Peran Orang Tua dalam Memenuhi Hak Pendidikan Anak Perempuan di Desa Tanjungsari : Studi Implementasi Pasal 31 Ayat (1) UUD 1945
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i4.6460Keywords:
Girls, Right to Education, The-Role of ParentsAbstract
This study aims to determine the role of parents in fulfilling the right to education for girls based on the implementation of Article 31 Paragraph (1) of the 1945 Constitution in the region. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection methods in the form of interviews, observations, and documentation. Informants in this study consisted of village heads, parents, and girls who dropped out of school. Data analysis was carried out using the interactive model of Miles and Huberman which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study revealed that some parents showed a high awareness of the importance of education for girls and provided real support by sending their children to school to a certain level of education. However, there are also parents who still limit their children's education to only a certain level, mainly due to limited economic reasons and the influence of cultural values rooted in society. Factors such as economic dependence on girls and the view that higher education is not necessary for women are obstacles in realizing equal access to education. The implementation of Article 31 Paragraph (1) of the 1945 Constitution at the village level has not been optimal because there are no specific policies or programs from the village government that actually guarantee the right to education for girls. This study concludes that parental involvement plays an important role in addressing the inequality of access to education for girls in rural areas, and further support is needed from the government and the community to create an environment that is more supportive of girls' education. The implementation of more inclusive policies based on the needs of the local community is also very necessary to ensure that girls' right to education can be properly fulfilled.
Downloads
References
Abdurrahman, M. (2012). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Rineka Cipta.
Aulia, H., Diana, D., & Suryaningsih, J. (2024). Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(6), 1906-1911. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i6.1141
Faqihudin, A. (2021). Peran orang tua dalam pembinaan akhlak pada anak perspektif Dzakiah Darajat. Didaktika Aulia, 1(2), 23-35.
Febrianti, N. (2017). Pendidikan kewarganegaraan: Mewujudkan kesetaraan gender. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III P-ISSN, 306-310.
Hayya, A. K., & Darmawan, A. (2025). Pengaruh ketimpangan gender dalam bidang ekonomi pembangunan di Indonesia: Kajian teoritis dan empiris. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 5934-5944.
Hutagalung, T. B., & Andriany, L. (2024). Filosofi pendidikan yang diusung oleh Ki Hadjar Dewantara dan evolusi pendidikan di Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 2(3), 91-99. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i3.615
Maskhuroh, I. F., & Hasib, M. (2025). Faktor penyebab rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pendidikan di Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Journal of Knowledge and Collaboration, 2(7), 726-736.
Nugraha, Y. (2019). Pendidikan dalam pembentukan karakter dan peradaban Indonesia. Seminar Nasional Kewarganegaraan, 1(0), 115–124. http://seminar.uad.ac.id/index.php/snk/article/view/1508
Parancika, R. B., & Mufida, R. T. (2024). Ketimpangan gender di kalangan perempuan daerah sebagai faktor kurangnya pendidikan bahasa Indonesia. KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 1-6. https://doi.org/10.32585/klitika.v6i1.5027
Qomariyah, U. (2020). Tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak dalam Islam: Studi pada penjual sayur harian di Pasar Inpres Kota Palu. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.
Rahmah, R. (2022). Kesetaraan gender dalam pendidikan terhadap perempuan menurut hukum positif di Indonesia. Universitas Islam Kalimantan MAB.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Saylendra, N. P., Sanusi, A. R., & Adha, M. M. (2020). Faktor penghambat kegiatan ekstrakurikuler paskibra dalam menerapkan karakter disiplin siswa. CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 64-71.
Syifa, A., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan karakter Islami di era digital: Tantangan dan solusi berdasarkan pemikiran sosial Imam Al-Ghazali. Social Studies in Education, 2(2), 107-122.
Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak.
Wabang, A. K. (2023). Tanggung jawab ayah sebagai pembina rohani dalam meningkatkan mutu spiritualitas anak usia 0-17 tahun. Jurnal Teologi Injili Dan Pendidikan Agama, 1(1), 123-133. https://doi.org/10.55606/jutipa.v1i1.103
Wahyuni, R., & Simamora, S. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dan pola pikir orang tua terhadap pola pengasuhan anak. NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 1(2), 1-26.
Widyatama, P. R., & Suhari. (2023). Penanaman nilai karakter cinta tanah air pada siswa di SMP PGRI 1 Buduran. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Dan Sosial (EMBISS), 3(2), 174-187.
Wiryopranoto, S., Herlina, N., Marihandono, D., & Tangkilisan, Y. B. (2017). Ki Hajar Dewantara: Pemikiran dan perjuangannya. Museum Kebangkitan Nasional.
Yansyah, D., Wati, E. R. K., Nurrizalia, M., Kurniawan, M. I., Batrisya, A., & Wulandari, R. (2024). Pengaruh pendidikan bagi perempuan untuk mendapat kesempatan kerja guna meningkatkan perekonomian keluarga. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(3), 13. https://doi.org/10.47134/jpn.v1i3.352
Zainuddin, Z. (2021). Konsep pendidikan budi pekerti perspektif Ki Hadjar Dewantara. Kabillah: Journal of Social Community, 6(1), 8-25. https://doi.org/10.35127/kbl.v6i1.4651
Zuhdi, A., Firman, F., & Ahmad, R. (2021). The importance of education for humans. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 6(1), 22. https://doi.org/10.23916/08742011
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





