso, H. H. P., Darmayanti, P., Ikrom, D., & Saiin, A. (2024). Pendekatan sosiologi hukum Islam sebagai upaya menjaga keharmonisan keluarga sakinah. Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(2). https://doi.org/10.62097/mabahits.v5i02.1733

Mufidah. (2013). Psikologi keluarga Islam berwawasan gender. UIN Maliki Press.

Muhammad, H. S., Nurcahyanti, F. W. N., & Salahuddin, M. (2023). Problem solving dalam praktik pernikahan dini terhadap pembangunan ketahanan keluarga. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 15(1). https://doi.org/10.47945/tasamuh.v15i1.845

Muhammad, H. S., Nurcahyanti, F. W. N., & Salahuddin, M. (2023). Problem solving dalam praktik pernikahan dini terhadap pembangunan ketahanan keluarga. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 15(1). https://doi.org/10.47945/tasamuh.v15i1.845

Muntoha, & Yusdani. (2013). Keluarga maslahah. Kaukaba Dipantara.

Shihab, M. Q. (2000). Wawasan Al-Qur'an: Tafsir maudhu'i atas pelbagai persoalan umat. Mizan.

Syarifuddin, A. (2006). Hukum perkawinan Islam di Indonesia: Antara fiqh munakahat dan undang-undang perkawinan. Kencana.

Taufiqurrohman, R. (2023). Peran orang tua dalam membangun rumah tangga pada pernikahan dini di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Kudus).

Thorik, A., & Pamula, F. R. (2025). Keluarga sakinah dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah, 7(1). https://doi.org/10.33474/jas.v7i1.23572

Tirang, Y. (2019). Pernikahan dini akibat pergaulan bebas remaja. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (pp. 212–220).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. (2019). https://doi.org/10.37303/maksigama.v14i2.97

Yahya, A. A. I., Patimah, & Fajri, M. (2023). Urgensi bimbingan keluarga sakinah bagi ketahanan keluarga ditinjau dari hukum Islam. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 4(2). https://doi.org/10.24252/qadauna.v4i2.28925

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Rifqi Taufiqurrohman, Nabila Cahya Adinda, & Setiyowati Setiyowati. (2026). Peran Orang Tua dalam Membangun Rumah Tangga pada Pasangan Pernikahan Dini Menuju Keluarga Sakinah di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(4), 632–647. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i4.9446

Similar Articles

<< < 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.