Kontroversi Pemanggilan Arwah dalam Alkitab : Perspektif Teologi Kristen terhadap Kisah Raja Saul dan Samuel

Authors

  • Januar Efendi Sirileleu Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
  • Nengris Seko Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
  • Malik Bambangan Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i2.5058

Keywords:

Christian Theology, Occultism, Saul, Seances, Spirit of Samuel

Abstract

This paper examines the story of King Saul seeking help from a medium in Endor as a tragic illustration of the spiritual downfall of a leader who was once chosen and anointed by God. In his distress and desperation, Saul chose a path that violated the law, marking his disconnection from God. This action not only shows a serious spiritual deviation, but also reveals the irony that a female medium becomes a means for God to deliver His judgment. It also explores Christian theological views on the practice of séances, including the moral and spiritual implications they bring. By comparing the historical and cultural background of Israel, and reviewing it from a biblical perspective, this paper emphasizes the importance of obedience to God's word and the dangers of involvement in the occult. The relevance of this story to the Christian life today serves as a reminder to remain steadfast in God's revelation and to distance ourselves from deviant spiritual practices. It also invites readers to reflect on the importance of maintaining spiritual integrity in facing the challenges of life.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustinus, M. (2011). Dosa Raja dan Murka Allah: Studi Teologi Perjanjian Lama. ANDI.

Blegur, R. (2022). Dimensi etis-teologis kegagalan kepemimpinan Raja Saul: Sebuah antisipasi bagi pemimpin Kristen masa kini. Skeneo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 19.

Browning, W. R. F. (2009). Kamus Alkitab: A dictionary of the Bible panduan dasar kedalam kitab-kitab, tema, tempat, tokoh dan istilah-istilah dalam Alkitab. BPK Gunung Mulia.

Butar-butar, G. M. (2024). Perjalanan Samuel mengurapi Saul dan Daud menjadi raja atas Israel. Jurnal Silih Asah, 1(2), 79.

Dilla, M. (2019). Pandangan Alkitab tentang okultisme dan seluk-beluknya dalam Alkitab. Manna Rafflesia, 15(1), 24.

Giay, B. (2004). Teologi kontekstual dan perjumpaan budaya. BPK Gunung Mulia.

Gulo, R. P., & Gulo, R. (2023). Education and example: Implementation of Christian education in family in era Society 5.0. IJIS: International Journal of Integrative Sciences, 2(7), 1067–1078. https://doi.org/10.55927/ijis.v2i7.5210

Gulo, R. P., Silaen, R. T., Zai, E., & Mbelanggedo, N. (2024). Distingsi teologis antara hukum Musa dan Sepuluh Hukum Tuhan: Sebuah kajian reinterpretatif. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 5(2), 86–102. https://doi.org/10.46445/jtki.v5i2.889

Heiser, M. (2015). The Unseen Realm. Lexham Press.

Ismail, J. K. (2024). Pedagogis Imitatio Paulus. Penerbit Adab.

Kristiyanto, T. (2015). Surat-surat Paulus: Tafsir dan aplikasi. BPK Gunung Mulia.

Lase, P. (2006). Mengenal hati Allah: Tanya jawab seputar kehidupan Kristen. ANDI.

Liau, S. (2008). Pro dan kontra mengenai roh Samuel dalam 1 Samuel 28:1–25. VERITAS: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 9(2), 137–139.

Malik. (2020). Integrasi karakter hamba Tuhan ke dalam pelayanan dalam bingkai teologi Matheus Mangentang. Phornesis: Jurnal Teologi dan Misi, 3(1), 53–54.

Merrill, E. (2008). Kingdom of Priests. Baker.

Mulyono, Y. B. (2015). Iman dalam dunia kuno. BPK Gunung Mulia.

Neslaka, Y., & Balukh, S. D. (2022). Strategi pembinaan kontekstual-interpersonal bagi pertumbuhan rohani orang Kristen di Senggi SP2, Kabupaten Keerom, Papua. Repository STAK AGJ.

Peruge, G. L. (2021). Penolakan Allah dalam 1 Samuel 15:1–35 beserta implikasinya. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan, 2(1), 49–50.

Prasetyo, Y. A. (2012). Tafsir kontekstual Perjanjian Lama. Kanisius.

Rusli, D. (2023). Model misi gereja menghadapi ajaran sesat dalam surat Paulus kepada Timotius sebagai pegangan Gereja Bethel Indonesia Mojopahit Jember. Theologia Insani, 2(1), 33.

Silitonga, J. (2011). Membongkar kedok iblis. ANDI.

Simanungkalit, D. (2020). Komunikasih dengan arwah dalam 1 Samuel 28:3–20. CV. Pustaka Media Guru.

Sumardjo, J. (2004). Mistisisme dalam budaya Nusantara. ITB Press.

Sumarno, W. (2021). Suara Allah di tengah kekuasaan. Gloria Graffa.

Tumenggung, E. S. (2010). Etika dan spiritualitas Perjanjian Lama. ANDI.

Widyatmadja, Y. B. (2016). Bayang-bayang di lembah kematian: Tafsir kisah raja-raja dalam Alkitab. BPK Gunung Mulia.

Yahya, D. Z. (2015). Hidup dalam ketundukan kepada Firman Tuhan. Literatur SAAT.

Yonathan, A. (2020a). Pemanggilan roh dalam 1 Samuel 28:1–25 dan ajaran aliran Pangestu. Jurnal Teologi Amreta, 4(1), 89.

Yonathan, A. (2020b). Roh di Endor: Pemanggilan roh dalam 1 Samuel 28:1–25 dan ajaran aliran Pangestu. Jurnal Teologi Amreta, 4(1), 90.

Zaluchu, S. E. (2021). Metode penelitian di dalam manuskrip jurnal ilmiah keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266.

Zega, D. (2024). Pandangan Kekristenan mengenai praktik spiritisme berlandaskan Alkitab. AP-Kain Jurnal Mahasiswa, 2(1), 24.

Downloads

Published

2025-05-28

How to Cite

Januar Efendi Sirileleu, Nengris Seko, & Malik Bambangan. (2025). Kontroversi Pemanggilan Arwah dalam Alkitab : Perspektif Teologi Kristen terhadap Kisah Raja Saul dan Samuel. Jurnal Riset Rumpun Agama Dan Filsafat, 4(2), 178–193. https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i2.5058

Most read articles by the same author(s)