Persepsi Masyarakat terhadap Penataan Kabel Utilitas Bawah Tanah di Jalan Diponegoro Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i4.9273Keywords:
Bandung City, Public Perception, Smart City, Underground Utility Cables, Urban InfrastructureAbstract
This research is motivated by the problem of disorganized overhead cables in Bandung City, which disrupts urban aesthetics and public safety. The government responded through the Passive Telecommunications Infrastructure (IPT) Program using an underground ducting system. The study aims to analyze the level of public knowledge and perception regarding the objectives and benefits of cable management on the strategic Diponegoro Street. A quantitative descriptive-analytical approach was utilized, with data collected through questionnaires from 55 road users. The 15-item research instrument was proven valid and reliable, with a Cronbach's Alpha of 0.941. Findings reveal that public perception is categorized as very positive and high overall. The "Right Target" and "Right Policy" dimensions received the highest appreciation, as respondents recognized the program's urgency for Smart City acceleration and the reliability of the Electronic-Based Government System (SPBE). Despite short-term environmental stress during construction, the benefits of visual aesthetics and psychological safety dominate public perception. The implications of this study provide a scientific basis for the government to continue and expand cable management policies to other vital corridors to create modern, safe, and sustainable urban spaces.
Downloads
References
Astiandi, S., & Hidayah, U. (2024). Analisis Fungsi Taman-Taman Kota di Kota Bogor Berdasarkan Persepsi Masyarakat. Journal of Regional and Rural Development Planning, 8(2), 146–160. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2024.8.2.146-160.
Delyanet, D., & Pawa, J. P. (2024). Penilaian Estetika Jalan Kota untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Kota Sambas. Media Wisata, 22(1), 64–76. https://doi.org/10.36276/mws.v22i1.635.
Dewi Hartanti, R., Apriani, R., H Zainal Abidin Fikri NoKm, J. K., Kemuning, K., Palembang, K., & Selatan, S. (2026). Politik Urban Kebijakan Pemerintah Kota Palembang dalam Penataan Kabel Listrik. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, 5(1), 12–28.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung. (2026). Simpang Aceh-Merdeka digarap, Pemkot percepat migrasi ke jaringan bawah tanah. https://share.google/qDWchUix1ILAHPeXF.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur. (2024). Peraturan daerah tentang penataan dan pengendalian infrastruktur pasif telekomunikasi. Pemerintah Daerah Ngawi. https://share.google/Fx6yd8xNNDe7G8zy2.
Fitrianty, A. T., Santosa, H., & Ernawati, J. (2024). Persepsi Visual Fasad Bangunan di Kawasan Taman Ismail Marzuki Jakarta Sebagai Pembentuk Citra Kawasan. Review of Urbanism and Architectural Studies, 22(1), 71–80. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2024.022.01.8.
Hamdani, A. (2024). Analisis penentuan lokasi gangguan saluran kabel bawah tanah tegangan menengah menggunakan metode Direct Circuit Analysis 20 KV di PT Cikarang Listrindo. RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer), 7(1), 165–174.
Hanurawan, F. (2024). Psikologi Lingkungan. Edulitera. https://fpsi.um.ac.id/wp-content/uploads/2016/05/Psikologi-lingkungan.pdf
I Nyoman Bagus Deva Prajina, Lilik Antarini, & Komang Ema Marsitadewi. (2024). Efektivitas Kebijakan Jaringan Utilitas Terpadu Dalam Penanganan Kabel Semrawut Untuk Menjamin Kenyamanan Masyarakat Di Kawasan Badung Selatan. Policy and Maritime Review, 3(1), 33–45. https://doi.org/10.30649/pmr.v3i1.64
Korompis, H. G., Nursallam, M. Z., Bungkaes, F. A., Tindas, J. R., Daud, J. G., Lahinta, F. C., & Junaedy, S. P. (2024). Perencanaan untuk penerapan jaringan distribusi dibawah tanah sepanjang 3KMS Penyulang SM3 di-Kota Tomohon untuk menunjang kegiatan TIFF. Jurnal ELEKTRIK – Politeknik Negeri Manado, 3(2), 24–36.
Kusuma, A. (2024). Persepsi masyarakat terhadap penataan ruang publik dan fasilitas pejalan kaki di Kota Semarang. Jurnal Riptek, 18(1), 29–48.
Lovina, R. (2023). Kajian pembangunan infrastruktur (jalan, jaringan listrik, telekomunikasi) yang disinergikan dengan pembangunan jalur hijau di Kota Tanjungpinang. Jurnal Archipelago, 2(2), 181–193.
Revo. (2024). Jaringan infrastruktur pasif telekomunikasi sepanjang 274 km mulai dibangun. Pemerintah Provinsi Jawa Barat. https://jabarprov.go.id/berita/jaringan-infrastruktur-pasif-telekomunikasi-sepanjang-274-km-mulai-dibangun-14075
Subarna, D., Wisdianti, D., & Andriana, M. (2024). Pengembangan Infrastruktur Kabel Serat Optik Bawah Tanah : Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Kota Medan. Jurnal Pembangunan Kota Medan (JPKM), 1(1), 35–47. https://jpkm-brida.pemkomedan.go.id/index.php/jpkm/index
Sulistyono, S., Koesoemawati, D. J., Hayati, N. N., & Angelina, C. (2024). Commercial corridor development strategy through the application of the walkable commercial strip concept in urban area of Jember City. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 20(1), 17–28. https://doi.org/10.14710/pwk.v20i1.52193
Suryazain, M. F., Nasihien, R. D., & Tistogondo, J. (2024). Model sebaran dan pemetaan pembangunan infrastruktur kabel fiber optik bawah tanah dengan pendekatan SIG di Kota Surabaya. Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, 7(2), 83–92. https://doi.org/10.25139/jprs.v7i2.8681
Tawakal, I., Rofii, A., & Kusuma, R. A. (2023). Perencanaan jaringan distribusi listrik bawah tanah pada Cluster XYZ. Jurnal Kajian Teknik Elektro, 8(2), 53–64. https://doi.org/10.52447/jkte.v8i2.6754
Wibowo, A. (2025). Teknologi konstruksi bawah tanah. Yayasan Prima Agus Teknik & Universitas STEKOM
Wunarlan, I., Hatu, R. I. R., Paramata, M. Z., Abdullah, M. F., & Gobel, S. F. P. (2024). Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Implementasi Smart City di Kota Gorontalo. Jurnal Teknik, 22(2), 105–113. https://doi.org/10.37031/jt.v22i2.534
Yin, X., & Wang, M. (2022). Science mapping for recent research regarding urban underground infrastructure. Buildings, 12(11), 2031. https://doi.org/10.3390/buildings12112031
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudha Setiadi, Helmi Mustafa, Moch Salik Munawar, Nayla Fitri Ramadhanie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






