Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pernikahan Dini terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja di Puskesmas Tinggi Raja Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Tinggi Raja Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.55606/innovation.v3i1.4302Keywords:
Education, Early, Marriage, TeenagersAbstract
Adolescence is marked by growth and development in various aspects, including physical, psychological, and intellectual. They tend to have a great sense of curiosity, like challenges, and dare to take risks. However, this also makes them vulnerable to various risks, both in the short and long term. Therefore, health services are needed that care about the needs of adolescents, especially in terms of reproductive health. This study aims to determine whether there is an Influence of Health Education About "the influence of health education about early marriage on the level of Knowledge and attitudes of adolescents at the Tinggi Raja Health Center. Tinggi Raja Village, Tinggi Raja District in 2023. The type of quasi-experimental research with a One Group Pretest-Posttest Design, the research sample amounted to 30 people, who were selected using a sampling technique with the Total Sampling Technique. Based on the results of statistical tests using the Wilcoxon test, the results of the p value of knowledge = 0.000 <0.05 and the p value of attitude = 0.000 <0.05. So it is proven that there is a significant influence between health education about early marriage on the level of knowledge and attitudes of adolescents at the Tinggi Raja Health Center. Tinggi Raja Village, Tinggi Raja District in 2023.
Downloads
References
Anwar, S. (2016). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.
Arimurti, I. (2017). Analisis penyebab terjadinya pernikahan usia dini terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso (Skripsi, Universitas Airlangga).
Aryani. (2016). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Salemba Medika.
Azmi. (2016). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Salemba Medika.
Azwar. (2015). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.
BKKBN. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan (Skripsi, Universitas Negeri Semarang).
BKKBN. (2015). Pendewasaan usia perkawinan dan hak-hak reproduksi bagi remaja Indonesia. BKKBN.
Desiyanti, I. W. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan terhadap pernikahan dini pada pasangan usia subur di Kecamatan Mapanget, Kota Manado.
Dwinanda Aditya Rizky, D., et al. (2015). Hubungan antara pendidikan ibu dan pengetahuan responden dengan pernikahan dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 76–81. Diakses 10 Januari 2018.
Fitrianingsih. (2015). Faktor-faktor penyebab pernikahan usia muda perempuan di Desa Sumerdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.
Joesafira. (2015). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Salemba Medika.
Kemenkes. (2014). Kesehatan reproduksi dan seksual bagi calon pengantin. Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes. (2015). Riset kesehatan dasar 2015. Kementerian Kesehatan RI.
Mubarak. (2015). Ilmu keperawatan komunitas: Pengantar dan teori. Salemba Medika.
Notoatmodjo. (2015). Ilmu perilaku kesehatan. Medika Cipta.
Nurhayati. (2016). Sikap dan intensi mencari bantuan dalam menghadapi masalah. Jurnal Penelitian, 18(1), 92-100.
Nurjanah, R., Widano, D. E., & Purnamaningrum, E. Y. (2016). Jurnal penyuluhan dan pengetahuan tentang pernikahan usia muda. Yogyakarta.
Nursalam. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2015). Buku ajar fundamental keperawatan: Konsep, proses dan praktik (Edisi ke-4). EGC.
Rizqy, A., & Azizah Aulia, M. (2017). Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini di kelas VIII SMP 4 Banjarmasin.
Salamah, S. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Diakses 17 Juli 2017.
Santrock. (2016). Perkembangan anak (Edisi ke-12, Jilid 2). Erlangga.
Sarwono. (2016). Psikologi remaja (Edisi Revisi). Rajawali Pers.
Setyabudi. (2015). Asuhan keperawatan keluarga: Konsep dan aplikasi kasus. Mitra Cendikia.
Sumardi, R. (2015). Determinan pernikahan dini di Kecamatan Kalianda. Jurnal Kesehatan, 4(2), 357–363. Diakses 10 Januari 2018.
Surbakti, E. B. (2015). Sudah siapkah menikah? Panduan bagi siapa saja yang sedang dalam proses menentukan hal penting dalam hidup. Gramedia.
Suryamin. (2016). Kemajuan yang tertunda: Analisis data perkawinan usia anak di Indonesia. Badan Pusat Statistik.
UNICEF. (2016). Child protection from violence, exploitation and abuse. Diakses dari http://www.unicef.org/protection/5792958008.html. Diakses 15 Desember 2016.
Wawan. (2015). Pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Nuha Medika.
WHO. (2015). Marriage 39,000 every day. Available from http://www.who.int/mediacentre/news/releases/2013/child-marriage2015.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Journal of Educational Innovation and Public Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







