Keterlibatan Masyarakat dalam Implementasi Penataan Permukiman Kumuh di Kelurahan Mantuil

Authors

  • Irma Khurniawati Universitas Lambung Mangkurat
  • Nasruddin Nasruddin Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurripen.v5i1.8734

Keywords:

Community Engagement, Environmental Management, Mantuil Subdistrict, Slums, Sustainable Development

Abstract

Slum upgrading is a strategic step in improving the quality of life of urban communities, where its success is largely determined by the active involvement of local residents. This study aims to analyze the level of community involvement in the implementation of slum upgrading in Mantuil Village, South Banjarmasin District. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through a structured questionnaire from 98 respondents selected using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted descriptively to measure the level of participation in four stages of the activity. The results show that community involvement is in the good category, but has an uneven distribution. The highest average scores were found in the utilization stage (30.44) and maintenance stages (30.23), indicating that community participation is driven by the principle of direct benefit from the infrastructure being built. Conversely, participation in the planning and implementation stages tends to be lower due to structural barriers such as time constraints and respondents' economic burdens. These findings confirm that sustainable settlement upgrading requires synergy between community social capital and government policies that are adaptive to the geographic characteristics of the region, particularly related to tidal flooding vulnerability in riverbank areas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anisa, M. (2025). Pengaruh partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pembangunan kawasan permukiman kumuh. Jurnal Administrasi Publik & Bisnis, 1(1). https://doi.org/10.36859/prinsip.v2i1.4750

Apriliani, D., Heldayani, E., Utomo, B., & Setianto, H. (2022). Faktor-faktor penyebab tumbuhnya permukiman kumuh di Kelurahan Tuan Kentang Kota Palembang. Review of Urbanism and Architectural Studies, 20(2), 73–84. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2022.020.02.7

Apriyani, L., & Arif, D. B. (2019). Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan Desa Toyareka Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(2), 61. https://doi.org/10.12928/citizenship.v2i2.17991

Azis, I. P. A., & Giriwati, N. S. S. (2024). Peranan partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Kotalama, Kota Malang. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(3), 125–129. https://doi.org/10.32315/jlbi.v13i3.377

Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin. (2025). Kecamatan Banjarmasin Selatan dalam Angka 2025.

Isya, Z. R. S. (2024). Tingkat partisipasi masyarakat dalam penanganan permukiman kumuh melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. Universitas Islam Sultan Agung Semarang Repository.

Keputusan Walikota Banjarmasin Nomor 215 Tahun 2022 tentang penetapan lokasi permukiman kumuh. (2022).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14/PRT/M/2018 tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 785.

Nurjanah, & Safrul, R. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan drainase jalan ditinjau dari aspek tenaga di Desa Catur Karya Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. JAPB (Jurnal Mahasiswa Administrasi Publik Dan Administrasi Bisnis, 4, 1114–1129.

Saputra, W., Sukmaniar, & Hermansyah, M. H. (2022). Permukiman kumuh perkotaan: Penyebab, dampak dan solusi. Environmental Science Journal (ESJo): Jurnal Ilmu Lingkungan, 1(1), 12–17. https://doi.org/10.31851/esjo.v1i1.10929

Simarmata, S. G., Lubis, S. N., & Thoha, A. S. (2024). A study on the relationship between community participation and the improvement of slum settlement quality in Medan City, Indonesia. Asian Journal of Environment & Ecology, 23(4), 1–15. https://doi.org/10.9734/ajee/2024/v23i4536

Simbang, A., Rosyani, & Suandi. (2019). Keterkaitan partisipasi masyarakat terhadap kualitas lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Rajawali dan Kelurahan Budiman Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 2(1). https://doi.org/10.22437/jpb.v21i1.5101

Suci, N. W. (2022). Strategi penanganan permukiman kumuh melalui pembangunan rumah susun di Surabaya. Jurnal Mahasiswa, 4(4), 235–245.

Tobade, A., Tampi, G. B., & Ruru, J. M. (2019). Partisipasi masyarakat pada pengawasan pembangunan di Desa Taripa Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso. Jurnal Administrasi Publik, 5(78).

Zahra, N. A., & Yulyana, E. (2025). Strategi penanganan kawasan permukiman kumuh oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi (Studi kasus pada Kelurahan Medan Satria). Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 11(1), 41–62. https://doi.org/10.25157/moderat.v11i1.4506

Downloads

Published

2026-04-13

How to Cite

Irma Khurniawati, & Nasruddin Nasruddin. (2026). Keterlibatan Masyarakat dalam Implementasi Penataan Permukiman Kumuh di Kelurahan Mantuil. JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN, 5(1), 876–887. https://doi.org/10.55606/jurripen.v5i1.8734

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.