Transformasi Fungsi Tari Caping Gangsing Sebagai Identitas Budaya Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Authors

  • Kinanthi Setyaning Asih Universitas Negeri Semarang
  • Lesa Paranti Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrsendem.v5i2.9930

Keywords:

Caping Gangsing Dance, Cultural Identity, Functional Transformation, Lerep Tourism Village, Presentation Form

Abstract

This study aims to describe the presentation form and analyze the functional transformation of the Caping Gangsing Dance as a cultural identity of Lerep Tourism Village, Semarang Regency. This research used a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The informants included choreographers, dancers, tourism village managers, and community members involved in the development of the dance. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the presentation form of the Caping Gangsing Dance consists of movement, musical accompaniment, makeup and costumes, properties, and performance structure that represent the agrarian life of the Lerep community. The caping property becomes a distinctive element that strengthens the dance identity, while the movements illustrate activities such as farming and mutual cooperation. The dance has also experienced functional transformation, from an educational medium introducing traditional games and local values to a cultural preservation medium, tourism attraction, village promotion media, and representation of community identity. This transformation indicates that Caping Gangsing Dance functions not only as a performing art but also as a cultural symbol that strengthens the image and identity of Lerep Tourism Village.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar Thalib, M. (2022). Pelatihan Analisis Data Model Miles dan Huberman untuk Riset Akuntansi Budaya. Jurnal Pengabdian Ilmiah, 5(1), 23–33.

Aprilia, M., Ni, S., Fitriyah, matul, Metha Rozhana, K., Budaya, P., Tradisional, T., & Budaya, N. (2026). Pewarisan Nilai Budaya Lokal melalui Tarian Topeng Grebek Sebrang Kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Kata kunci. Retrieved http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id

Hadi, Y. S. (2007). Kajian tari: Teks dan konteks. Pustaka book publisher.

Hall Stuart. (1990). Cultural Identity and Diaspora Stuart Hall.

Hukmiddin, M., Syahrir, N., Tari Nama, S., & Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain, S. (n.d.). Tari Salonreng Ara Pada Pesta Pernikahan Di Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba.

Jazuli, M. (2021). Seni Tari; Suplemen Pembelajaran Seni Budaya: I (M. A & Kadir, Eds.; Edisi 2). Penerbit Cipta Prima Nusantara.

Melia, Y., & Mesra, R. (2025). Transformasi Nilai-Nilai Budaya dan Identitas Sosial di Era Globalisasi: Perspektif Sosiologis. In COMTE: Journal of Sociology Research and Education (Vol. 1, Number 6).

Qur’ani. (2025). Skripsi Bentuk Penyajian Tari Lenggo Siwe Mone Dalam Upacara Adat Hanta Ua Pua Di Bima Nusa Tenggara Barat.

Soedarsono M. R. (2002). Seni Pertunjukan Indonedia di Era Globalisasi (3rd ed.). Gadjah Mada University Press.

Susanti Nelly, Paramita Widya, Fitri Eriswan Trinindi, Yenni Hendri Dwi Thasya, Agustin Medya Sinta, Desyandri, & Ardipal. (2024). Kajian Seni Tari Dan Pengintegrasian Pemanfaatannya Dalam Pembelajaran.

Rustiyanti S, Listiani W, Sari F, & Surya Peradantha I. (2021). Ekranisasi AR PASUA PA: dari Seni Pertunjukan ke Seni Digital sebagai Upaya Peajuan Kebudayaan. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 36(2), 186-196.

Saputra R, Hasanah N, Azis M, Ardiansyah Putra M, & Armayadi Y. (2024). Peran Seni Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal Di Era Modern. Besaung : Jurnal Seni, Desain dan Budaya, 9(2), 183-196.

Ghifary A Naufal Muhammad, Zahra A Bayan Z, Yusron R N, & Yuningsih S. (2024). Analisis Pelestarian Tari Saman Aceh Sebagai Identitas Budaya Lokal Indonesia Terhadap Pengaruh Globalisasi di Era Modern. Journal Online Universitas Muhammadiyah Jakarta, 1-9.

