Pergeseran Bahasa Bantik pada Kalangan Anak-Anak di Desa Bantik Sumoit Kecamatan Bolaang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow

Authors

  • Syafilawati Mongilong Universitas Negeri Gorontalo
  • Moh.Karmin Baruadi Universitas Negeri Gorontalo
  • Nuramila Nuramila Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i2.6008

Keywords:

Bantik Sumoit, children, language shift

Abstract

Language contact that occurs in a multilingual society causes various linguistic events. One of these linguistic events is the language shift that occurs among children in Bantik Sumoit Village. This study aims to describe how the Bantik language shift occurs, the factors causing the Bantik language shift, and efforts to overcome the Bantik language shift among children in Bantik Sumoit Village, Bolaang Timur District. This study uses a qualitative descriptive research type located in Bantik Sumoit Village, Bolaang Timur District. The data collection technique used is by listening to direct conversations from children while recording and noting important things during the interaction process. Then data analysis is carried out by transcribing, reading, selecting data, identifying data, grouping/classifying, and making conclusions. The results of the study show that the use of the Bantik language has experienced a significant shift which is marked by indicators such as the replacement of traditional languages ​​by other languages ​​and the emergence of an imbalance in its use. This indicator indicates that language shift occurs when the use of the first and second languages ​​becomes unbalanced. If this balance is lost, there are two possibilities that can occur. First, the first language persists despite the influence of the second language. Second, the first language is replaced by the second language until it is no longer used. This is influenced by a number of factors, namely education, socio-economic conditions, environment, and family. Efforts to overcome language shift include: adding Bantik language as a local content subject (mulok) in schools, the active role of parents in using regional languages ​​in the family environment, and increasing public awareness of the importance of preserving regional languages ​​in everyday life.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwasilah, A. C., (1983). Linguistik Suatu Pengantar. Bandung: Angkasa.

Alfanda, W. dkk. (2023). Pergeseran Bahasa Enggano dalam Komunikasi Siswa SDN 053 Pulau Enggano Sebagai Literasi Bahasa Daerah. Jurnal APEDAS Kajian Pendidikan Dasar. Vol. 2(1):17.

Aritonang, B. (2021). Penggunaan Bahasa Daerah Generasi Mudah Provinsi Maluku Utara Dalam Ranah Ketetanggaan Dan Pendidikan. Jurnal Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat. Vol. 15 (2):180.

Akhir, M. dkk. (2022) Pergeseran Bahasa dalam Komunikasi Masyarakat Desa Ranteangin Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Konsepsi. Vol. 10 (4): 355.

Andriani, Z. dkk. (2024). Analisis Pergeseran Bahasa Daerah Dalam Komunikasi di Desa Simpang Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Jurnal Bahasa Sastra dan Pengajaran. Vol. 5 (1):12.

Bhakti, P.W. (2020). Pergeseran Penggunan Bahasa Jawa Ke Bahasa Indonesia Dalam Komunikasi Keluarga Di Sleman. Jurnal Skripta.Vol. 6 (2).

Baruadi, M. K. (2015) . Pengantar Penelitian Bahasa & Sastra. Gorontalo: Ideas Publishing.

Dewi, C.A., & Ashadi, R.N. (2022). Pergeseran Bahasa Dalam Komunikasi Masyarakat Desa Laikang Kabupaten Takalar. Jurnal of Education, Language Teaching and Science. Vol. 4 (2).

Fauzy, A. dkk. (2022). Metodologi Penelitian. Jawa Tengah: Pena Persada.

Giyoto. (2013). Pengantar Sosiolinguistik. Surakarta: FATABA PRESS.

Haryono, H.A., & Hadiutomo, A.D. (2024). Pergeseran Bahasa pada Masyarakat Generasi Kedua dari Nusa Tenggara Timur di Driyorejo. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol. 7 (2):473.

Hiola, H., dkk. (2020). Pergeseran Bahasa Buol pada kalangan Anak-Anak di Desa Bunubogu Selatan Kecamatan Bunubagu. Jurnal of linguistics and Literature. Vol. 3 (1):17.

Malabar, S. (2015). Sosiolinguistik. Gorontalo: Ideas Publishing.

Nuramila. (2020). Tindak Tutur dalam Media Sosial: Kajian Pragmatik. Banten: Yayasan Pendidikan dan Sosial Indonesia Maju.

Nurhayani dkk. (2021). Sosiolinguistik Dalam Pengajaran Bahasa Berbassis Multikultural: Teori dan Praktik Penelitian. Bogor: IN MEDIA.

Oktarianti, I.A. dkk. (2021). Pergeseran Bahasa Bali Aga Pada Kalangan Remaja Desa Padewa Kabupaten Buleleng. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. 10 (2).

Owon, S.A.R. dkk. (2021). Sosiolinguistik Suatu Pengantar Awal. Bandung: FORSILADI.

Ohoiwutun, Paul. (2002). Sosiolinguistik. Jakarta: Kesaint Blanc.

Priadana, S., & Sunarsi, D. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Kota Tanggerang: Pascal Books.

Sari, I.P.A., & Sururi, I. (2020). Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa Di Kalangan Anak-anak Di Desa Sidoharjo Kabupaten Banyuasin. Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran). Vol. 4 (1):50.

Sukmadinata, N.S. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Offset.

Suharyo & Nurhayati. (2021). Sosiolinguistik: Pemilihan dan Pemertahanan Bahasa. Tigamedia Pratama Semarang.

Tajuddin Nur, dkk. (2022). Bahasa Melayu Betawi pada Era Globalisasi (Studi Pemertahanan Bahasa). Merah Putih Publisher.

Wahyuni. (2023). Pergeseran Bahasa Batak Mandailing ke Bahasa Indonesia di Desa Sinunukan III Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal. Vol. 3 (1): 53-54.

Zaim, (2014). Metode Penelitian Bahasa: Pendekatan Struktural. Padang: Sukabina Press.

Downloads

Published

2025-07-02

How to Cite

Syafilawati Mongilong, Moh.Karmin Baruadi, & Nuramila Nuramila. (2025). Pergeseran Bahasa Bantik pada Kalangan Anak-Anak di Desa Bantik Sumoit Kecamatan Bolaang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 676–690. https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i2.6008