Istri sebagai Pencari Nafkah Utama Keluarga Perspektif Sosiologi Hukum Islam

Studi Kasus di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang

Authors

  • Rahma Amalia Nisa’i Universitas Islam Negeri Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5981

Keywords:

Breadwinner, Islamic Law, Wife

Abstract

The phenomenon of the shifting role of wives in meeting family needs shows a change from the past, where in the past the wife was only tasked with taking care of housework and children, but along with the times, wives also take on the main role as breadwinners. This study uses a qualitative approach method to explore the role of wives as the main breadwinners in the family. The results of the study reveal that wives have an important role not only as economic supporters, but also as household managers. There are two main factors that encourage wives to take on this role, namely the husband's inability to meet family needs and the influence of an increasingly open social environment providing many employment opportunities for women. This study also emphasizes the importance of support from husbands and families so that wives can carry out dual roles well. The success of wives in carrying out both roles is highly dependent on the support available, including cooperation in the division of household tasks.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adib, M., Salwa, D., & Khairiyah, M. (2024). Tukar peran suami dan istri dalam rumah tangga perspektif hukum keluarga dan gender. Journal of Islamic and Law Studies, 8(1), 92–114. https://doi.org/10.18592/jils.v8i1.12855

Alfan, Y. I. (2020). Hak nafkah istri yang bekerja menurut pandangan kiai Krapyak. Al-Maslahah: Jurnal Ilmu Syariah, 16(2), 215–234. https://doi.org/10.24260/al-maslahah.v16i2.1743

Ali, M. I. (2023). Rights and obligations of husband and wife according to Islamic law in constructing sakina family. Al Mashaadir: Jurnal Ilmu Syariah, 3(2), 130–142. https://doi.org/10.52029/jis.v3i2.94

Armansyah, A. (2020). Batasan nafkah yang wajib diserahkan seorang suami kepada istri. Sangaji: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 2(2), 183–201. https://doi.org/10.52266/sangaji.v2i2.397

Astuti, A. F. (2019). Peran perempuan dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga perspektif hukum Islam [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar].

Aulia, F. U., & Basuki, Y. (2023). Perempuan pekerja dalam perspektif maqashid ekonomi Islam di komunitas PEKKA. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(2), 1–11. https://doi.org/10.1905/iqtishadia.v10i2.10156

Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. (2025). Infografis indikator makro sosial ekonomi Kabupaten Semarang 2025 (Vol. 6). https://semarangkab.bps.go.id/id/publication/2025/03/13/9a1cdafa1924993450653da6/infografis-indikator-makro-sosial-ekonomi-kabupaten-semarang-2025.html

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2025). [Indeks Ketimpangan Gender-IKG] Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) menurut jenis kelamin (persen), 2024. https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTg4OCMy/-indeks-ketimpangan-gender-ikg--tingkat-partisipasi-angkatan-kerja---tpak--menurut-jenis-kelamin.html

Bahri, S. (2015). Konsep nafkah dalam hukum Islam. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 17(2), 381–399.

Cahyana, P., Yulia, Sotya, Ammar, Z., & Aisyah. (2023). Muhammadiyah & ‘Aisyiyah sebagai inspirasi generasi milenial dalam memajukan Indonesia: Kumpulan esai. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Huda, H. D., & Dodi, L. (2020). Rethinking peran perempuan dan keadilan gender: Sebuah konstruksi metodologis berbasis sejarah dan perkembangan sosial budaya. CV Cendekia Press.

Huriani, Y. (2021). Pengetahuan fundamental tentang perempuan.

Junaedi, M. (2018). Fenomena perceraian dan perubahan sosial: (Studi kasus di Kabupaten Wonosobo). Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak, 13(2), 259–283.

Kamal, M., Wahab, Z. A., & Nugraha, N. (2019). Istri sebagai pencari nafkah dalam pandangan Muhammad Quraish Shihab. Istinbath: Jurnal Penelitian Hukum Islam, 16(1), 29–58. https://doi.org/10.36667/istinbath.v16i1.279

Loka, A. F., Ramlah, R., Idris, I., & Fa, J. (2022). Tinjauan hukum Islam terhadap peran ganda istri sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga (Studi kasus di Desa Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi). Nalar Fiqh: Jurnal Hukum Islam, 13(2), 106–120. https://doi.org/10.30631/nf.v13i2.1434

Nirmalasari, S. A., & Putri, N. (2022). Peran perempuan dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga perspektif maqashid syariah Jasser Auda (Studi kasus di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang). Jurnal Magister Ekonomi Syariah, 1(1), 43–52. https://doi.org/10.14421/jmes.2022.011-04

Rofiuddin, A. (2018). Rasionalitas masyarakat Indramayu dalam memutuskan menjadi tenaga kerja wanita (TKW): Studi kasus pada masyarakat Desa Arahan Kidul Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].

Utsany, R., Afrizal, T. W., & Khamim, K. (2022). Women’s rights and gender equality: An analysis of Jasser Auda’s thoughts and his contribution to renewal of Islamic family law in Indonesia. JIL: Journal of Islamic Law, 3(1), 54–73. https://doi.org/10.24260/jil.v3i1.530

Zakiyyah, N., & Suharto, M. (2023). Dominasi istri pencari nafkah utama dalam keluarga. Qanun: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 132–149. https://doi.org/10.51825/qanun.v1i2.24728

Downloads

Published

2025-07-04

How to Cite

Rahma Amalia Nisa’i. (2025). Istri sebagai Pencari Nafkah Utama Keluarga Perspektif Sosiologi Hukum Islam: Studi Kasus di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(3), 896–911. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5981

Similar Articles

<< < 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.