Kedudukan Hak Tanggungan dalam Perampasan Aset Tindak Pidana Korupsi: Perspektif Keadilan dan Kepastian Hukum

Studi Kasus BPR Perumda Purworejo

Authors

  • Gusti Ramadhani Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Yasmirah Mandasari Saragih Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Tuti Widyaningrum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Heru NurTjahyo Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8532

Keywords:

Asset Forfeiture, Corruption, Legal Certainty, Legal Justice, Mortgage Lien

Abstract

Corruption cases in Indonesia often involve the recovery of state assets, including properties encumbered by mortgages (hak tanggungan). This research conducts a normative legal analysis on how current law treats such pledged assets when they become objects of state confiscation in corruption crimes. We examine Indonesian legislation (especially the Tipikor Act, TPPU Act, and Mortgage Act), judicial practice, and principles of justice and legal certainty. The Bank Perumda BPR Purworejo case is used as an illustrative case study: here fictitious loans and misused collateral led to state losses of hundreds of millions of rupiah, and investigators seized assets (including four mortgaged properties) as evidence. The analysis finds that existing rules inadequately protect good-faith creditors: courts have noted that a corruption verdict does not automatically erase a prior mortgage lien, and that a certified mortgage confers a preferential right equal to a judgment. In practice, however, law enforcement often seizes all assets of the convict without first verifying third-party rights, creating legal uncertainty and perceived injustice. We argue that fair outcomes require stricter safeguards for creditors (e.g. mandatory review of collateral status before seizure) and consideration of equitable principles. In conclusion, we recommend legal reforms or guidelines to balance the state’s recovery goals with protection of bona fide mortgagees, so as to uphold substantive justice while maintaining legal certainty.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfathan, M., Sutiarnoto, S., & Suhaidi. (2026). Perlindungan hukum kreditur pemegang hak tanggungan dalam kasus objek jaminan dari hasil tindak pidana korupsi (Studi Putusan PN Bitung No. 70/Pdt.Bth/2015/PN.BIT). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i9.2227

Annisa, Y. (2023). Implementasi perampasan harta kekayaan pelaku tindak pidana korupsi melalui mekanisme perampasan aset. Jurnal Hukum Tata Negara, 13(2), 325–334.

ANTARA News. (2025, December 3). Hukum kemarin, korupsi BPR Purworejo hingga Ridwan Kamil ke KPK. https://www.antaranews.com

Aristotle. (1999). Nicomachean ethics. Batoche Books. https://doi.org/10.1093/oseo/instance.00258595

Detik.com. (2025, April 28). Tipu Bank Purworejo hingga bangkrut, pengusaha perumahan dibekuk polisi. https://www.detik.com

Harefa, B., & Supardi. (2025). Perampasan aset tindak pidana pencucian uang: Perlindungan pihak ketiga beritikad baik dalam perspektif hukum Indonesia. Risalah Hukum, 21(2), 135–149. https://doi.org/10.30872/risalah.v21.i2.2008

Indonesia Corruption Watch. (2022). Urgensi pengaturan sita jaminan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi (Laporan penelitian).

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2025, November 21). Pengesahan RUU perampasan aset, percepat pemulihan kerugian keuangan negara [Press release]. https://www.kpk.go.id

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025, November 5). Perlindungan hukum terhadap pihak ketiga dalam perampasan aset tindak pidana korupsi [Transkrip persidangan].

Mardalis. (1999). Metode penelitian: Suatu pendekatan proposal. Bumi Aksara.

Prasetyo, Z. M., Malinda, I. P., Silvi, C. P. J., Azzahra, L. A., & Rahma, S. N. (2024). Sinkronisasi kebijakan penegakan hukum: Posisi RUU perampasan aset dalam sistem hukum Indonesia. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 4(2), 799–807.

Purworejo24.com. (2024, July 11). LPS kebut pencairan uang nasabah, agunan debitur macet BPR Purworejo mulai dilelang. https://www.purworejo24.com

Purworejo24.com. (2025, April 28). Rugikan Perumda Bank BPR Purworejo 3,4 miliar, direktur PT Puriland developer ditetapkan tersangka korupsi. https://www.purworejo24.com

Republik Indonesia. (1981). Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76.

Republik Indonesia. (1982). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 73.

Republik Indonesia. (1996). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 3.

Republik Indonesia. (1999a). Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75.

Republik Indonesia. (2001). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 94.

Republik Indonesia. (2010). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 88.

Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 222.

Rosyadi, M. R. (2025). Pelindungan hukum bagi kreditur hak tanggungan atas perampasan aset objek jaminan yang bukan merupakan hasil tindak pidana korupsi sebagai pembayaran uang pengganti (Tesis magister tidak diterbitkan). Universitas Gadjah Mada.

Saragih, Y. M. (2020). Delik-delik dalam KUHP. CV. Haritsa.

Saragih, Y. M. (2022). Pengantar hukum pidana. CV. Tungga Esti.

Soekanto, S. (2019). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2012). Penelitian hukum normatif. RajaGrafindo Persada.

Tiffany, Kalo, S., & Harianto, D. (2023). Analisis yuridis penyitaan objek hak atas tanah yang telah dijaminkan hak tanggungan karena terindikasi tindak pidana korupsi (Studi kasus Putusan Nomor 2701 K/Pdt/2017). Buletin Konstitusi UMSU.

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Gusti Ramadhani, Yasmirah Mandasari Saragih, Tuti Widyaningrum, & Heru NurTjahyo. (2026). Kedudukan Hak Tanggungan dalam Perampasan Aset Tindak Pidana Korupsi: Perspektif Keadilan dan Kepastian Hukum: Studi Kasus BPR Perumda Purworejo. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(3), 587–602. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8532

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>