Putra Vitdriansyah M & Syefriani. (2025). Eksistensi Tari Joget Sonde Sebagai Ientitas Budaya Desa Sonde Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Jurnal Rentak Seni 2(2), 167-180.

Citrawati AAIA, Nurmalena, Oktavianus, & Hardi. (2025). Transformasi Seni Tari Tradisional dalam Konteks Modern: Studi Analisis Bentuk, Fungsi, dan Representasi Budaya. Journal of Authentic Research, 4(2), 2305-2319.

Darwanto Arifin, Kasmahidayat Yuliawan, & Suryawan I Ace. (2026). Transformasi Sosio-Kultural Kesenian Kuda Lumping Di Padaherang: Dari Ekspresi Ritual Menuju Seni Pertunjukan Populer. Jurnal Pakarena, 11(1), 30-40.

Salawati Bau, Sumiani, & Andini O Batari. (2025). Upaya Pelestarian Kesenian Tradisional: Perubahan Bentuk Penyajian Tari Pakarena Di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa. Jurnal Pakarena, 10(2), 231-239.

A Ahya, Mariabell Faska, F Fajar Muhammad, & Sesiliani. (2025). Transformasi Estetik Tari Dadas Dalam Konteks Perubahan Sosial Budaya. Jurnal Tambuleng Universitas Palangka Raya, 6(1), 83-97.

Kustedja Elaine & Kairupan Z Melvyn. (2024). Transformasi Tari Piring: Dari Ekspresi Religius ke Komoditas Ekonomi. Jurnal FOCUS Universitas Parahyangan, 5(1), 67-78.

Martini Sri, Kojong Maxi, & Farhaeni Mutria. (2025). Tari Kabasaran Sebagai Atraksi Wisata: Studi Tentang Komodifikasi Budaya Di Minahasa. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Wijaya Kusuma, 5(1), 37-47.

Wahyudiarto Dwi, Wibowo K Anggono, & Rahmani Dwi. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyusunan Taribothoklo Sebagai Ikon Desa Wisata Lembah Dungde Desamlilir, Kelurahan Gentungan, Kecamatan Mojogedang,Kabupaten Karanganyar. Jurnal ISI Surakarta, 14(2), 202-214.

Aulia F Nurul R, Novarlia Irena, & Asy’ari R. (2026). Representasi Nilai Budaya Tari Klasik Jayengrana Kasumedangan Sebagai Atraksi Wisata Budaya. Academy of Education Journal, 17(1), 168-174.

Zeinica Putri, Citrawati Agung I A A, Kadir Ernida, & Syofia Ninon. (2026). Perubahan Bentuk dan Dampak Tari Kebagh Terhadap Perkembangan Wisata Daerah Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan. Jejak Digital Jurnal Ilmiah Multidiplin, 2(1), 2412-2426.

Pratama P Abimanyu, Adiwijaya Surya, Kirana Dahayu, Khusen Nur M, Pertiwi I Nurani, & Devi Brusheila. (2026). Dinamika Pengelola Dewi Kajii sebagai Desa Mandiri Budaya Berbasis Community-Based Tourism. Ranataya: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 2(1), 20-37.

Sartini & Dwipayana Putra A A. (2023). Makna Peubahan Identitas Desa Aday di Tengah Pembangunan Pariwisata Budaya di Bali. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), 322-331.

Nasir & A Sulfiyani H A. (2026). Komodifikasi Tradisi Dan Identitas Lokal Dalam Pariwisata Budaya Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa. Edusos: Jurnal Edukasi dan Ilmu Sosial, 3(1), 137-143.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Kinanthi Setyaning Asih, & Lesa Paranti. (2026). Transformasi Fungsi Tari Caping Gangsing Sebagai Identitas Budaya Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang. Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain Dan Media, 5(2), 480–493. https://doi.org/10.55606/jurrsendem.v5i2.9930