Analisis Perceived Barrier yang Mempengaruhi Minat Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) dalam Mengikuti Program KB di Wilayah Kerja Puskesmas Jati 1

Authors

  • Wiwit Punagi Mukti Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Aisyah lahdji Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Nina Anggraeni Noviasari Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Hema Dewi Anggraheny Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i3.7035

Keywords:

Perceived Barrier, KB, PUS, Interest, Fertile age

Abstract

Perceived Barrier Analysis Affecting the Interest of Women of Reproductive Age  in Participating in the Family Planning Program in The Working Area of The Jati 1 Health Center. The number of women participated in the family planning program in the Jati 1 Health Center work area was 12% while the target was 80%. One component of the HBM that discusses obstacles to family planning is perceived barriers. The purpose of this study was to analyze perceived barriers that influence the interest of women in participating in the family planning program in the Jati 1 Health Center work area. This research method uses a qualitative analytical description.The study was conducted in the Jati 1 Health Center work area in 2022. The number of main informants in this study was 4 respondents and 4 triangulation informants. The sampling method was snowball sampling. The results showed that women's interest in participating in the family planning program related to perceived barriers was fear of the side effects of family planning and myths believed by the surrounding community made women not interested in participating in the family planning program.This study concludes that there is an influence between knowledge about family planning, number of children, and husband's support on the interest of women in participating in the family planning program in the work area of Jati 1 Health Center.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, M. Y., Kusumastuti, I., & Novita, A. (2024). Determinan minat pasangan usia subur (PUS) dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(3).

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2017). Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 24 Tahun 2017 tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran. Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan dan Keguguran, 1(1), 64.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2019). Evaluasi pelayanan keluarga berencana bagi masyarakat miskin (keluarga prasejahtera/KPS dan keluarga sejahtera I/KS-I) (hlm. 133).

Badan Pusat Statistik (BPS). (2019). Berita resmi statistik (Vol. 27, hlm. 1–52). https://www.bps.go.id

Badan Pusat Statistik (BPS). (2019). Persentase wanita berumur 15–49 tahun dan berstatus kawin yang sedang menggunakan/memakai alat KB. Badan Pusat Statistik, 21(1), 1–9.

Bhatt, N., Bhatt, B., Neupane, B., Karki, A., Bhatta, T., Thapa, J., Basnet, L. B., & Budhathoki, S. S. (2021). Perceptions of family planning services and its key barriers among adolescents and young people in Eastern Nepal: A qualitative study. PLoS ONE, 16(5), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0252184

Dansereau, E., Schaefer, A., Hernández, B., Nelson, J., & Palmisano, E. (2017). Perceptions of and barriers to family planning services in the poorest regions of Chiapas, Mexico: A qualitative study of men, women, and adolescents. Reproductive Health, 14(1).

Dewinataningtyas, C. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat pasangan usia subur terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) implan. Jurnal Cross Border, 6(1).

Ginting, S. A., & Tambun, M. (2025). Analisis faktor yang mempengaruhi minat pasangan usia subur dengan keikutsertaan KB aktif. JIKKN: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kebidanan Nusantara, 2(2).

Green, E. C., Murphy, E. M., & Gryboski, K. (2020). The Wiley encyclopedia of health psychology (Vol. 2, hlm. 3–6). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781119057840

Herowati, D., & Sugiharto, M. (2019). Hubungan antara kemampuan reproduksi, kepemilikan anak, tempat tinggal, pendidikan dan status bekerja pada wanita sudah menikah dengan pemakaian kontrasepsi hormonal di Indonesia tahun 2017. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 22(2), 91–98. https://doi.org/10.22435/hsr.v22i2.1553

Irianto, K. (2014). Pelayanan keluarga berencana: Dua anak cukup (Cet. 1). Alfabeta.

Isnandar, F. (2021). Praktik Mandiri Bidan Neneng Hayati periode November–Januari tahun 2021 akseptor KB pada masa pandemi COVID-19 di Praktik Mandiri Bidan Neneng Hayati. Jurnal Kebidanan, 15–16.

Keluarga, H. P. (n.d.). Tabel 18. Jumlah PUS berdasarkan kesertaan ber-KB hasil pendataan keluarga (hlm. 30–33).

Matahari Ratu, & Utami Fitriana Putri, S. S. (2018). Buku ajar keluarga berencana dan kontrasepsi (S. Rahmani, Ed.; Cet. 1). Pustaka Ilmu.

Pemerintah Pusat. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38852/uu-no-52-tahun-2009

Sembiring, J. V. A., Asparian, & Kasyani. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan minat wanita (PUS) akseptor KB dalam memilih alat kontrasepsi implan di Kelurahan Olak Kemang tahun 2024. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 957–964.

Shattnawi, K. K., Khader, Y. S., Al-Sheyab, N., Alyahya, M., Ready, K., Halasa-Rappel, Y. A., & Prince, H. (2021). Perceived barriers of using modern family planning methods among women in Jordan: A qualitative study. International Journal of Community Based Nursing and Midwifery, 9(4), 278–288. https://doi.org/10.30476/ijcbnm.2021.88675.1531

Tanjung, R., Ritonga, T., & Siregar, E. Y. (2021). Analisis minat belajar siswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19 di Desa Ujung Batu Barus. MathEdu (Mathematic Education Journal), 4(1), 88–96.

Downloads

Published

2025-10-17

How to Cite

Wiwit Punagi Mukti, Aisyah lahdji, Nina Anggraeni Noviasari, & Hema Dewi Anggraheny. (2025). Analisis Perceived Barrier yang Mempengaruhi Minat Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) dalam Mengikuti Program KB di Wilayah Kerja Puskesmas Jati 1. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN, 4(3), 490–507. https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i3.7035

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.